Bung moderator, email yg anda respon sedemikian penuh dgn kata2 merendahkan 
goblok goblok goblok!!!!!!!! tetapi tidak saya baca teguran anda sama 
sekali!!!!!!!!!!!! Bagaimana ini?????????????? Apakah permintaan maaf anda 
sebelumnya hanya omong kosong???????????????????? Moderator bias??????? 
Pengecut tidak berani menegur member??????????
 

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 Yaaa, ... pada saat diskusi kalian berdua memang tidak nampak persamaannya. 
Setelah diajukan contoh-contoh konkrit, makin nampak persamaan yang diakui juga 
oleh Jonathan. Yaitu pengakuan dengan penegasan cek hanya bisa diuangkan di 
bank yg sama dengan bank yg keluarkan cek dan, ... setelah jelas ada dananya! 
Jadi, hanya setelah terpenuhi 2 syarat ini cek itu bisa diuangkan langsung, 
tanpa melalui cealing house! Kecuali bung bisa ajukan ada syarat lain yg juga 
harus dipenuhi lebih dahulu?
 Nah, dalam pengertian saya, kalau lawan diskusi sudah bisa menerima pengertian 
yang kita maksudkan, yaa sudahlah. Tidak perlu memaksakan orang mengakui 
"kesalahan", bahkan seandainya seseorang masih berkeras merasa pendapatnya 
"BENAR", juga cukup diperjelas dimana bedanya saja! Bukankah kita seharusnya 
bisa sepakat untuk tidak sepakat, ... boleh-boleh saja diantara kita 
mempertahankan pendapatnya sendiri-sendiri dengan segala perbedaan!
 Yang lebih PENTING masing-masing kita bisa melancarkan DISKUSI secara sehat, 
tidak saling maki-memaki, ...! 
 
 Terusterang, seringkali diskusi-diskusi yang terjadi di GELORA45 ini sekalipun 
ada juga yang membosankan, tapi juga tidak sedikit membuat orang berpikir dan 
belajar, khususnya bagi saya sendiri! Terimakasih, ... dapatkan sekolah gratis! 
 
 Itu saja tambahan saya.
 Salam-diskusi,
 ChanCT
 
 
 
 'nesare' nesare1@... mailto:nesare1@... [GELORA45] 於 18/2/2019 2:37 寫道:

   Bung chan salah besar kalau bilang pendapat saya dan siGOBLOK adalah sama.. 
Tidak sama!
 SiGOBLOK bilang: cek bisa diuangkan langsung. Dia ngeyel bilang cek bisa lewat 
kliring atau tidak (langsung bisa diuangkan).
 Ini tulisan awalnya: Djie, di Indonesia dibedakan antara Cek dan Giro. Giro 
hanya melalui kliring, sedang cek selain bisa kliring juga bisa diuangkan 
langsung di bank yg mengeluarkan cek.
 Lalu dia berdalih: kalau ada uang/dananya.
 Tetapi tetap ngeyel bilang cek bisa diuangkan langsung. Lucukan? Sudah bilang 
kalau ada dananya tetapi masih ngeyel bilang: cek bisa diuangkan langsung. 
Gimana bisa diuangkan kalau gak ada dananya?
  
 Nesare bilang cek harus lewat clearing house utk menentukan ada dana atau 
tidak. Gak ada logikanya suatu alat pembayaran bisa terjadi tanpa verifikasi 
apakah dananya ada tidak. Ini berlaku utk semua alat pembayaran termasuk cek, 
giro dan semua pembayaran ala modern online yaitu: kartu kredit, debit card, 
zelle dll. 
  
 Payment system yg adalah utk melunasi/menyelesaikan/membayar financial 
transaction ini bisa secara fisik (konvensional. Kalau di RI dulu ada petugas 
bank pergi ke clearing house di BI utk verifikasi cek2 yg masuk) maupun 
otomatis/elektronik. Sekarang krn perkembangan teknologi computer hampir semua 
negara didunia sdh menggunakan automatic clearing house, RTGF, SWIFT maupun 
IBAN yg mulai di eropa. RI belum menggunakan IBAN ini.
  
 Jadi semua transaksi keuangan didunia ini akan ada verifikasi apakah dana 
tersedia atau tidak sebelum diproses/diperbolehkan pencairan/pembayarannya.
  
 Jadi salah besar kalau bilang cek bisa diuangkan langsung!
  
 Banyak artikel dalam bhs Indonesia sampai skripsi yg menulis perbedaan antara 
giro dan cek ini. Yg paling sering ditulis perbedaannya adalah: cek bisa 
diuangkan langsung dan giro tidak bisa diuangkan langsung. Ini yg dikutip sama 
si GOBLOK. Jelas2 dia itu nyontek dari internet yg berbahasa Indonesia 
hehehehehe. Orang2 yg menulis perbedaan ini hanya tahu kulit2nya saja. Jelas 
sekali giro itu tanggalnya ditentukan jauh hari dari tanggal penulisannya. Ini 
bagi orang awam dipersepsi sbg: tidak bisa diuangkan langsung. Kalau cek gak 
bisa. Cek ketika ditulis/ditandatangani akan bisa langsung diproses. Bisa 
diproses (dimasukkan ke ATM, pergi ke teller bank dll) tetapi belum tentu bisa 
diuangkan kalau gak ada dananya. Inilah istilah kliring itu terjadi.
 
 sudah jelas?
  
 Nesare
  
  
 From: ChanCT <sadar@...> mailto:sadar@... 
 Sent: Thursday, February 14, 2019 7:04 PM
 To: [email protected] mailto:[email protected]; Jonathan Goeij 
<jonathangoeij@...> mailto:jonathangoeij@...; nesare <nesare1@...> 
mailto:nesare1@...
 Subject: Re: [GELORA45] Re: Eka Tjipta [1 Attachment]


  
 Saya TIDAK melihat adanya perbedaan pendapat dalam masalah cek ini, ... cek 
HANYA bisa diuangkan dibank yg keluarkan cek itu dan TENTU setelah jelas ada 
dananya!
 Jadi, sebaiknya diskusi tema cek ini bisa diakhiri sampai disini saja!
 Salam-damai,
 ChanCT
  
 Jonathan Goeij jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... [GELORA45] 於 
15/2/2019 2:16 寫道:

  
 Sudah goblok grusa grusa gak mikir lagi ck ck ck

 Sudah jelas dibilang "cek selain bisa kliring juga bisa diuangkan langsung di 
bank yg mengeluarkan cek" 

  

 kutipan:

 Bung Djie, di Indonesia dibedakan antara Cek dan Giro. Giro hanya melalui 
kliring, sedang cek selain bisa kliring juga bisa diuangkan langsung di bank yg 
mengeluarkan cek.

  

 

  

 ---In [email protected] mailto:[email protected], <nesare1@...> 
mailto:nesare1@... wrote :
 Clearing house itu buat antar bank artinya cek dari 2 orang yg berbeda.
 Kalau si A menguangkan cek nya itu tidak perlu lewat clearing house. Wong 
banknya sama koq. Jadi internal banknya yg mesti verifikasi apakah ada dananya.
  
 Masalahnya siGOBLOK itu mengklaim cek itu bisa diuangkan langsung dan tidak 
perlu lewat clearing house. Ini menunjukkan dia gak ngerti artinya clearing 
house itu.
  
 Sudah saya jelaskan koq sebetulnya bahwa wong cek sendiri saja kalau gak ada 
dananya ya gak bisa diuangkan. Apalagi cek orang lain. Ini prinsip prudential 
dari bank diseluruh dunia.
  
 Sekali lagi istilah clearing house itu buat antar bank, antar cek. Kalau cek 
sendiri dalam banknya sendiri, itu disebut verifikasi saja.
  
 Nesare
  
  
 From: [email protected] mailto:[email protected] 
<[email protected]> mailto:[email protected] 
 Sent: Wednesday, February 13, 2019 7:10 PM
 To: [email protected] mailto:[email protected]; 
jonathangoeij@....
 Subject: Re: [GELORA45] Re: Eka Tjipta


  
  
 Lha iyalaah, bagaimana bank bisa dan berani keluarkan duit kasih kan orang 
lain kalau yg keluarkan chek TIDAK ada cukup duit di bank tsb?
 Makanya ada prinsip penggunaan chek, lewat clearing house dulu baru diuangkan 
masuk ac bank penerima chek! Artinya chek itu sesungguhnya baru bisa digunakan 
keesokan hari kerja, ...setelah duitnya betul-betul ada dan masuk ke ac bank 
kita! Apalagi kalau dalam jumlah besar, ...
  
 jonathangoeij@.... mailto:jonathangoeij@... [GELORA45] 於 13/2/2019 23:12 寫道:

  
 
 Ini namanya ngambil duitnya sendiri sedang cek itu di-kliring-kan.
 
 "Tentu kalau nilai chek kecil saja, pihak bank dimana kita masukkan chek, bisa 
saja ambil duit dari acount kita dulu.. "
 
 ---In [email protected] mailto:[email protected], <SADAR@...> 
mailto:SADAR@... wrote :
 Ngaco? Yaa nggaklah, ... begitulah cara kerja bank sehubungan penggunaan chek, 
ci Martha!  Prinsipnya harus lewat clering house dulu baru bisa diuangkan, 
apalagi jumlah besar! Tentu semua ini dilakukan untuk menjamin chek itu betul 
ada duitnya dan bank tidak dirugikan!
 Tentu kalau nilai chek kecil saja, pihak bank dimana kita masukkan chek, bisa 
saja ambil duit dari acount kita dulu. Tapi kalau nilainya lebih besar dari 
duit kita di bank itu, PASTI tidak dikasih! Betul-betul besok hari kerja baru 
boleh diuangkan. Jadi, sesungguhnya nilai duit chek masuk acount kita dibank 
baru keesokan hari kerja! Itu juga kalau di clearing house chek itu tidak 
ditolak karena tidak ada duitnya! Katanya, bank bisa kasih tahu kita chek 
ditolak, sedang yg keluarkan chek bisa kena denda! Saya yakin di AS juga begitu 
kerjanya bank.
  
 Salam,
 ChanCT
  
  
 marthajan04@... mailto:marthajan04@... [GELORA45] 於 13/2/2019 14:32 寫道:

  
 Ngaco! si ko Chan sama Nesare yang ngaco, 
 Cek ya bisa diuangkan langsung baik di Indo maupun di USA . Masa orang bawa 
cek datang ke bank disuruh datang lagi besoknya? konyol banget.

 kecuali duit si pembuka cek tsb, kurang, ya ditolak. 

  

 kalo bilyet giro ya iya, ga bisa diuangkan, hanya bisa uangnya masuk ke 
account bank kita.

 saya sebetulnya ga mau ikut2an tapi karena si ko Chan turun gunung lalu ngaco, 
jadi gatal mau ikutan juga,

  

 ga tau kalo aturan sekarang dirubah di indo tapi rasanya ga masuk akal ga bisa 
diuangkan langsung,

  

 
 
 ---In [email protected] mailto:[email protected], <SADAR@...> 
mailto:SADAR@... wrote :
 Agar DISKUSI di GELORA45 bisa berlangsung sehat dan TIDAK mengganggu banyak 
pembaca dengan eyel-eyelan ataupun saling menggeloblok-goblokkan yg tidak ada 
gunanya itu, perkenankanlah saya mengusulkan UTAMAKAN-lah ajukan ARGUMENTASI 
atau berhenti ngeyel dan dengan jantan akui kesalahan!
 Bagi saya yg awam soal perbankan, ... jarang-jarang terima chek apalagi giro, 
tapi yang saya tahu di HK, ... chek hanya bisa masuk ke account bank kita dan 
baru bisa diuangkan keesokan hari kerja, ... kecuali besaran duit di chek itu 
tidak lebih dari simpanan duit kita dibank itu. Jadi, memang yang saya tahu 
chek tidak bisa diganti duit langsung begitu saja, bersyarat dan hanya di bank 
bersangkutan. Sedang di bank berbeda harus masuk ke account kita dulu, ...
 Nah, bagi Jonathan yag menyatakan sekarang chek bisa diuitkan langsung, tanpa 
melalui clearing house dulu, ... sebaiknya bisa buktikan dengan data, ...! 
TIDAK ngeyel terus.
  
 Salam-diskusi,
 ChanCT
  
 Sunny ambon ilmesengero@... mailto:ilmesengero@... [GELORA45] 於 13/2/2019 1:14 
寫道:

  
  
 Mengatakan orang goblok, tolol adalah menghina!


  
 On Tue, Feb 12, 2019 at 6:09 PM 'nesare' nesare1@.... mailto:nesare1@.... 
[GELORA45] <[email protected] mailto:[email protected]> wrote:

  
 Heran rajin sekali meme memean begini, sedangkan argumennya gak ada!
 
 bukan GOBLOK dan merasa sbg orang pinter?!
  
 Nesare
  
  
 From: [email protected] mailto:[email protected] 
<[email protected] mailto:[email protected]> 
 Sent: Sunday, February 10, 2019 4:35 PM
 To:  (Message over 64 KB, truncated) mailto:[email protected]





























Kirim email ke