Cuma *"ada baiknya"*?ǃ?
KelihatannyaAnda marah tuh kasus Mei '98 dipetieskan selama 21
tahun. Tapi begitu ada kesempatan mengungkap kok cuma berharap,
"ada baiknya" Jokowi mendorong orang lain(ǃ) untuk bergerak
mengurus kasus ini...
Karena Anda mau Jokowi bersikap sepengecut itu (ada baiknya
mendorong orang lain) ya berarti percumalah Jokowi ngecap
revolusi 4..0 segala. Lha kabinetnya saja masih primitif.
Hidup kabinet sumpah pocongǃ
--- SADAR@... wrote:
Bagaimana seharusnya Jokowi bersikap menghadapi tantang-menantang
jenderal-jenderal itu?
Karena selama 21 tahu ini siapa DALANG Kerusuhan Mei '98 TIDAK
juga berhasil diungkap, bahkan dipeti-eskan serapat-rapatnya,
kesempatan keluarnya tantang-menantang, sampai "sumpah pocong!",
ada baiknya Jokowi selaku Presiden bisa ikut mendorong aparat
HUKUM bergerak menangani dan TUNTASKAN Kerusuhan Mei '98, siapa
DALANG sesungguhnya dan patut dijatuhi sanksi HUKUM!
ajeg 於 2/3/2019 14:41 寫道:
Sebelum bicarapenuntasan masalah kerusuhan Mei '98, menurut Anda
bagaimana harusnya Jokowi bersikap soal tantang-menantang ini?
Sekurangnya sebagai pertanggungjawaban mengangkat Wiranto menjadi
menteri koordinator bidang hukum tapi bengak-bengoknya sumpah pocong.
--- sadar@... wrote:
Kivlan BEETUUUL, ...! Kenapa harus "SUMPAH POCONG!", sumpah setan
yang tidak ada artinya, ... TIDAK SESUAI koridor HUKUM! Yang
BENAR buka pengadilan tuntaskan siapa DALANG Kerusuhan Mei '98
itu! Buktikan bahwa HUKUM dinegeri ini TEGAK seadil-adilnya!
Tidak tajam kebawah tumpul keatas, tidak tajam ke-oposisi tumpul
kepenguasa, ...! Aaayoo, ... Buka pengadilan untuk
pertanggungjawabkan kasus Kerusuhan Mei '98 itu, siapa
sesungguhnya DALANG Kerusuhan yang selama ini DISEMBUNYIKAN
bahkan DILINDUNGI, Wiranto, Prabowo, Kivlan Zen???!!! TIDAK
dihentikan dengan seruan Wiranto: CUKUUUP! Bagaimanapun juga
TUDUHAN Kivlan yg telah dilontarkan merupakan pintu masuk
mengungkap kejadian sesungguhnya, siapa DALANG Kerusuhan, ...
TEGAKKAN HUKUM sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, ....!!!
TUNTASKAN KERUSUHAN Mei '98, Semanggi-I, Semanggi-II, Penculikan
Aktivis, ...yang selama ini tetap dipendam, dipeti-eskan!!!
ajeg 於 2/3/2019 1:12 寫道:
Kivlan juga menantang Wiranto untuk menempuh mekanisme peradilan
militer
Wiranto: Cukup
<https://nasional.tempo.co/read/1180049/ditantang-debat-kivlan-zen-wiranto-saya-sudah-cukup-komentar/full&view=ok>
*
*
*-----
*
Kivlan Zen Tantang Balik Wiranto Debat di TV soal Kerusuhan 1998
****
IHSANUDDIN
Kompas.com - 27/02/2019, 10:00 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kepala Staf Komando Cadangan
Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan
Zen menantang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
Keamanan Wiranto untuk berdebat di televisi terkait dalang
kerusuhan 1998.
"Kalau memang Wiranto berani, kita berdebat saja di Kompas TV.
Saya akan bawa data-data dan saksi yang menunjukkan Wiranto
sebagai dalang kerusuhan," kata Kivlan kepada Kompas.com, Rabu
(27/3/2019).
Hal ini disampaikan Kivlan menjawab tantangan dari Wiranto.Mantan
Panglima ABRI itu sebelumnya menantang Kivlan Zen dan calon
presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sumpah pocong terkait
dalang kerusuhan 1998.
Tantangan itu disampaikan karena Kivlan sebelumnya menyebut
Wiranto sebagai dalang kerusuhan.
Namun, Kivlan menolak tantangan sumpah pocong itu dan lebih
memilih untuk berdebat di televisi.
"Saya tidak mau sumpah pocong, itu kan sumpah setan. Tidak sesuai
koridor hukum. Kalau mau kita berdebat saja di semua media TV di
Indonesia," katanya.
Bahkan, Kivlan juga menantang Wiranto untuk menempuh mekanisme
peradilan militer atau pengadilan militer untuk benar-benar
membuktikan siapa yang bertanggung jawab atas kerusuhan yang
terjadi.Kivlan menyebut saat kerusuhan pecah di Jakarta, Wiranto
yang saat itu menjabat Panglima ABRI justru meminta tak ada
pasukan dari luar daerah yang dikirim ke Jakarta.
"Kostrad mau kirim pasukan dari Jawa Tengah. Dia (Wiranto) bilang
jangan. Apa bukan dalang kerusuhan kalau seperti itu," katanya.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary