Lho itu kan masih ditahun-tahun 2000-2007, dimana jenderal-jenderal itu masih menutup rapat mulutnya! Kali ini kan sudah mulai buka-bukaan dan saling tantang-menantang sampai sumpah pocong dan, ... ada yg terungkap cukup cerius kerusuhan itu ada tentara yang terlibat. Mestinya biarlah jenderal-jenderal itu saling beradu argumentasi di pengadilan, ... apa tidak ada syarat cukup untuk buka sidang pengadilan???

Saya juga tidak mengerti apa yang harus dilakukan lebih dahulu, ... hanya mengharapkan sangat kasus Kerusuhan Mei '98 bisa dituntas sejernih-jernihnya dan jenderal yg harus bertanggungjawab sesungguhnya bisa dijerat HUKUM saja!

Salam,

ChanCT


kh djie [email protected] [GELORA45] 於 3/3/2019 17:56 寫道:
Bung Chan,
Bukti2 yang diajukan oleh KOMNAS HAM pada Kejaksaan Agung, dikembalikan, dianggap tidak cukup. Kalau dipaksakan di pengadilan dengan bukti tidak cukup kuat, terdakwanya justru akan divonnis bebas.
Kalau sudah divonnis bebas, tidak bisa diadili lagi ?
Tidak tahu apa KOMNAS HAM punya kekuatan cukup untuk mencari bukti-bukti ?
Kalau bukti-bukti sudah lama dihilangkan, akan sulit.
Tidak tahu apa akan dicari cara lain ?
Salam,
KH

Pada tanggal Min, 3 Mar 2019 pukul 08.54 ChanCT [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]>> menulis:

    Lalu, ... apa kekuatan RAKYAT sudah CUKUP KUAT untuk MENEKAN 
    Jokowi mendorong tuntaskan kasus Kerusuhan Mei '98 ini??? Bukankah
    nampak jelas, untuk menentuka cawapres saja, Jokowi tidak mampu
    pertahankan pemikiran semula, Mahfud MD! Berubah begitu ada
    sedikit TEKANAN saja. Bahkan sebaliknya, saya amati kekuatan
    sebelah sono masih lebih kuat untuk menghalangi Jokowi
    mentuntaskan kasus Kerusuhan Mei '98 ini! Apalagi jenderal Wiranto
    yang bermasalah juga berada dikubunya sendiri!


    ajeg [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] 於
    3/3/2019 14:07 寫道:
    Cuma *"ada baiknya"*?ǃ?

    KelihatannyaAnda marah tuh kasus Mei '98 dipetieskan selama 21
    tahun. Tapi begitu ada kesempatan mengungkap kok cuma berharap,
    "ada baiknya" Jokowi mendorong orang lain(ǃ) untuk bergerak
    mengurus kasus ini...

    Karena Anda mau Jokowi bersikap sepengecut itu (ada baiknya
    mendorong orang lain) ya berarti percumalah Jokowi ngecap
    revolusi 4..0 segala. Lha kabinetnya saja masih primitif.

    Hidup kabinet sumpah pocongǃ


    --- SADAR@... wrote:

    Bagaimana seharusnya Jokowi bersikap menghadapi tantang-menantang
    jenderal-jenderal itu?

    Karena selama 21 tahu ini siapa DALANG Kerusuhan Mei '98 TIDAK
    juga berhasil diungkap, bahkan dipeti-eskan serapat-rapatnya,
    kesempatan keluarnya tantang-menantang, sampai "sumpah pocong!",
    ada baiknya Jokowi selaku Presiden bisa ikut mendorong aparat
    HUKUM bergerak menangani dan TUNTASKAN Kerusuhan Mei '98, siapa
    DALANG sesungguhnya dan patut dijatuhi sanksi HUKUM!

    ajeg 於 2/3/2019 14:41 寫道:

    Sebelum bicarapenuntasan masalah kerusuhan Mei '98, menurut Anda
    bagaimana harusnya Jokowi bersikap soal tantang-menantang ini?
    Sekurangnya sebagai pertanggungjawaban mengangkat Wiranto menjadi
    menteri koordinator bidang hukum tapi bengak-bengoknya sumpah pocong.

    --- sadar@... wrote:

    Kivlan BEETUUUL, ...! Kenapa harus "SUMPAH POCONG!", sumpah setan
    yang tidak ada artinya, ... TIDAK SESUAI koridor HUKUM! Yang
    BENAR buka pengadilan tuntaskan siapa DALANG Kerusuhan Mei '98
    itu! Buktikan bahwa HUKUM dinegeri ini TEGAK seadil-adilnya!
    Tidak tajam kebawah tumpul keatas, tidak tajam ke-oposisi tumpul
    kepenguasa, ...! Aaayoo, ... Buka pengadilan untuk
    pertanggungjawabkan kasus Kerusuhan Mei '98 itu, siapa
    sesungguhnya DALANG Kerusuhan yang selama ini DISEMBUNYIKAN
    bahkan DILINDUNGI, Wiranto, Prabowo, Kivlan Zen???!!! TIDAK
    dihentikan dengan seruan Wiranto: CUKUUUP! Bagaimanapun juga
    TUDUHAN Kivlan yg telah dilontarkan merupakan pintu masuk
    mengungkap kejadian sesungguhnya, siapa DALANG Kerusuhan, ...
    TEGAKKAN HUKUM sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, ....!!!


    TUNTASKAN KERUSUHAN Mei '98, Semanggi-I, Semanggi-II, Penculikan
    Aktivis, ...yang selama ini tetap dipendam, dipeti-eskan!!!


    ajeg 於 2/3/2019 1:12 寫道:

    Kivlan juga menantang Wiranto untuk menempuh mekanisme peradilan
    militer

    Wiranto: Cukup
    
<https://nasional.tempo.co/read/1180049/ditantang-debat-kivlan-zen-wiranto-saya-sudah-cukup-komentar/full&view=ok>


    *
    *
    *-----
    *

    Kivlan Zen Tantang Balik Wiranto Debat di TV soal Kerusuhan 1998


    ****
    IHSANUDDIN
    Kompas.com - 27/02/2019, 10:00 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kepala Staf Komando Cadangan
    Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan
    Zen menantang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
    Keamanan Wiranto untuk berdebat di televisi terkait dalang
    kerusuhan 1998.

    "Kalau memang Wiranto berani, kita berdebat saja di Kompas TV.
    Saya akan bawa data-data dan saksi yang menunjukkan Wiranto
    sebagai dalang kerusuhan," kata Kivlan kepada Kompas.com, Rabu
    (27/3/2019).

    Hal ini disampaikan Kivlan menjawab tantangan dari Wiranto.Mantan
    Panglima ABRI itu sebelumnya menantang Kivlan Zen dan calon
    presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sumpah pocong terkait
    dalang kerusuhan 1998.

    Tantangan itu disampaikan karena Kivlan sebelumnya menyebut
    Wiranto sebagai dalang kerusuhan.

    Namun, Kivlan menolak tantangan sumpah pocong itu dan lebih
    memilih untuk berdebat di televisi.

    "Saya tidak mau sumpah pocong, itu kan sumpah setan. Tidak sesuai
    koridor hukum. Kalau mau kita berdebat saja di semua media TV di
    Indonesia," katanya.

    Bahkan, Kivlan juga menantang Wiranto untuk menempuh mekanisme
    peradilan militer atau pengadilan militer untuk benar-benar
    membuktikan siapa yang bertanggung jawab atas kerusuhan yang
    terjadi.Kivlan menyebut saat kerusuhan pecah di Jakarta, Wiranto
    yang saat itu menjabat Panglima ABRI justru meminta tak ada
    pasukan dari luar daerah yang dikirim ke Jakarta.

    "Kostrad mau kirim pasukan dari Jawa Tengah. Dia (Wiranto) bilang
    jangan. Apa bukan dalang kerusuhan kalau seperti itu," katanya.

    Penulis : Ihsanuddin
    Editor : Inggried Dwi Wedhaswary



    
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
        不含病毒。www.avg.com
    
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>


    <#m_-6204289600138901836_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke