Bagaimana seharusnya Jokowi bersikap menghadapi tantang-menantang jenderal-jenderal itu?

Karena selama 21 tahu ini siapa DALANG Kerusuhan Mei '98 TIDAK juga berhasil diungkap, bahkan dipeti-eskan serapat-rapatnya, kesempatan keluarnya tantang-menantang, sampai "sumpah pocong!", ada baiknya Jokowi selaku Presiden bisa ikut mendorong aparat HUKUM bergerak menangani dan TUNTASKAN Kerusuhan Mei '98, siapa DALANG sesungguhnya dan patut dijatuhi sanksi HUKUM!


ajeg [email protected] [GELORA45] 於 2/3/2019 14:41 寫道:
Sebelum bicarapenuntasan masalah kerusuhan Mei '98, menurut Anda bagaimana harusnya Jokowi bersikap soal tantang-menantang ini? Sekurangnya sebagai pertanggungjawaban mengangkat Wiranto menjadi menteri koordinator bidang hukum tapi bengak-bengoknya sumpah pocong.

--- sadar@... wrote:

Kivlan BEETUUUL, ...! Kenapa harus "SUMPAH POCONG!", sumpah setan yang tidak ada artinya, ... TIDAK SESUAI koridor HUKUM! Yang BENAR buka pengadilan tuntaskan siapa DALANG Kerusuhan Mei '98 itu! Buktikan bahwa HUKUM dinegeri ini TEGAK seadil-adilnya! Tidak tajam kebawah tumpul keatas, tidak tajam ke-oposisi tumpul kepenguasa, ...! Aaayoo, ... Buka pengadilan untuk pertanggungjawabkan kasus Kerusuhan Mei '98 itu, siapa sesungguhnya DALANG Kerusuhan yang selama ini DISEMBUNYIKAN bahkan DILINDUNGI, Wiranto, Prabowo, Kivlan Zen???!!! TIDAK dihentikan dengan seruan Wiranto: CUKUUUP! Bagaimanapun juga TUDUHAN Kivlan yg telah dilontarkan merupakan pintu masuk mengungkap kejadian sesungguhnya, siapa DALANG Kerusuhan, ... TEGAKKAN HUKUM sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, ....!!!


TUNTASKAN KERUSUHAN Mei '98, Semanggi-I, Semanggi-II, Penculikan Aktivis, ...yang selama ini tetap dipendam, dipeti-eskan!!!


ajeg 於 2/3/2019 1:12 寫道:

Kivlan juga menantang Wiranto untuk menempuh mekanisme peradilan militer

Wiranto: Cukup <https://nasional.tempo.co/read/1180049/ditantang-debat-kivlan-zen-wiranto-saya-sudah-cukup-komentar/full&view=ok>


*
*
*-----
*

Kivlan Zen Tantang Balik Wiranto Debat di TV soal Kerusuhan 1998


****
IHSANUDDIN
Kompas.com - 27/02/2019, 10:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen menantang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto untuk berdebat di televisi terkait dalang kerusuhan 1998.

"Kalau memang Wiranto berani, kita berdebat saja di Kompas TV. Saya akan bawa data-data dan saksi yang menunjukkan Wiranto sebagai dalang kerusuhan," kata Kivlan kepada Kompas.com, Rabu (27/3/2019).

Hal ini disampaikan Kivlan menjawab tantangan dari Wiranto.Mantan Panglima ABRI itu sebelumnya menantang Kivlan Zen dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sumpah pocong terkait dalang kerusuhan 1998.

Tantangan itu disampaikan karena Kivlan sebelumnya menyebut Wiranto sebagai dalang kerusuhan.

Namun, Kivlan menolak tantangan sumpah pocong itu dan lebih memilih untuk berdebat di televisi.

"Saya tidak mau sumpah pocong, itu kan sumpah setan. Tidak sesuai koridor hukum. Kalau mau kita berdebat saja di semua media TV di Indonesia," katanya.

Bahkan, Kivlan juga menantang Wiranto untuk menempuh mekanisme peradilan militer atau pengadilan militer untuk benar-benar membuktikan siapa yang bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi.Kivlan menyebut saat kerusuhan pecah di Jakarta, Wiranto yang saat itu menjabat Panglima ABRI justru meminta tak ada pasukan dari luar daerah yang dikirim ke Jakarta.

"Kostrad mau kirim pasukan dari Jawa Tengah. Dia (Wiranto) bilang jangan. Apa bukan dalang kerusuhan kalau seperti itu," katanya.

Penulis : Ihsanuddin
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary





---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke