Dengan threshold Presiden dihapus, bisakah menyelesaikan soal??? Saya TIDAK yakin! Bukan disini DASAR masalahnya. Dengan munculnya "demokrasi" yg melahirkan 16 Parpol dalam pemilu kali ini, menunjukkan KESADARAN masyarakat akan demokrasi masih amburadul! BELUM berhasil mengerucut dalam 3-4 parpol, begitu beda sedikit saja harus bentuk parpol tersendiri, dan entah apa dasar perbedaannya lagi, ... ini pertama.

Kedua, kehidupan DEMOKRASI tidak berarti pemilihan Presiden langsung, sebalik saya melihat presiden yg keluar dalam kenyataan tetap TIDAK BISA mewakili suara rakyat mayoritas dalam arti sesungguhnya, apalagi bekerja untuk kepentingan rakyat banyak. Belum lagi yg dipersoalkan kenyataan jumlah suara pemenang tidak pernah bisa melebihi suara GOLPUT, yg tidak ikut bersuara, ...!!! Padahal pengeluaran DANA dan energi yang begitu BESAR untuk pemilu yg dibanggakan PESTA DEMOKRASI itu jadi sangat TIDAK MEMADAI!

Ketiga, rakyat Indonesia masih perlu belajar dalam perjalanan demokrasi ini untuk menyimpulkan dan menemukan sendiri demokrasi melahirkan pemimpin yg dianggap paling baik.

Sedang untuk tingkat perjuangan sekarang ini, pemilu serentak, pileg dan pilpres 2019, 17 April 2019 yad, tidak ada pilihan lain kecuali Kubu 01 dan 02! Tidak ada alternatif lain, ... GOLPUT juga TIDAK merubah hasil pemilu! Jadi BETUL kata romo Magnis, yang dihadapkan pada rakyat bukan memilih yang terbaik, tapi jangan biarkan yang terjelek berkuasa!



Jonathan Goeij 於 19/3/2019 22:37 寫道:
Hapus threshold.


On Tuesday, March 19, 2019, 1:23:24 AM PDT, ChanCT <[email protected]> wrote:


Lalu, ... selama hampir 74 tahun ini Indonesia dikuasai siapa???

Kalau dua-duanya sama saja, bagaimana cara mengeluarkan dan menangkan pilihan ke-3, pilihan lain???


[email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] 於 19/3/2019 11:51 寫道:


Si Ramli omong kosong, jika Prabowo menang juga akan sama.


---In [email protected] <mailto:[email protected]>, <ajegilelu@...> <mailto:ajegilelu@...> wrote :

Rizal Ramli: JikaJokowi Menang, ChinaAkan Kuasai Indonesia


Maret 17, 2019 18:49

*Jakarta, aktual.com – *Ekonom senior Rizal Ramli, sebut pemerintah Presiden Joko Widodo dan tokoh-tokoh di belakangnya dipengaruhi pemerintah China dalam sektor ekonomi. Sehingga, jika Jokowi menang dalam Pilpres 2019 ini, Tiongkok akan menguasai Indonesia.

“Bila Jokowi menang dalam pemilihan presiden mendatang, China akan semakin dalam menguasai Indonesia,” ujar Rizal di kediamannya, di Jakarta Selatan, ditulis Minggu (17/3).

Rizal menceritakan sedikit pengalamannya saat menjabat sebagai Menko Maritim dan Sumber Daya pada kurun 2015-2016.

Di masa itu, Kementerian yang dipimpin Rizal memberikan nama baru untuk perairan Indonesia di sebelah utara Pulau Natuna, Kepulauan Riau.

“Laut Natuna Utara dimasukkan dalam peta baru NKRI, karena wilayah perairan itu sudah sah menjadi milik kita setelah dicapai kesepakatan dengan negara-negara tetangga,” cerita Rizal.

Tapi, sambung dia, saat itu ada anggota Kabinet yang keberatan, karena mempertimbangkan keberatan China. Tidak hanya keberatan, anggota kabinet ini juga mengusulkan agar China diberi hak perikanan khusus di perairan itu.

Nama Laut Natuna Utara akhirnya tetap digunakan dalam peta baru NKRI.

Kini setelah berada di luar Kabinet, Rizal melihat kelompok yang memiliki hubungan dekat dengan China begitu dominan.

“Kita harus hati-hati dengan strategi loan to own China. Di beberapa negara mereka membantu proyek-proyek yang sudah pasti tidak untung. Setelah itu mereka akan memilikinya,” kata Rizal lagi.

Di sisi lain, Rizal juga tidak setuju dengan konsepsi Indo Pacifik yang menurutnya mengekspresikan kepentingan Amerika Serikat di kawasan.Menurutnya, di masa depan Indonesia harus menyusun konsepsi baru yang memungkinkan Indonesia merebut kembali posisi sebagai pemain kunci di kawasan.*
*
*
*
*(Zaenal Arifin)
*
*
*


<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> 不含病毒。www.avg.com <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>

<#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>


---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke