hello ajeg>ajeglielu,Terminology "Inmperialisme" yang Anda pergunakan untuk 
RRT, saya tolok sepenuhnya. Imperialisme yalah puncak tertinggi dari kesatuan 
Monopolkapital raksasa Kapitalisme, dengan birokrasi negara dan kekuatan 
Militer melakukan Agresi Militer perampokan Territorium, perampokan Sumber Daya 
Alam dan menghancurkan seluruh system kenegaraan, negara-negara yang diserang 
dan diduduki. Seperti yang dilakukan USA di Iraq, membunuh Presiden Iraq Saddan 
Husein, merampok Gas dan Minyak Bumi, menghancurkan system Kenegaraan Iraq; 
demikian juga di Afghanistan selama 25 Tahun ini dan di Libya. Negara mana lagi 
yang akan diserang oleh sahabat  Anda Imperialisme USA? Ke Indonesia?, sudah 
tidak perlu, fungsi USArmy sudah diambil untuk USA selama 1/2 Abad ini oleh 
TNI. Perusahaan-Perusahan Raksasa USA dengan tenang bisa menguras Sumber Daya 
Alam Indonesia, seenaknya.

RRT mengadakan business di Arena Internasional dengan menghormati Hukum 
Internasional yang berlalku, RRT tidak merampok negara manapun, dan tidak 
menyerang dan menduduki territorium negara manapun, karena itu tidak dibenarkan 
oleh Konstitusi RRT. dan Presiden RRT-Xi Jinping menghormati Konstitusi 
negerinya..



--------------------------------------------
Pada Kam, 11/4/19, ajeg [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]> menulis:

 Judul: Re: [GELORA45] Filipina Protes Kehadiran Ratusan Kapal Cina
 Kepada: "GELORA45" <[email protected]>
 Tanggal: Kamis, 11 April, 2019, 4:50 PM
 
 
  
 
 
 
   
 
 
     
       
       
       Semua orang yang memahami perjuangan
 
 bangsa-bangsa di Nusantara pasti tahu bahwa kemerdekaan
 Indonesia tidak 
 untuk memusuhi siapa pun, negara mana pun. Sebab, Indonesia
 secara 
 dialektis adalah antitesa dari penjajahan. 
 
 Jadi,
  satu-satunya musuh yang
  harus dilawan bangsa Indonesia hanyalah isme, 
 kolonialisme-imperialisme, yang jelas tidak
 berperikemanusiaan dan 
 perikeadilan. Founding mothers & fathers mau bangsa
 merdeka ini 
 tidak gampang terkecoh urusan lahiriah dan golongan, baik
 itu londo 
 imperialis putih, londo hitam, londo kuning, maupun londo
 sawo mateng. 
 Bagi saya, normal saja Anda tidak tahu 
 tentang itu karena Anda terlalu sibuk memaksakan cara
 pandang rasis 
 supaya saya memusuhi negara ini dan itu hanya karena Anda
 jiper pada 
 ras yang lain. 
 Khusus
 soal RRC Ping-Ping, Anda kan akui 
 sendiri negara itu sebagai imperialis terhadap EU. Panjang
 lebar Anda 
 ngoceh untuk menyanjung bahwa negara imperialis-baru itu
 adalah 
 imperialis yang menghormati hukum internasional, tanpa
 sepatah kata pun 
 Anda jawab pertanyaan saya:
 
 "seperti apa 
 penghormatan RRC terhadap hukum internasional dalam sengketa
 wilayah 
 dengan negara-negara ASEAN (bukan cuma dengan Filipina) di
 Laut Cina 
 Selatan?" 
 
 Kalau tidak
 sanggup jawab ya tidak ada gunanya omong kosong Anda
 dilanjutkan. 
 
 
         
         
             
                 
                 
                     --- yskp45@...
 wrote:
 
 
 
 
   
 
 
     
       
       
       300 Tahun lebih,Spanyol Portugal, Inggeris,
 Perancis, 
 Belgia,Niederland,Jerman,merampok diseluruh Kontinent Duniai
 ini, 
 termasuk di China. Dengan kemenangan Uni Sowyet dalam Perang
 Dunia ke-II
  hancur system Kolonialisme/Imperialisme Europa. Dan
 kemudian semua kaum
  Kolonial tsb. dikumpulkan oleh US-Presiden Truman dalam
 satu Club yang 
 bernama NATO: untuk Spanol, Portugal, Inggeris, Perancis, 
 Belgia,.Nierdeland dan Jerman mereka membutuhkan NATO untuk
 merebut 
 kembali posisi Kolonialisme mereka yang hilang; untuk
 USA-membutuhkan 
 Europa untuk batu loncatan expansionisme ke Kontinent
 lainnya, terutama 
 untuk melawan Uni Sowyet/Russia. 
 
 
 
 Yang sangat anehnya, tidak sepatahkatapun dari Anda mengenai
 kebrutalan 
 Kolonialisme/Imperialisme EU/NATO-USA, dan Anda pindahkan
 system 
 Imperialisme itu kepada RRT, atau Anda berharapan dengan
 anti-sosialisme
  akan memperoleh Hadiah Nobel?
 
 
 
 Atau, "seerkor Anjing menggonggongi sebuah bayangan;
 Anjing-Anjing 
 lainnya menerima signal tsb. sebagai bahaya realitas",
 dan 
 menggonggonglah semuanya wow wow wow, menggonggongi
 bayangan, bukan 
 realitas".
 
 Demikian yang sedang tejadi.
 
 
 
 Saya pernah mengikuti sebuaht ulisan dengan inisial "
 Noroyono 1963," dengan dramatis menulis:
 
 
 
 “Awas, Bahaya Kuning dari Utara”, “PENJAJAH KUNING
 SEDANG MENGINTAI INDONESIA
 
 
 
 " KE ARAH KOLONIALISME CHINA “, dan sesudah ini
 bermunculan 
 Tulisan-Tulisan Anti-RRT dengan nada seperti yang Anda Tulis
 
 "Imperialisme, Kapitalisme - Sontoloyo,etc. dan itulah
 mereka-mereka, 
 yang mengonggongi bayangan.". tanpa menguasai siatuasi
 civilisasi Dunia 
 pada Abad ke-XXI ini; bahwasanya Republik Indonesia semenjak
 lebih dari 
 1/2 Abad Perkonomiannya dikuasai oleh Perusahaan-Perusahaan
 Raksasa USA 
 dan Kementerian Pertahanan R.I dikuasai oleh CIA, semuanya
 diam seribu 
 bahasa..
 
 Delegasi Pemerintah RRT pada Pertemuan di Belgia- dengan EU 
 mendemonstrasikan Ofensive Politik Luarnegeri yang Damia
 dari RRT, 
 dengan segalam ketentuan Hukum Internasional yang
 berlaku.
 
 
 
 --------------------------------
 
 Pada Ming, 7/4/19, ajeg
 menulis:
                 
 
 
 
 
   
 
 
     
       
       
       Terimakasih. Jawaban Anda tentang
 cara 
 melawan imperialisme dengan metode imperialis cukup
 mempertegas posisi 
 RRC sebagai negara imperialis berkembang yaitu, beraninya
 cuma menekan 
 negara-negara yang lebih lemah pertahanan dan terutama
 ekonominya. 
 
 Jadi, menurut Anda kenapa RRC tidak 
 berani membangun pulau-pulau buatan (basis militer) di
 sepanjang pantai 
 timur dan pantai barat AS misalnya, sebagai cara melawan
 imperialisme "berciri 
 Tiongkok"?
 Juga, kembali ke topik asal, seperti
 apa 
 penghormatan RRC terhadap hukum internasional dalam sengketa
 wilayah 
 dengan negara-negara ASEAN (bukan cuma dengan Filipina) di
 Laut Cina 
 Selatan?
 
 
                     --- yskp45@...
 wrote:
 Hello
  Mr. ajeg ajegilelu, melawan Imperialisme dengan methode Imperialisme
 
 itu sendiri dan di negeri Imperialisme itu sendiri,
 seperti di EU ( 
 didalam EU berkumpul semua kekuatan
 Kolonialisme/Imperialisme, yang 
 merampok dengan kekuatan Militer lebih dari 350 Tahun hampir
 diseluruh 
 Kontionent di Dunia) inilah salahsatu Seni dari Ofensive
 Damai Politik 
 Luarnegeri Pemerintahan RRT,yang tidak terlihat pada Abad
 ke-19 dan 
 ke-20 dari pelaku-pelaku Hubungan kenegaraan di Arena
 Internasional 
 ketika itu dan Pemerintahan RRT  tidak melupakan Pembangunan
 Kemampuan 
 kekuatan Militer RRT yang ampuh dan kuat.
 
 Pemerintah
  RRT tidak membangun Kemiskinan dan Pembodohan Warganegara
 RRT di 
 negerinya,untuk itu Negara memerlukan Pembangunan
 Perekonomian Negeri 
 disegala bidang, termasuk Bussines di Arena Internasional
 dan
 sampai 
 hari ini Pemerintah RRT menghormati Hukum
 Internasional, dan itu bukan 
 Sontoloyo Mr.wow,wow,wow.
 
 Istilah 
 "China-Kuli"-penghinaan untuk manusia China,yang
 dipakai hampir 
 diseluruh negeri-negeri yang dikuasai oleh
 Kolonialisme/Imperiliasme 
 selama 350 Tahun, kini, dengan kehadiran RRTdi Arena
 Internasional yang 
 kuat dibidang Ekonomi, pun kekuatan Militer, istilah
 penghinaan 
 "China-Kuli" habis dari seluruh komunikasi.
 Mr.wow,wow,wow tidak mampu 
 melihat kemenangan Kemanusiaan, yang kelihatannya kecil,
 tetapi 
 menentukan status Nasional sebuah Bangsa China yang
 besar.
 
 Make
  China Great again bukan romantisme massa lalu, melainkan
 untuk hari ini
   dan menuju kedapan yang jauh, sesuai dengan Konstitusi
 RRT, dimana 
 jelas-jemelas tertulis "RRT menuju pembangun masyarakat
 siosialis", dan 
 itu akan melalui perjalana yang lauh berliku-liku.
 
 Imperialisme
  Europa Union sedang berada dalam Erosi Politik-Integrasi
 yang serius, 
 dan hubungan Diplomatik yang tiggi dengan RRT akan
 memberikan cuaca 
 pembentukan hubungan Internasional tanpa kekerasan Militer.
 Kita ikuti 
 selanjutnya pada awal Minggu depan; delegasi Kementerian
 Luarnegeri RRT 
 akan berada di Brussel ( dan itu bukan Sontoloyo, semua
 berjalan dalam 
 wadah Hukum Internasional yang berlaku).
 
 --------------------------------------------
 
 Pada Sab, 6/4/19, ajeg
 menulis:
 
 
 
 
   
 
 
     
       
       
       Nah, ini komentar agak lumayan,
 penuh keheranan berlumur romantisme masa lalu.
 "Make RRT Great and
 Strong again" katanya
 tiba-tiba.
 
 Betul, bahwa
  imperialisme-kapitalisme itu sontoloyo ya jelas harus
 dilawan. Tinggal dicari caranya. Pertanyaannya, 
 kenapa RRC sekarang ikut-ikutan jadi sontoloyo (imperialis
 kapitalis)?
 
 Kalau
  RRC serius mau melawan AS maka yang pertama harus dilakukan
 adalah stop
  jadi sontoloyo. Kemudian unjuk gigi bikin pulau-pulau
 buatan (basis 
 militer) di 
 sepanjang pantai timur dan barat 
 AS-Kanada untuk membuktikan kesungguhan RRC membangun
 komunisme di 
 Pasifik selatan (Australia, Papua, Selandia Baru, Fiji dst).
 
 Sekurangnya, masuklah ke Honolulu, jangan cuma sampai
 Manila. 
 
 Biarkan
  ASEAN jadi penonton VIP pertarungan raksasa komunis vs
 imperialis 
 kapitalis di Pasifik (atau sekedar imperialis maju vs
 imperialis 
 berkembang?) 
 -- yskp45@...
 wrote:
 Sangat aneh Bung
 Chanct,
 Semenjak
  berakhir Perang Imperialisme Dunia ke-II. Filipina
 dijadikan USA 
 sebagai basis Militer untuk mengintervensi negara-negara
 Asia-Tenggara, 
 dan dari Pelabuhan Udara Manila berterbangan pesawat Udara
 penBom USA 
 memBom Vietnam, mengsubversi RRT, Uni Sowyet,
 mengintervensi, dan 
 mengorganisasi segala bentuk aksi penghancuran kekuasaan
 Negara Republik
  Indonesia-Presiden Soekarno, pemberontakan PRRI, PERMESTA,
 membantu 
 DII/TII sampai dengan Operasi CIA yang dipimpin langsung
 oleh DUBES USA 
 Marshal Green dan pelaku Lapangan John Sotckwell bersama
 para Jendral 
 TNI September 1965, dan tidak seorangpun dari para heroik
 anti-RRT 
 bilang itu adalah ofensive Imperialisme USA, untuk menguasai
 selanjutnya
   regional Asia dan Pacific.
 Permulaan Abad ke-XXI muncul RRT di
 Arena 
 Internasional dengan ofensive Damai berusaha mengexpos
 kehadiran 
 Militer/kekuasaan USA dari Asia & Pacific dan berteriak
 para 
 anti-RRT , "itu adalah Imperialisme", amboi,
 amboi, Bung Chanct, pada 
 Abad ke-XXI banyak bentuk perjuangan, dari kekuatan
 Demokratis 
 Civilisasi Dunia dalam konstalasi imbangan kekuatan, yang
 selau berobah 
 dan dengan RRT yang sedang menuju bentuknya. Lihat
 umpamyana. Artikel 
 dibawah, belum pernah terjadi Volume perdagangan ( Business
 antara RRT 
 dan Europa Union) dalam tempo duabulan terakhir mencapai 100
 Milliard 
 USDolar, dan disini kelihatan, bahwa EU sedang dalam
 perobahan 
 konstalasi hubungan Internasional yang serius, dan saya
 ikuti,para 
 Pimpinan RRT sangat-hati-hati, menguasai Perekonomian
 Imperialisme EU 
 bukanlah masalah mudah, dan permulaan telah berjalan dengan
 baik, dalam 
 ketentuan hukum
 Internasional.
 Mungkin pula akan berteriak para
 heroik anti-RRT, "itu adalah Imperilisme RRT menguasai
 PerekonomianEU...???).
 "Make RRT Great and Strong
 again".
 
 Tjaniago
 
     
 
 
 
     
      
 
     
     
 
 
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454 --
   #yiv3072467454ygrp-mkp {
 border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px
 0;padding:0 10px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mkp hr {
 border:1px solid #d8d8d8;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mkp #yiv3072467454hd {
 color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
 0;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mkp #yiv3072467454ads {
 margin-bottom:10px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mkp .yiv3072467454ad {
 padding:0 0;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mkp .yiv3072467454ad p {
 margin:0;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mkp .yiv3072467454ad a {
 color:#0000ff;text-decoration:none;}
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-sponsor
 #yiv3072467454ygrp-lc {
 font-family:Arial;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-sponsor
 #yiv3072467454ygrp-lc #yiv3072467454hd {
 margin:10px
 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-sponsor
 #yiv3072467454ygrp-lc .yiv3072467454ad {
 margin-bottom:10px;padding:0 0;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454actions {
 font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454activity {
 
background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454activity span {
 font-weight:700;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454activity span:first-child {
 text-transform:uppercase;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454activity span a {
 color:#5085b6;text-decoration:none;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454activity span span {
 color:#ff7900;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454activity span
 .yiv3072467454underline {
 text-decoration:underline;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454attach {
 clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
 0;width:400px;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454attach div a {
 text-decoration:none;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454attach img {
 border:none;padding-right:5px;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454attach label {
 display:block;margin-bottom:5px;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454attach label a {
 text-decoration:none;}
 
 #yiv3072467454 blockquote {
 margin:0 0 0 4px;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454bold {
 font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454bold a {
 text-decoration:none;}
 
 #yiv3072467454 dd.yiv3072467454last p a {
 font-family:Verdana;font-weight:700;}
 
 #yiv3072467454 dd.yiv3072467454last p span {
 margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}
 
 #yiv3072467454 dd.yiv3072467454last p
 span.yiv3072467454yshortcuts {
 margin-right:0;}
 
 #yiv3072467454 div.yiv3072467454attach-table div div a {
 text-decoration:none;}
 
 #yiv3072467454 div.yiv3072467454attach-table {
 width:400px;}
 
 #yiv3072467454 div.yiv3072467454file-title a, #yiv3072467454
 div.yiv3072467454file-title a:active, #yiv3072467454
 div.yiv3072467454file-title a:hover, #yiv3072467454
 div.yiv3072467454file-title a:visited {
 text-decoration:none;}
 
 #yiv3072467454 div.yiv3072467454photo-title a,
 #yiv3072467454 div.yiv3072467454photo-title a:active,
 #yiv3072467454 div.yiv3072467454photo-title a:hover,
 #yiv3072467454 div.yiv3072467454photo-title a:visited {
 text-decoration:none;}
 
 #yiv3072467454 div#yiv3072467454ygrp-mlmsg
 #yiv3072467454ygrp-msg p a span.yiv3072467454yshortcuts {
 font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454green {
 color:#628c2a;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454MsoNormal {
 margin:0 0 0 0;}
 
 #yiv3072467454 o {
 font-size:0;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454photos div {
 float:left;width:72px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454photos div div {
 border:1px solid
 #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454photos div label {
 
color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454reco-category {
 font-size:77%;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454reco-desc {
 font-size:77%;}
 
 #yiv3072467454 .yiv3072467454replbq {
 margin:4px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-actbar div a:first-child {
 margin-right:2px;padding-right:5px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mlmsg {
 font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean,
 sans-serif;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mlmsg table {
 font-size:inherit;font:100%;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mlmsg select,
 #yiv3072467454 input, #yiv3072467454 textarea {
 font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mlmsg pre, #yiv3072467454
 code {
 font:115% monospace;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mlmsg * {
 line-height:1.22em;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-mlmsg #yiv3072467454logo {
 padding-bottom:10px;}
 
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-msg p a {
 font-family:Verdana;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-msg
 p#yiv3072467454attach-count span {
 color:#1E66AE;font-weight:700;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-reco
 #yiv3072467454reco-head {
 color:#ff7900;font-weight:700;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-reco {
 margin-bottom:20px;padding:0px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-sponsor #yiv3072467454ov
 li a {
 font-size:130%;text-decoration:none;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-sponsor #yiv3072467454ov
 li {
 font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-sponsor #yiv3072467454ov
 ul {
 margin:0;padding:0 0 0 8px;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-text {
 font-family:Georgia;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-text p {
 margin:0 0 1em 0;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-text tt {
 font-size:120%;}
 
 #yiv3072467454 #yiv3072467454ygrp-vital ul li:last-child {
 border-right:none !important;
 }
 #yiv3072467454 
 

Kirim email ke