Satu hal pokok yang selalu ingin dilupakan atau dihapus oleh para pendukung
Tiongkok dewasa ini adalah perbedaan sistim ekonomi, politik dan sosial
Tiongkok sosialis zaman Mao dan Tiongkok kapitalis yang dimulai dengan reform
kapitalis Deng Xiaoping. Tiongkok sosialis tidak pernah takut pada kaum
imperialis dan tak ragu-ragu mengulurkan tangan solidaritasnya kepada rakyat
sedunia dalam perjuangannya melawan kolonialisme, imperialisme dan kaum
reaksioner dalam negerinya masing-masing. Itu dibuktikan dalam perang Korea,
perang Vietnam dan juga ketika terjadi kudeta militer fasis di Indonesia di
mana Tiongkok mengutuk rezim Suharto dan melindungi ratusan orang Indonesia
yang tak bisa pulang ke Indonesia. Jangan dilupakan fakta sejarah ini: prajurit
TPR berjuang bersama rakyat Korea dan Vietnam melawan imperialisme AS. Dengan
dibongkarnya sosialisme dan ditegakkannya kapitalisme, sifat kelas PKT,
Pemerintah Tiongkok dan TPR berubah 100 persen!!! Perubahan inilah yang tidak
mau diakui oleh kaum pendukung Tiongkok kapitalis dewasa ini!!! Padahal jelas
jemelas dan terang benderang, kaum buruh dan kaum tani yang tadinya sedang
dalam proses mengkonsolidasi dan merealisasi arti sesungguhnya dari kekuasaan
buruh dan tani melalui berbagai macam reform sosialis, sekarang telah menjadi
kelas yang paling bawah dalam piramid masyarakat, direnggut hak politik, hak
demokratis dan hak ekonominya. TPR juga berubah sifat kelas dan fungsinya:
sekarang menjadi alat penindasan dan pembungkaman yang digunakan oleh kaum
borjuasi birokart dan komprador yang berkedok "komunis". Dan jelas dinyatakan
oleh Wang yi: "You mentioned China’s growing overseas interests. I think it is
the key to understanding the matter. Like any major country that is growing,
China’s overseas interests are expanding. At present, there are 30,000 Chinese
enterprises all over the world and several million Chinese are working and
living in all corners of the world. Last year, China’s non-financial outbound
direct investment reached 118 billion U.S. dollars and the stock of China’s
overseas assets reached several trillion U.S. dollars.. So it has become a
pressing task for China’s diplomacy to better protect our ever-growing overseas
interests."
Jadi, sekarang, tugas TPR diluar Tiongkok, bukannya memberi solidaritas dan
berjuang bersama dengan rakyat negeri itu melawan kaum imperialis, untuk
melindungi dan menegakkan sosialisme, tapi untuk melindungi asset, investasi,
artinya, kepentingan ekonomi Tiongkok sendiri yang sudah menjangkau ke seluruh
dunia!!! Sama sekali mereka tidak perduli dengan kepentingan kaum buruh, kaum
tani, dan rakyat pekerja di negeri setempat!!! Memang sekarangpun Tiongkok
tidak takut kepada Imperialis AS. Tiongkok telah menjadi saingannya AS dan akan
terus berusaha melindungi kepentingan nasionalnya sendiri demi membangun
hegemoninya. Dulu, Tiongkok sosialis tidak berkepentingan punya basis militer
di luar negeri!!! Karena tidak ada asset atau investasi dan kepentingan ekonomi
nasionalnya sendiri yang perlu dilindunginya.... Tiongkok berkomitmen pada
perjuangan rakyat setempat untuk menggulingkan pemerintah reaksioner... Coba
lihat sekarang!! Adakah dukungan tiongkok kapitalis kepada perjuangan rakyat
progresif di dunia??? Tiongkok malah menjadi sasaran protes dan kemarahan
rakyat setempat karena sepak terjang perusahaannya yang menguras kekayaan alam
negeri setempat dan menghisap buruh di pabrik-pabrik yang dikelola Tiongkok.
JANGAN DENGAN SENGAJA MENGHILANGKAN PERBEDAAN HAKEKAT INI!!
On Saturday, April 13, 2019, 6:23:12 AM GMT+2, [email protected] [GELORA45]
<[email protected]> wrote:
Kutipan: "Kalau RRC serius mau melawan AS maka yang pertama harus dilakukan
adalah stop jadi sontoloyo".
Pelajari dulu tentang perang Korea dan Vietnam, jadi komentarnya bisa
dimengerti. RRT tidak takut thd AS tetapi RRT tidak mau menyerang atau
memprovokasi AS. Tetapi kalau AS membahayakan national security dari RRT, RRT
akan melawannya. RRT membantu Korea Utara dan Vietnam dan AS dikalahkan di
kedua perang itu. Dulu waktu masih lemah saja berani melawan AS kalau national
security terancam.
Ha, ha, ha, RRT dulu waktu masih lemah tidak takut thd AS dan sekarang jauh
lebih kuat tetapi malahan takut sama AS???
Kutipan: 1) MacArthur felt that the North Korean army had been essentially
destroyed by the middle of October, and, against the recommendations of the
Joint Chiefs of Staff, he sent his forces into the northernmost parts of North
Korea. His troops were hit by surprise and decimated when Chinese Communists
troops began attacking his forces. On October 25, the PRC made an attack on ROK
soldiers and routed them at Pukchin. On November 1, the Chinese defeated
American troops at Unsan, in the first Chinese-American combat of the war.
3) China admitted today that it sent 320,000 combat troops to Vietnam to fight
against U.S. forces and their South Vietnamese allies. In a report monitored in
Hong Kong, the semi-official China News Service said China sent the soldiers to
Vietnam during the 1960s and spent over $20 billion to support Hanoi's regular
North Vietnamese Army and Viet Cong guerrilla units
---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :
Nah, ini komentar agak lumayan, penuh keheranan berlumur romantisme masa lalu.
"Make RRT Great and Strong again" katanya tiba-tiba.
Betul, bahwaimperialisme-kapitalisme itu sontoloyo ya jelas harus dilawan.
Tinggal dicari caranya. Pertanyaannya,kenapa RRC sekarang ikut-ikutan jadi
sontoloyo (imperialis kapitalis)?
KalauRRC serius mau melawan AS maka yang pertama harus dilakukan adalah
stopjadi sontoloyo. Kemudian unjuk gigi bikin pulau-pulau buatan (basismiliter)
disepanjang pantai timur dan baratAS-Kanada untuk membuktikan kesungguhan RRC
membangun komunisme diPasifik selatan (Australia, Papua, Selandia Baru, Fiji
dst).Sekurangnya, masuklah ke Honolulu, jangan cuma sampai Manila.
BiarkanASEAN jadi penonton VIP pertarungan raksasa komunis vs
imperialiskapitalis di Pasifik (atau sekedar imperialis maju vs
imperialisberkembang?)
-- yskp45@... wrote:
Sangat aneh Bung Chanct,
Semenjakberakhir Perang Imperialisme Dunia ke-II. Filipina dijadikan USAsebagai
basis Militer untuk mengintervensi negara-negara Asia-Tenggara,dan dari
Pelabuhan Udara Manila berterbangan pesawat Udara penBom USAmemBom Vietnam,
mengsubversi RRT, Uni Sowyet, mengintervensi, danmengorganisasi segala bentuk
aksi penghancuran kekuasaan Negara RepublikIndonesia-Presiden Soekarno,
pemberontakan PRRI, PERMESTA, membantuDII/TII sampai dengan Operasi CIA yang
dipimpin langsung oleh DUBES USAMarshal Green dan pelaku Lapangan John
Sotckwell bersama para JendralTNI September 1965, dan tidak seorangpun dari
para heroik anti-RRTbilang itu adalah ofensive Imperialisme USA, untuk
menguasai selanjutnyaregional Asia dan Pacific.
Permulaan Abad ke-XXI muncul RRT di ArenaInternasional dengan ofensive Damai
berusaha mengexpos kehadiranMiliter/kekuasaan USA dari Asia & Pacific dan
berteriak paraanti-RRT , "itu adalah Imperialisme", amboi, amboi, Bung Chanct,
padaAbad ke-XXI banyak bentuk perjuangan, dari kekuatan DemokratisCivilisasi
Dunia dalam konstalasi imbangan kekuatan, yang selau berobahdan dengan RRT yang
sedang menuju bentuknya. Lihat umpamyana. Artikeldibawah, belum pernah terjadi
Volume perdagangan ( Business antara RRTdan Europa Union) dalam tempo duabulan
terakhir mencapai 100 MilliardUSDolar, dan disini kelihatan, bahwa EU sedang
dalam perobahankonstalasi hubungan Internasional yang serius, dan saya
ikuti,paraPimpinan RRT sangat-hati-hati, menguasai Perekonomian Imperialisme
EUbukanlah masalah mudah, dan permulaan telah berjalan dengan baik,
dalamketentuan hukum Internasional.
Mungkin pula akan berteriak para heroik anti-RRT, "itu adalah Imperilisme RRT
menguasai PerekonomianEU...???).
"Make RRT Great and Strong again".
Tjaniago
#yiv9912182199 #yiv9912182199 -- #yiv9912182199ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-mkp #yiv9912182199hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-mkp #yiv9912182199ads
{margin-bottom:10px;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-mkp .yiv9912182199ad
{padding:0 0;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-mkp .yiv9912182199ad p
{margin:0;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-mkp .yiv9912182199ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-sponsor
#yiv9912182199ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-sponsor #yiv9912182199ygrp-lc #yiv9912182199hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-sponsor #yiv9912182199ygrp-lc .yiv9912182199ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv9912182199 #yiv9912182199actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv9912182199
#yiv9912182199activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv9912182199
#yiv9912182199activity span {font-weight:700;}#yiv9912182199
#yiv9912182199activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv9912182199 #yiv9912182199activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv9912182199 #yiv9912182199activity span
span {color:#ff7900;}#yiv9912182199 #yiv9912182199activity span
.yiv9912182199underline {text-decoration:underline;}#yiv9912182199
.yiv9912182199attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv9912182199 .yiv9912182199attach div a
{text-decoration:none;}#yiv9912182199 .yiv9912182199attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv9912182199 .yiv9912182199attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv9912182199 .yiv9912182199attach label a
{text-decoration:none;}#yiv9912182199 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv9912182199 .yiv9912182199bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv9912182199
.yiv9912182199bold a {text-decoration:none;}#yiv9912182199 dd.yiv9912182199last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9912182199 dd.yiv9912182199last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv9912182199
dd.yiv9912182199last p span.yiv9912182199yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv9912182199 div.yiv9912182199attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv9912182199 div.yiv9912182199attach-table
{width:400px;}#yiv9912182199 div.yiv9912182199file-title a, #yiv9912182199
div.yiv9912182199file-title a:active, #yiv9912182199
div.yiv9912182199file-title a:hover, #yiv9912182199 div.yiv9912182199file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv9912182199 div.yiv9912182199photo-title a,
#yiv9912182199 div.yiv9912182199photo-title a:active, #yiv9912182199
div.yiv9912182199photo-title a:hover, #yiv9912182199
div.yiv9912182199photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv9912182199
div#yiv9912182199ygrp-mlmsg #yiv9912182199ygrp-msg p a
span.yiv9912182199yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv9912182199
.yiv9912182199green {color:#628c2a;}#yiv9912182199 .yiv9912182199MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv9912182199 o {font-size:0;}#yiv9912182199
#yiv9912182199photos div {float:left;width:72px;}#yiv9912182199
#yiv9912182199photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv9912182199
#yiv9912182199photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv9912182199
#yiv9912182199reco-category {font-size:77%;}#yiv9912182199
#yiv9912182199reco-desc {font-size:77%;}#yiv9912182199 .yiv9912182199replbq
{margin:4px;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-mlmsg select, #yiv9912182199 input, #yiv9912182199 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-mlmsg pre, #yiv9912182199 code {font:115%
monospace;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-mlmsg #yiv9912182199logo
{padding-bottom:10px;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-msg
p#yiv9912182199attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-reco #yiv9912182199reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-sponsor
#yiv9912182199ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-sponsor #yiv9912182199ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-sponsor #yiv9912182199ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv9912182199 #yiv9912182199ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv9912182199
#yiv9912182199ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv9912182199