Banyaknya daerah yang sekarang punya bandara membuat orang merencanakan mudik
lebaran tahun ini dengan pesawat. Tetapi karena harga tiket pesawat tetap
setunggi langit ya ramai-ramailah orang membatalkan rencana mudik naik pesawat.
Walhasil bandara-bandara baru itu tetap sepi seperti kuburan, dengan ratusan
petugas yang lebih banyak nganggur sepanjang hari. Tidak sedikit yang spontan
menggerutu soal mahalnya tiket pesawat adalah pemilih Jokowi. Mereka pun
melongo begitu pemerintahan Jokowi menanggapi keluhan mereka dengan lawakan
yang brutal: naik bus saja!
Tol Trans Jawa Macet Parah
--- jetaimemucho1@... wrote:
Kalau saya yang bilang bahwa pembangunan megainfrastruktur mengabdi para
pengusaha, kepentingan politik kaum elit dan investor asing, kontan para
pendukung Statusquo dan PYM akan mencibir...Dan saya banyak mempostingkan
perlawanan penduduk desa terhadap proyek megainfrasturktur (bukan saja bandara
Kertajati) yang ditindas aparat polisi dan militer...Dari situ saya juga dapat
ejekan, seolah-olah mau memamerkan diri sebagai pembela rakyat!!!Nah, simak
saja sendiri video yang dipostingkan Suny. Jelas, investor asing mana yang ada
di belakang bandara Kertajati....Tidak lain tidak bukan imperialis
Tiongkok!!!Memang Tiongkok berkepentingan memutar kapitalnya dan mengalirkan
produk industrinya (seperti baja, misalnya) yang sudah berlimpah ruah tidak ada
yang beli!!! Jelas dibilang disitu, berapa penumpang pesawat terbang, bukan??
Lha, gimana ,kok nggak bisa naik jumlah penumpangnya? Katanya sudah turun angka
kemiskinan dan juga sudah turun angka ketimpangan antara yang miskin dan yang
kaya, atau desa dan kota... Bukankah begitu kata sang Menteri pertanian??? Dan
Menkeu kebanggaan para pendukung PYM kan juga bilang, kalau selesai
infrstruktur, maka akan semakin rata..... Nggak tahu apanya yang akan
merata???Dan jangan lupa penyusutan tanah pertanian, hilangnya lumbung padi,
penghilangan mata pencaharian, tempat tinggal dan milik rakyat yang dijadikan
tumbal untuk pembangunan bandara itu... Saya bilang Jokowi pembunuh pelan-pelan
rakyat, kontan saya diserang antek remo...Lho, bayangkan kehidupan rakyat 10
desa yang sudah dirampas tanahnya, dihilangkan mata pencahariannya!! Coba kalau
nasib itu menimpa anda serta keluarga anda?? Hilang rumah, hilang tanah..Jadi
pekerja serabutan atau pengemis?? Dengarkan uraian ketua KPA itu!!!
On Sunday, June 9, 2019, 8:12:48 PM GMT+2, Sunny ambon wrote:
https://www.youtube.com/watch?v=ggA-R4QLOn0