Nyaho atu mah dikit2 dihubung2kan dengan demokrasi! Nih ada ceritera: didaerah ada orang tionghoa membiarkan tanahnya diambil utk pelebaran jalan. Gak ngomong apapun. Diam saja. Jalan diperlebar. Semua seneng.
Demokrasi ndak? Nesare From: [email protected] <[email protected]> Sent: Monday, June 10, 2019 9:40 PM To: GELORA45 <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Telusur tvOne: Kertajati Bandara 'Mati Suri' (29 5 2019) Menurut Anda penggusuran paksa / perampasan lahan-sawah Rakyat untuk bandara dll itu tindakan yang demokratis apa bagaimana? --- SADAR@... wrote: Hehehee, ... kalau menghadapi nenek dalam tempurung, yaa dimaklumi saja dia itu hidup dalam MIMPI didalam tempurungnya saja! Suara yang keluar yaaa apa yang dimimpikannya itu, lepas dari dunia nyata! Dan celakanya dia terus tenggelam dalam mimpi yg penuh kebencian pada Jokowi dan pemerintahnya, jadi apapun kebijakan yg dijalankan SALAH dan harus dihujat, ... itu saja! nesare 於 11/6/2019 0:34 寫道: Siapa yg menyalahkan siapa? Saya tidak menyalahkan siapa2. Saya tidak menyalahkan rakyat, pemerintah ataupun ideologi. Yg saya lihat ada masalah: harga tiket pesawat naik. Harus dicari solusinya. Solusi tidak akan ada kalau tidak diketahui masalahnya. Jadi mulainya hrs dari masalah bukan menyalahkan. Wong salahnya sudah dari dulu! Bung yg menyalahkan pemerintah. Jelas sekali kan. Bung berdalih orang2 lain menyalahkan rakyat. Inilah yg saya katakan bung itu pandangannya radikal. Kalau bung tidak radikal, bung tidak akan merasa orang lain menyalahkan rakyat atau yg lainnya. Disini bung tidak mampu bersikap objektif melihat permasalahannya. Bung bermain punishment. Punitive bukan solusi dibanyak aspek kehidupan. Tahu? Harga tiket nai k, bung hubung2kan dgn Jokowi blusukan. Lalu lebih parah lagi bung menyalahkan Jokowi apa gunanya krn tidak bisa menurunkan harga. Disinikan kesalahan fatal bung bahwa bung menginginkan sosok pemimpin yg otoriter. Pemimpin bertitah langsung bisa diwujudkan. Ini dikerajaan bung! Sekarang sudah demokrasi. Gak bisa sok2an jadi raja sultan atau kaisar. Cardinal, Paus dll divatican sana saja gak didengerin orang koq kalau imbauannya gak bener. Masalah kertapati dan proyek infrastruktur2 lainnya diprotes ya boleh2 saja.. Protes2 itu apa substansinya? Masalah pembebasan tanah, perijinan atau apa? Kalau yg protes menolak infrastruktur itu sendiri, ya itu Nam anya buta tuli! Wong kalau mau ada proses ekonomi ya harus ada sarana dan prasarana. Ngerti?!!!! Gimana rakyat atau suatu daerah mau maji tanpa sarana prasarana? Memangnya ada didunia ini begitu? Atau memang maunya hidup sama2 miskin. Kalau ini premisnya ya masuk akal tetapi dgn 1 syarat: jangan ngomongin duit. Ketika sudah ngomongin ttg duit itu akan berkaitan dng ekonomi dan bisnis. Nesare From: Tatiana Lukman O bukan pemerintah yang salah!!!?? Jelas bukan Jokowi yang salah!! ???PYM meresmikan Kertajati dengan segala kebanggaan!!! Rakyatlah yang salah, anti-pembangunan dengan mengeloni tanah pertaniannya!!! Ha..ha.. seperti biasa, suaranya penyembah Statusquo... Soal harga tiket melonjak sudah lama ditolak rakyat dengan aksi-aksi... Katanya Jokowi suka keluyuran ke pasar-pasar untuk ngechek harga sembako... Apa gunanya ngecek kalau tidak punya kekuasaan untuk menurunkan atau menstabilkan harga pasar?? apa Jokowi tidak punya kekuasaan untuk turut campur dalam menentukan harga tiket pesawat?? Rupanya sang penyembah tidak dengar kata-katany si J. Kala yang terpaksa mengaku " sedikit" tentang " kesalahan" pemerintah pusat dalam hubungannya dengan bandara Kertajati. Busyeet!! Budek rupanya!! Tidak juga dengar komentar orang tentang " kepentingan pengusaha, kepentingan politik dan pertarungan antara investor Tkk dan Jepang yang dimenangkan oleh Tiongkok dalam hubungannya dengan proyek Kertajati.. < span style="font-size:18.0pt;font-family:"Helvetica",sans-serif;">Sungguh kasihan orang yang tidak mampu melihat apa yang sedang dijalankan Jokowi dengan pembangunan megainfrastruktur adalah mencontoh pembangunan megainfrastruktur anti-rakyat di Tkk. Bedanya, Tkk yang sudah membangun sosialisme selama 30 tahun dengan menghancurkan feodalisme, sudah menyiapkan dasar-dasar industri nasional sehingga reform kapitalis Deng bisa mengembangkan ekonomi Tkk menjadi kekuatan yang mampu bersaing dengan negeri-negeri Dunia Ketiga (yang terus terbelakang tanpa memiliki ekonomi dan industri nasional) dan menantang hegemoni AS. Dikiranya dengan mencontoh Tkk, Indonesia bisa berkembang menjadi kekuatan ekonomi dunia. Mana bisa, wong masih digandoli oleh struktur ekonomi semifeodal!! Lihat tuh berapa angka konflik tanah...!!!! Supaya jelas letak persoalan dan perdebatannya. Dimulai dengan bandara Kertajati yang mati suri dan orang bicara tentang biaya sosial yang harus dibayar rakyat untuk pembangan bandara. Dibayar dengan penderitaan dan air mata rakyat!! Kedua, masalah tiket pesawat yang membumbung tinggi yang juga sudah diprotes rakyat sejak tahun lalu. Sudah tentu harga tiket membumbung ada hubungannya dengan sedikitnya penumpang pesawat yang akibatnya membuat bandara Kertajati lebih mati lagi!!! Siapa biang keladi dari semua ini??? Rakyatkah??? Dan ingat juga tentangan dan perlawanan banyak ormas dan organisasi lingkungan terhadap proyek KA cepat Jakarta-Bandung yang tersendat-sendat, antara lain juga karena soal pembebasan lahan....Dari dulu saya sudah tanya siapa yang akan naik KA super cepat itu?? Kaum tanikah? Kaum buruhkah? On Monday, June 10, 2019, 5:19:38 PM GMT+2, nesare wrote: Hehehehe. Sekarang harga tiket pesawat naik, Jokowi yg disalahkan. Sekarang bandara yg disalahkan. Sekarang asing juga disalahkan. Nanti2 juga akan ada komentar: sia pa yg bilang Jokowi yg disalahkan? Dasar hanya bisa nyinyir saja. Nesare From: ajeg Banyaknya daerah yang sekarang punya bandara membuat orang merencanakan mudik lebaran tahun ini dengan pesawat. Tetapi karena harga tiket pesawat tetap setunggi langit ya ramai-ramailah orang membatalkan rencana mudik naik pesawat. Walhasil bandara-bandara baru itu tetap sepi seperti kuburan, dengan ratusan petugas yang lebih banyak nganggur sepanjang hari. Tidak sedikit yang spontan menggerutu soal mahalnya tiket pesawat adalah pemilih Jokowi. Mereka pun melongo begitu pemerintahan Jokowi menanggapi keluhan mereka dengan lawakan yang brutal: naik bus saja! <https://bisnis.tempo.co/read/1213209/tol-trans-jawa-macet-parah-penumpang-bus-menunggu-12-jam/full&view=ok> Tol Trans Jawa Macet Parah --- jetaimemucho1@... wrote: Kalau saya yang bilang bahwa pembangunan megainfrastruktur mengabdi para pengusaha, kepentingan politik kaum elit dan investor asing, kontan para pendukung Statusquo dan PYM akan mencibir...Dan saya banyak mempostingkan perlawanan penduduk desa terhadap proyek megainfrasturktur (bukan saja bandara Kertaj ati) yang ditindas aparat polisi dan militer...Dari situ saya juga dapat ejekan, seolah-olah mau memamerkan diri sebagai pembela rakyat!!! Nah, simak saja sendiri video yang dipostingkan Suny. Jelas, investor asing mana yang ada di belakang bandara Kertajati....Tidak lain tidak bukan imperialis Tiongkok!!!Memang Tiongkok berkepentingan memutar kapitalnya dan mengalirkan produk industrinya (seperti baja, misalnya) yang sudah berlimpah ruah tidak ada yang beli!!! Jelas dibilang disitu, berapa penumpang pesawat terbang, bukan?? Lha, gimana ,kok nggak bisa naik jumlah penumpangnya? Katanya sudah turun angka kemiskinan dan juga sudah turun angka ketimpangan antara yang miskin dan yang kaya, atau desa dan kota... Bukankah begitu kata sa ng Menteri pertanian??? Dan Menkeu kebanggaan para pendukung PYM kan juga bilang, kalau selesai infrstruktur, maka akan semakin rata..... Nggak tahu apanya yang akan merata??? Dan jangan lupa penyusutan tanah pertanian, hilangnya lumbung padi, penghilangan mata pencaharian, tempat tinggal dan milik rakyat yang dijadikan tumbal untuk pembangunan bandara itu... Saya bilang Jokowi pembunuh pelan-pelan rakyat, kontan saya diserang antek remo...Lho, bayangkan kehidupan rakyat 10 desa yang sudah dirampas tanahnya, dihilangkan mata pencahariannya!! Coba kalau nasib itu menimpa anda serta keluarga anda?? Hilang rumah, hilang tanah..Jadi pekerja serabutan atau pengemis?? Dengarkan uraian ketua KPA itu!!! On Sunday, June 9, 2019, 8:12:48 PM GMT+2, Sunny ambon wrote: <https://www.youtube.com/watch?v=ggA-R4QLOn0> https://www.youtube.com/watch?v=ggA-R4QLOn0
