O bukan pemerintah yang salah!!!?? Jelas bukan Jokowi yang salah!! ???PYM 
meresmikan Kertajati dengan segala kebanggaan!!! Rakyatlah yang salah, 
anti-pembangunan dengan mengeloni tanah pertaniannya!!! Ha..ha.. seperti biasa, 
suaranya penyembah Statusquo...
Soal  harga tiket melonjak sudah lama ditolak rakyat dengan aksi-aksi.... 
Katanya Jokowi suka keluyuran ke pasar-pasar untuk ngechek harga sembako.... 
Apa gunanya ngecek kalau tidak punya kekuasaan untuk menurunkan atau 
menstabilkan harga pasar?? apa Jokowi tidak punya kekuasaan untuk turut campur 
dalam menentukan harga tiket pesawat??
Rupanya sang penyembah tidak dengar kata-katany si J. Kala yang terpaksa 
mengaku " sedikit" tentang " kesalahan" pemerintah pusat dalam hubungannya 
dengan bandara Kertajati. Busyeet!! Budek rupanya!! Tidak juga dengar komentar 
orang tentang " kepentingan pengusaha, kepentingan politik dan pertarungan 
antara investor Tkk dan Jepang yang dimenangkan oleh Tiongkok dalam hubungannya 
dengan proyek Kertajati.. 
Sungguh kasihan orang yang tidak mampu melihat apa yang sedang dijalankan 
Jokowi dengan pembangunan megainfrastruktur adalah mencontoh pembangunan 
megainfrastruktur anti-rakyat di Tkk. Bedanya, Tkk yang sudah membangun 
sosialisme selama 30 tahun dengan menghancurkan feodalisme, sudah menyiapkan 
dasar-dasar industri nasional sehingga reform kapitalis Deng bisa mengembangkan 
ekonomi Tkk menjadi kekuatan yang mampu bersaing dengan negeri-negeri Dunia 
Ketiga (yang terus terbelakang  tanpa memiliki ekonomi dan industri nasional) 
dan menantang hegemoni AS. Dikiranya dengan mencontoh Tkk, Indonesia bisa 
berkembang menjadi kekuatan ekonomi dunia. Mana bisa, wong masih digandoli oleh 
struktur ekonomi semifeodal!! Lihat tuh berapa angka konflik tanah...!!!!
Supaya jelas letak persoalan dan perdebatannya. Dimulai dengan bandara 
Kertajati yang mati suri dan orang bicara tentang biaya sosial yang harus 
dibayar rakyat untuk pembangan bandara. Dibayar dengan penderitaan dan air mata 
rakyat!!Kedua, masalah tiket pesawat yang membumbung tinggi yang juga sudah 
diprotes rakyat sejak tahun lalu. Sudah tentu harga tiket membumbung ada 
hubungannya dengan sedikitnya penumpang pesawat yang akibatnya membuat bandara 
Kertajati lebih mati lagi!!!
Siapa biang keladi dari semua ini??? Rakyatkah??? Dan ingat juga tentangan dan 
perlawanan banyak ormas dan organisasi lingkungan terhadap proyek KA cepat 
Jakarta-Bandung yang tersendat-sendat, antara lain juga karena soal pembebasan 
lahan....Dari dulu saya sudah tanya siapa yang akan naik KA super cepat itu?? 
Kaum tanikah? Kaum buruhkah?    On Monday, June 10, 2019, 5:19:38 PM GMT+2, 
'nesare' [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:  
 
     


Hehehehe.

Sekarang harga tiket pesawat naik, Jokowi yg disalahkan.

Sekarang bandara yg disalahkan. Sekarang asing juga disalahkan.

  

Nanti2 juga akan ada komentar: siapa yg bilang Jokowi yg disalahkan?

  

Dasar hanya bisa nyinyir saja.

  

Nesare

  

  

  

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Monday, June 10, 2019 10:18 AM
To: GELORA45 <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Telusur tvOne: Kertajati Bandara 'Mati Suri' (29 5 2019)

  

  

Banyaknya daerah yang sekarang punya bandara membuat orang merencanakan mudik 
lebaran tahun ini dengan pesawat. Tetapi karena harga tiket pesawat tetap 
setunggi langit ya ramai-ramailah orang membatalkan rencana mudik naik pesawat. 
Walhasil bandara-bandara baru itu tetap sepi seperti kuburan, dengan ratusan 
petugas yang lebih banyak nganggur sepanjang hari. Tidak sedikit yang spontan 
menggerutu soal mahalnya tiket pesawat adalah pemilih Jokowi. Mereka pun 
melongo begitu pemerintahan Jokowi menanggapi keluhan mereka dengan lawakan 
yang brutal: naik bus saja!









Tol Trans Jawa Macet Parah





--- jetaimemucho1@... wrote:


  

Kalau saya yang bilang bahwa pembangunan megainfrastruktur mengabdi para 
pengusaha, kepentingan politik kaum elit dan  investor asing, kontan para 
pendukung Statusquo dan PYM akan mencibir...Dan saya banyak mempostingkan 
perlawanan penduduk desa terhadap proyek megainfrasturktur (bukan saja bandara 
Kertajati)  yang ditindas aparat polisi dan militer...Dari situ saya juga dapat 
ejekan, seolah-olah mau memamerkan diri sebagai pembela rakyat!!!

Nah, simak saja sendiri video yang dipostingkan Suny. Jelas, investor asing 
mana yang ada di belakang bandara Kertajati....Tidak lain tidak bukan 
imperialis Tiongkok!!!Memang Tiongkok berkepentingan memutar kapitalnya dan 
mengalirkan produk industrinya (seperti baja, misalnya) yang sudah berlimpah 
ruah tidak ada yang beli!!! Jelas dibilang disitu, berapa penumpang pesawat 
terbang, bukan?? Lha, gimana ,kok nggak bisa naik jumlah penumpangnya? Katanya 
sudah turun angka kemiskinan dan juga sudah turun angka ketimpangan antara yang 
miskin dan yang kaya, atau desa dan kota... Bukankah begitu kata sang Menteri 
pertanian??? Dan Menkeu kebanggaan para pendukung PYM kan juga bilang, kalau 
selesai infrstruktur, maka akan semakin rata..... Nggak tahu apanya yang akan 
merata???

Dan jangan lupa penyusutan tanah pertanian, hilangnya lumbung padi, 
penghilangan mata pencaharian, tempat tinggal dan milik rakyat yang dijadikan 
tumbal untuk pembangunan bandara itu... Saya bilang Jokowi pembunuh pelan-pelan 
rakyat, kontan saya diserang antek remo...Lho, bayangkan kehidupan rakyat 10 
desa yang sudah dirampas tanahnya, dihilangkan mata pencahariannya!! Coba kalau 
nasib itu menimpa anda serta keluarga anda?? Hilang rumah, hilang tanah..Jadi 
pekerja serabutan atau pengemis?? Dengarkan uraian ketua KPA itu!!! 

  

On Sunday, June 9, 2019, 8:12:48 PM GMT+2, Sunny ambon wrote:


https://www.youtube.com/watch?v=ggA-R4QLOn0  

  


  #yiv7771019473 #yiv7771019473 -- #yiv7771019473ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-mkp #yiv7771019473hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-mkp #yiv7771019473ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-mkp .yiv7771019473ad 
{padding:0 0;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-mkp .yiv7771019473ad p 
{margin:0;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-mkp .yiv7771019473ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-sponsor 
#yiv7771019473ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-sponsor #yiv7771019473ygrp-lc #yiv7771019473hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-sponsor #yiv7771019473ygrp-lc .yiv7771019473ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv7771019473 #yiv7771019473actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv7771019473
 #yiv7771019473activity span {font-weight:700;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv7771019473 #yiv7771019473activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv7771019473 #yiv7771019473activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv7771019473 #yiv7771019473activity span 
.yiv7771019473underline {text-decoration:underline;}#yiv7771019473 
.yiv7771019473attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv7771019473 .yiv7771019473attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv7771019473 .yiv7771019473attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv7771019473 .yiv7771019473attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv7771019473 .yiv7771019473attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv7771019473 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv7771019473 .yiv7771019473bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv7771019473 
.yiv7771019473bold a {text-decoration:none;}#yiv7771019473 dd.yiv7771019473last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7771019473 dd.yiv7771019473last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7771019473 
dd.yiv7771019473last p span.yiv7771019473yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv7771019473 div.yiv7771019473attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv7771019473 div.yiv7771019473attach-table 
{width:400px;}#yiv7771019473 div.yiv7771019473file-title a, #yiv7771019473 
div.yiv7771019473file-title a:active, #yiv7771019473 
div.yiv7771019473file-title a:hover, #yiv7771019473 div.yiv7771019473file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv7771019473 div.yiv7771019473photo-title a, 
#yiv7771019473 div.yiv7771019473photo-title a:active, #yiv7771019473 
div.yiv7771019473photo-title a:hover, #yiv7771019473 
div.yiv7771019473photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7771019473 
div#yiv7771019473ygrp-mlmsg #yiv7771019473ygrp-msg p a 
span.yiv7771019473yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv7771019473 
.yiv7771019473green {color:#628c2a;}#yiv7771019473 .yiv7771019473MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv7771019473 o {font-size:0;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473photos div {float:left;width:72px;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv7771019473
 #yiv7771019473reco-category {font-size:77%;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473reco-desc {font-size:77%;}#yiv7771019473 .yiv7771019473replbq 
{margin:4px;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-mlmsg select, #yiv7771019473 input, #yiv7771019473 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-mlmsg pre, #yiv7771019473 code {font:115% 
monospace;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-mlmsg #yiv7771019473logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-msg 
p#yiv7771019473attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-reco #yiv7771019473reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-sponsor 
#yiv7771019473ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-sponsor #yiv7771019473ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-sponsor #yiv7771019473ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv7771019473 #yiv7771019473ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv7771019473 
#yiv7771019473ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv7771019473   

Kirim email ke