Perlu dilakukan untuk memberantas pengangguran ?
Mungkin juga karena tuntutannya begitu banyak, jadi kerjaan di bagi2. Tiap
berapa tuntutan,
harus ditangani satu grup dari berapa orang. Probleemnya waktunya mepet
sekali. jadi
tanggapannya juga harus cepat.
Di perkumpulan kalau pemeriksa keuangan kerja 3 orang. kepalanya lihat
struktur laporannya apa betul,
apa yang di debet, atau di krediet sudah betul, apa laporan pemasukan dan
keuangan sudah betul, apa
tak ada aturan yang dilanggar, misalnya harus ada persetujuan rapat anggota
untuk membeli sesuatu.
Satu anggota meneliti perhitungan. Satu lagi meneliti apa semua afschrift
pembayaran ada fakturnya.
Ya, dalam 6 jam bisa selesai satu laporan tahunan.
Nah, ini seperti waktu pembangunan Ganefo. Mahasiswa bagian Arsitektur dan
sipil ITB dikerahkan.
Dapat uang saku cukup, dapat tempat tinggal baik, makanan terjamin gizinya.
Mereka kerja siang malam.
Waktu gambar dan perhitungannya belum selesai. Ir. Sutami tidak dapat
tunggu lagi karena sudah melewati
waktu., langsung perintahkan cor beton. Yang bagian sipil kemudian ada yang
bilang, wah, ini bangunan
jalannya kuat luar biasa, bisa dilalui tank ? Sutami luar biasa, penuh
tanggung jawab. Mahasiswa yang kerja
dapat fasilitas luar biasa.



Pada tanggal Jum, 14 Jun 2019 pukul 09.10 ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Bagi saya, kenapa mesti ikut-sertakan begitu banyak pengacara? Gak cukup
> 3-4 orang saja yg berkwalitas mewakili TKN? Apalagi kalau harus bayaaar,
> ... berapatuh gaji mereka sehari dan itu harus hadir sampai keputusan MK 28
> Juni? Atau, ... memang betul-betul pengacara = "Penganggur Banyak Acara"
> saja???
>
>
> S Manap [email protected] [GELORA45] 於 14/6/2019 13:43 寫道:
>
>
>     Pengacara = Penganggur Banyak Acara ?
>
>     Ini istilah baru dari bung Djie. Ha ha.........
>
>
>
> Den fredag 14 juni 2019 07:27:58 CEST, kh djie [email protected]
> [GELORA45] <[email protected]> <[email protected]> skrev:
>
>
>
> Lagi inflasi pengacara. Enak jadi pengacara = Penganggur, banyak
> acara......
> Hukum itu sebaiknya dibuat tidak jelas, jadi ada kerjaan untuk pengacara,
> hakim dan jaksa.....
> Memberantas pengangguran....?
>
> Pada tanggal Jum, 14 Jun 2019 pukul 06.59 Sunny ambon
> [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
>
>
>
> Apakah angka 33 dalam ilmu kejawean menguntungkan? Agaknya dengan
> mempunyai 33 pengacara menunjukan perjuangan serius mati-hidup atau
> mati-matian. hehehehehehe
>
>
>
> https://pilpres.tempo.co/read/1214366/daftar-33-pengacara-jokowi-maruf-untuk-sidang-di-mk
>
>
>
>
> *Daftar 33 Pengacara Jokowi - Ma'ruf untuk Sidang di MK*
>
> Reporter:
> *Dewi Nurita*
>
> Editor:
> *Rina Widiastuti*
>
> Kamis, 13 Juni 2019 18:00 WIB
>
>
>
> <https://statik.tempo.co/data/2019/05/27/id_844930/844930_720.jpg>
>
> *Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani (kiri) bersama kuasa
> hukum Yusril Ihza Mahendra (tengah) dan Wakil Direktur Hukum dan Advokasi
> Juri Ardiantoro (kanan) berkonsultasi dengan petugas di Mahkamah Konstitusi
> (MK), Jakarta, Senin 27 Mei 2019. TKN mendatangi MK untuk meminta
> penjelasan tentang menjadi pihak terkait dalam permohonan gugatan
> Prabowo-Sandi terhadap hasil Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan*
>
> *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Tim Kampanye Nasional (TKN)
> Jokowi-Ma'ruf Amin mendaftarkan 33 kuasa hukum untuk menghadapi sidang
> gugatan sengketa pemilihan presiden yang diajukan tim hukum Prabowo
> Subianto-Sandiaga Uno ke Mahkamah Konstitusi (MK
> <https://www.tempo.co/tag/mk>).
>
> *Baca: **Prabowo Minta Pendukung Tak ke MK, Wiranto: Saya Menaruh Hormat
> <https://pilpres.tempo.co/read/1214300/prabowo-minta-pendukung-tak-ke-mk-wiranto-saya-menaruh-hormat>*
>
> Nantinya, pada saat persidangan, tim kuasa hukum TKN akan diatur
> bergantian memasuki ruangan sidang lantaran kursi di ruangan sidang
> dibatasi. "Surat kuasanya berjumlah 33 orang yang diketuai Yusril, saya
> sebagai sekretaris, ditambah teman-teman direktorat hukum dan advokasi dan
> advokat profesional yang ikut membantu pelaksanaan persidangan nanti," ujar
> Direktur bidang hukum dan advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan di
> kantor MK, Jakarta pada Selasa, 11 Juni 2019.
>
> *Baca juga: **Selama Sidang MK, Polri Turunkan 32 Ribu Personel Gabungan
> <https://nasional.tempo.co/read/1213989/selama-sidang-mk-polri-turunkan-32-ribu-personel-gabungan>*
>
>
>
> Hari ini, Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf merilis 33 nama tersebut. Berikut
> daftarnya:
>
>
> 1. Yusril Ihza Mahendra
> 2. Ade Irfan Pulungan
> 3. Teguh Samudra
> 4. Andi Syafrani
> 5. Luhut M.P Pangaribuan
> 6. Christina Aryani
> 7. Hermawi Taslim
> 8. Pasang Haro Rajagukguk
> 9. I Wayan Sudirta
> 10. Tanda Perdamaian Nasution
> 11. Muslim Jaya Butar-Butar
> 12. Taufik Basari
> 13. Dini Shanti Purwono
> 14. Destinal Armunanto
> 15. Hafzan Taher
> 16. Muhammad Nur Aris
> 17. Tangguh Setiawan Sirait
> 18. Ade Yan-Yan Hasbullah
> 19. Josep Panjaitan
> 20. Christophorus Taufik
> 21. Nurmala
> 22. Yuri Kemal Fadlullah
> 23. Fahri Bachmid
> 24. Gugum Ridho Putra
> 25. Muhammad Iqbal Sumarlan
> 26. Ignatius Andi
> 27. Ikhsan Abdullah
> 28. Diarson Lubis
> 29. Sirra Prayuna
> 30. Edison Paniaitan
> 31. Yanuar P Wasesa
> 32. Eri Hertiawan
> 33. Muhammad Rullyandi
>
>
>
>
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> 不含病毒。www.avg.com
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> <#m_5020996008251448525_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>
> 
>

Kirim email ke