Layak dicaplok setelah dibikin bangkrut karena pemerintah membiarkan serbuan baja import.
--- lusi_d@... wrote: Nah setelah kasih kredit lalu gue boleh nyaplok kan. Am Tue, 9 Jul 2019 08:46:05 +0200 schrieb Sunny ambon : > https://suara-islam.com/krakatau-steel-dan-paradoks-politik-industri-rezim-neoliberal/ > > > *Krakatau Steel dan Paradoks Politik Industri Rezim Neoliberal* > > 7 Juli 2019 > > 2 minutes read > > Cetak > > Google+ > > Twitter > > Facebook > > Industri strategis negara lagi-lagi kembali terancam. Setelah > Pertamina merugi, Indosat terjual, maskapai domestik terancam > bangkrut karena maskapai asing diijinkan bermain di ranah lokal, > terakhir Krakatau Steel tidak luput dipastikan. > > PT Krakatau Steel (KS) melakukan upaya restrukturisasi terhadap jumlah > karyawannya. Demi menjaga kinerja perusahaan agar tetap berjalan, > Badan usaha milik negara (BUMN) itu mulai melakukan pengurangan > pekerjanya. Penataan organisasi dilakukan dengan cara melakukan > pengurangan posisi dan jumlah karyawan yang bekerja sebesar 30 persen > dari total posisi dan jumlah karyawan. Dalam surat tertulis, hingga > Maret 2019, jumlah posisi di PT KS sebanyak 6.264 posisi dengan > jumlah pegawai sebanyak 4.453 orang > ( https://www.jpnn.com/news/krakatau-steel-phk-ribuan-buruh). > > Permasalahannya, Krakatau Steel tak hanya tengah menghadapi persoalan > internal, tapi juga sedang menghadapi masuknya raksasa baja asal > China yang membuka pabrik di Kendal seluas 700 hektare. Ini tentu > bagian dari ancaman Krakatau Steel untuk bangkit. Kalau saja > Pemerintah berpihak kepada BUMN, maka Krakatau Steel harus > diselamatkan dengan memberi jalur distribusi baja ke proyek-proyek > pembangunan infrastruktur yang tersisa. Sebab selama 4,5 tahun > terakhir kue bisnis baja untuk pembangunan infrastruktur tidak > diperoleh secara optimal oleh Krakatau Steel. Justru perusahaan China > yang mendapat privilege lebih memasok baja untuk pembangunan > infrastruktur. Apalagi kita tahu Pemerintah lewat Peraturan Menteri > Perdagangan (Permendag) No. 22/2018 tentang Ketentuan Impor Besi dan > Baja yang dinilai memudahkan negara lain untuk impor dengan tidak > adanya bea masuk, sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu produksi > baja dalam negeri. Jadi masalahnya sekarang ada pada political will > pemerintah, apakah akan mempertahankan Krakatau Steel atau justru > mempercepat BUMN besi-baja itu collapse masuk liang kubur > ( > https://www.law-justice.co/artikel/67522/krakatau-steel-tengah-dihantui-kebangkrutan/ > .. > > Kondisi seperti ini menandakan lemahnya visi politik rezim neoliberal > yang nampak dalam politik industrinya. Hal ini disebabkan karena > negara mengambil paradigma sekuler demokrasi kapitalistik. Akibatnya > negara yang seharusnya memberi layanan terbaik untuk rakyat malah > mengistimewakan asing. Politik industri neoliberal Rezim ini abai > dalam membangun industri berat bahkan membiarkan asing yang > menguasai, padahal industri berat merupakan prasyarat menjadi negara > kuat. > > Akan sangat berbeda jika negara mengambil paradigma Islam politik > untuk mengatur kebutuhan rakyat. Dalam Islam, politik perindustrian > merupakan pilar pembangun negara yang mandiri dan menjadi negara > pertama atau adidaya. Negara yang berlandaskan akidah Islam atau > Khilafah harus mempunyai kontrol atas barang tambang mereka sendiri > beserta industri yang menyuling dan mengolahnya, dengan tujuan untuk > menghilangkan ketergantungan pada negara lain. Hal ini akan menjadi > target kunci bagi industri sebagai bahan baku yang sangat penting > bagi berlangsungnya industri-industri lain. > > Khilafah harus menjadi negara industri maju dan harus mempunyai > kebijakan perindustrian yang bisa mewujudkan tujuan tersebut. Karena > itu, harus dilakukan revolusi industri, di mana kebijakan di bidang > perindustrian yang selama ini bertumpu pada industri konsumtif, > diubah menjadi industri strategis. Sekaligus menjadikan industri > strategis ini sebagai basis perindustrian. Untuk mewujudkannya hanya > ada satu cara, yaitu membangun industri peralatan atau membangun > industri yang memproduksi alat-alat, yang biasanya dikenal dengan > industri alat berat. Dari industri inilah kemudian industri-industri > lain bisa dikembangkan. Industri berat kemudian diprioritaskan untuk > menopang industri pertahanan dan keamanan (as-shinâ’ah al-harbiyyah). > > Industri pertahanan dan keamanan sebagai pondasi seluruh kebijakan > negara di bidang industri mengharuskan adanya industri alat berat, > bahan baku dan bahan bakar. Karena itu, negara Khilafah juga harus > membangun industri bahan baku, seperti baja, besi, seng, kuningan dan > alumunium. Selain itu, negara Khilafah harus mandiri di bidang energi > sehingga bisa memenuhi kebutuhan industrinya. Negara juga harus > mempunyai industri eksplorasi, penambangan, pengelolaan dan > penjernihan minyak, gas, batubara, panas bumi dan lain-lain. Termasuk > industri nuklir, baik untuk persenjataan maupun energi. Semuanya ini > bisa diwujudkan secara mandiri, kalau negara Khilafah memiliki > industri alat berat sendiri sehingga tidak membutuhkan dan bergantung > kepada negara lain. > > *Dr. Retno Muninggar, SPi, ME* > *(Dosen dan Alumnus FEB UI)* > *Bagikan ini:* #yiv8379612767 -- #yiv8379612767ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mkp #yiv8379612767hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mkp #yiv8379612767ads {margin-bottom:10px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mkp .yiv8379612767ad {padding:0 0;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mkp .yiv8379612767ad p {margin:0;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mkp .yiv8379612767ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-sponsor #yiv8379612767ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-sponsor #yiv8379612767ygrp-lc #yiv8379612767hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-sponsor #yiv8379612767ygrp-lc .yiv8379612767ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8379612767 #yiv8379612767actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8379612767 #yiv8379612767activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767activity span {font-weight:700;}#yiv8379612767 #yiv8379612767activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv8379612767 #yiv8379612767activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8379612767 #yiv8379612767activity span span {color:#ff7900;}#yiv8379612767 #yiv8379612767activity span .yiv8379612767underline {text-decoration:underline;}#yiv8379612767 .yiv8379612767attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv8379612767 .yiv8379612767attach div a {text-decoration:none;}#yiv8379612767 .yiv8379612767attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv8379612767 .yiv8379612767attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8379612767 .yiv8379612767attach label a {text-decoration:none;}#yiv8379612767 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv8379612767 .yiv8379612767bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8379612767 .yiv8379612767bold a {text-decoration:none;}#yiv8379612767 dd.yiv8379612767last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8379612767 dd.yiv8379612767last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8379612767 dd.yiv8379612767last p span.yiv8379612767yshortcuts {margin-right:0;}#yiv8379612767 div.yiv8379612767attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv8379612767 div.yiv8379612767attach-table {width:400px;}#yiv8379612767 div.yiv8379612767file-title a, #yiv8379612767 div.yiv8379612767file-title a:active, #yiv8379612767 div.yiv8379612767file-title a:hover, #yiv8379612767 div.yiv8379612767file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8379612767 div.yiv8379612767photo-title a, #yiv8379612767 div.yiv8379612767photo-title a:active, #yiv8379612767 div.yiv8379612767photo-title a:hover, #yiv8379612767 div.yiv8379612767photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8379612767 div#yiv8379612767ygrp-mlmsg #yiv8379612767ygrp-msg p a span.yiv8379612767yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8379612767 .yiv8379612767green {color:#628c2a;}#yiv8379612767 .yiv8379612767MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv8379612767 o {font-size:0;}#yiv8379612767 #yiv8379612767photos div {float:left;width:72px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767photos div div {border:1px solid #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767reco-category {font-size:77%;}#yiv8379612767 #yiv8379612767reco-desc {font-size:77%;}#yiv8379612767 .yiv8379612767replbq {margin:4px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mlmsg select, #yiv8379612767 input, #yiv8379612767 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mlmsg pre, #yiv8379612767 code {font:115% monospace;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-mlmsg #yiv8379612767logo {padding-bottom:10px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-msg p#yiv8379612767attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-reco #yiv8379612767reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-sponsor #yiv8379612767ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-sponsor #yiv8379612767ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-sponsor #yiv8379612767ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8379612767 #yiv8379612767ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv8379612767
