Yaa, polisinya sontoloyo, ... TIDAK BERANI membela kebenaran! Darimana
ada keputusan PRD partai terlarang di Nusantara ini dan oleh karenanya
boleh saja digrudug FPI/LPI acara syukuran HUT mereka???
ajeg [email protected] [GELORA45] 於 24/7/2019 17:17 寫道:
Lha mana komentar Anda tentang tindakan polisi yang
membiarkan acara ultah digeruduk dan dibubarkan?
Sekedar tambahan, pengawalan atau pembiaran juga
serentak terjadi di beberapa kota pada acara ultah PRD
tahun ini. Polisi masih demam tahun politik?
--- SADAR@... wrote:
Dimana saya SALAH PRD langsungkan syukuran HUT???
Jelas-jelas FPI/LPI yang main grudug itulah yang PATUT *DIBUBARKAN*
saja, ... selalu dan dimana-mana bikin onar saja!
ajeg 於 24/7/2019 10:37 寫道:
Karena Anda melihat dengan cara terbalik ya pantes
Anda sering gagal memahami persoalan. Kali ini
Anda menyalahkan PRD.
Coba sesekali Anda baca permasalahannya, jangan
cuma melihat tulisan lalu buru-buru reaktif hanya
lantaran sentimen pribadi, hahaha.....!
"Awalnya kami kumpul-kumpul karena ada syukuran HUT PRD, syukuran saja
tumpengan. *Tapi waktu sambutan dan pembukaanada polisi datang bilang
agar acara dipercepat,*" kata Ketua Pengurus Wilayah PRD Jatim, Hermawan
Apa urusan polisi menyuruh acara dipercepat dan
memberi kesempatan pada penggeruduk untuk beraksi?
Polisi itu alatnya siapa, negara atau pemerintah?
--- SADAR@... wrote:
Jadi, ... yang SALAH PRD dan pantas digrudug FPI/LPI??? PRD merupakan
organisasi terlarang di Nusantara ini dan tidak boleh syukuran HUT,
apalagi undang bapak polisi??? Bagaimana bisa dikatakan dengan
kehadiran polisi disitu memberi kesan pemerintah otoriter dan
memancing kerusuhan, ...???
Janganlah bicara terbalik-balik dgn membalik persoalan! Jelas-jelas yg
bikin onar dan kerusuhan adalah FPI/LPI itu yg menggerudug syukuran
HUT PRD itu!!!
ajeg 於 23/7/2019 22:19 寫道:
Seperti partai lain, setiap tahun PRD merayakan ulangtahun. Kenapa
tahun ini agak istimewa dengan kehadiran tamu tak diundang yang
diawali dengan datangnya bapak-bapak polisi? Terkesan seperti regu
pengawal, voorijder. Betul RR bilang, pemerintah otoriter doyan
merancang kerusuhan.
"Awalnya kami kumpul-kumpul karena ada syukuran HUT PRD, syukuran saja
tumpengan. Tapi waktu sambutan dan pembukaan ada polisi datang bilang
agar acara dipercepat," kata Ketua Pengurus Wilayah PRD Jatim, Hermawan
--- ilmesengero@... wrote:
FPI dan LPI 'Geruduk' Acara Ulang Tahun PRD di Surabaya
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190722220511-20-414536/fpi-dan-lpi-geruduk-acara-ulang-tahun-prd-di-surabaya?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop>
FPI dan LPI 'Geruduk' Acara Ulang Tahun PRD di Surabaya
CNN Indonesia | Senin, 22/07/2019 22:12 WI B
Bagikan :
FPI dan LPI 'Geruduk' Acara Ulang Tahun PRD di Surabaya
Kantor Partai Rakyat Demokratik (PRD) Jawa Timur (Jatim) di bilangan
Bratang Gede, Surabaya, didatangi sejumlah anggota organisasi
masyarakat (CNNIndonesia.com/Farid Miftah)alt
Jakarta, CNN Indonesia -- Kantor Partai Rakyat Demokratik (PRD)
<https://www.cnnindonesia.com/tag/prd> Jawa Timur (Jatim) di bilangan
Bratang Gede, Surabaya <https://www.cnnindonesia.com/tag/surabaya>,
didatangi sejumlah anggota organisasi masyarakat. Ketegangan di
sekitar lokasi pun tampak tak terhindarkan.
Mereka di antaranya adalah orang yang tergabung dalam ormas Front
Pembela Islam (FPI), Laskar Pembela Islam (LPI) Himpunan Putra Putri
Keluarga Angkatan Darat (Hipakad), dan Forum Komunikasi Putra-Putri
Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI).
Pantauan di lokasi, kejadian itu bermula saat 40-an anggota PRD
menggelar acara syukuran Hari Ulang Tahun PRD ke-26 tahun di
sekretariat dua lantai tersebut, Senin (22/7) malam. Acara tersebut
adalah ganti dari diskusi yang sebelumnya batal digelar di rumah makan
bilangan Gubernur Suryo, Surabaya.
"Awalnya kami kumpul-kumpul karena ada syukuran HUT PRD, syukuran saja
tumpengan. Tapi waktu sambutan dan pembukaan ada polisi datang bilang
agar acara dipercepat," kata Ketua Pengurus Wilayah PRD Jatim,
Hermawan kepada /CNNIndonesia.com/, Senin (22/7).
Usai memperoleh informasi tersebut, pihaknya kemudian melepas semua
atribut berupa spanduk acara dan bendera PRD. Mereka lalu dievakuasi
oleh pihak kepolisian untuk meninggalkan lokasi.
"Kami /ngalah/ saja, kami tidak mau ada keributan," kata Hermawan.
Tak berselang lama, sejumlah ormas pun tiba di lokasi. Mereka nampak
memadati jalan, alhasil lalu lintas di wilayah Bratang Gede tersebut
pun sempat mengalami kemacetan.
Mereka nampak melakukan mediasi dengan kepolisian yang berjaga dan RT
setempat. Selang beberapa menit sejumlah personel FPI kemudian
melakukan aksi pembakaran bendera PRD tepat tengah perempatan jalan.
Akibatnya lalu lintas pun makin padat.
"Ini PRD partai sudah dilarang, masyarakat harus tahu ini ya," kata
Wali Laskar LPI Surabaya, Agus Fachrudin kata dia.
Lalu, salah seorang anggota ormas kemudian sempat mengambil sisa
spanduk yang masih terpasang di depan sekretariat. Salah satu massa
FPI, Agung, kemudian berteriak-teriak, bahwa PRD adalah partai
terlarang di Indonesia.
"Saya minta kepada warga untuk mengawasi tempat ini. Kalau ada
indikasi pertemuan segera lapor ke polisi atau polsek. Ini komunis
gaya baru. Udah lama udah dibubarkan pemerintah," kata Agung, sembari
membentangkan spanduk bertuliskan Pancasila.
Sementara itu, salah satu warga sekitar, Yanto (46) mengatakan bahwa
PRD sudah dua tahun bermarkas di lingkungan tersebut. Sepengetahuannya
rumah tersebut, telah dikontrak PRD selama dua tahun belakangan.
Selama dua tahun itu pula, Yanto mengaku tak pernah melihat gelagat
yang mencurigakan dari penghuni rumah tersebut.
"Sudah jalan satu tahun lebih, mau dua tahun, selama itu tidak ada
suara-suara sumbang. Kalau ada yang resek langsung /tak
geret/ (ciduk). Memang selama ini enggak ada yang aneh-aneh. FPI aja
yang arogan tiba-tiba geruduk," kata Yanto. *(frd/asa)*
*
*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com