https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190722220511-20-414536/fpi-dan-lpi-geruduk-acara-ulang-tahun-prd-di-surabaya?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop



FPI dan LPI 'Geruduk' Acara Ulang Tahun PRD di Surabaya
CNN Indonesia | Senin, 22/07/2019 22:12 WIB
Bagikan :
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190722220511-20-414536/fpi-dan-lpi-geruduk-acara-ulang-tahun-prd-di-surabaya?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop#>

<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190722220511-20-414536/fpi-dan-lpi-geruduk-acara-ulang-tahun-prd-di-surabaya?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop#>
[image: FPI dan LPI 'Geruduk' Acara Ulang Tahun PRD di Surabaya]Kantor
Partai Rakyat Demokratik (PRD) Jawa Timur (Jatim) di bilangan Bratang Gede,
Surabaya, didatangi sejumlah anggota organisasi masyarakat
(CNNIndonesia.com/Farid Miftah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kantor Partai Rakyat Demokratik (PRD)
<https://www.cnnindonesia.com/tag/prd> Jawa Timur (Jatim) di bilangan
Bratang Gede, Surabaya <https://www.cnnindonesia.com/tag/surabaya>,
didatangi sejumlah anggota organisasi masyarakat. Ketegangan di sekitar
lokasi pun tampak tak terhindarkan.

Mereka di antaranya adalah orang yang tergabung dalam ormas Front Pembela
Islam (FPI), Laskar Pembela Islam (LPI) Himpunan Putra Putri Keluarga
Angkatan Darat (Hipakad), dan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan
TNI/Polri Indonesia (FKPPI).

Pantauan di lokasi, kejadian itu bermula saat 40-an anggota PRD menggelar
acara syukuran Hari Ulang Tahun PRD ke-26 tahun di sekretariat dua lantai
tersebut, Senin (22/7) malam. Acara tersebut adalah ganti dari diskusi yang
sebelumnya batal digelar di rumah makan bilangan Gubernur Suryo, Surabaya.


"Awalnya kami kumpul-kumpul karena ada syukuran HUT PRD, syukuran saja
tumpengan. Tapi waktu sambutan dan pembukaan ada polisi datang bilang agar
acara dipercepat," kata Ketua Pengurus Wilayah PRD Jatim, Hermawan kepada
*CNNIndonesia.com*, Senin (22/7).

Usai memperoleh informasi tersebut, pihaknya kemudian melepas semua atribut
berupa spanduk acara dan bendera PRD. Mereka lalu dievakuasi oleh pihak
kepolisian untuk meninggalkan lokasi.

"Kami *ngalah* saja, kami tidak mau ada keributan," kata Hermawan.

Lihat juga:PRD Berbenah Kikis Stigma Agar Bisa Mulus Terjun Pilpres 2024
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190722194923-32-414511/prd-berbenah-kikis-stigma-agar-bisa-mulus-terjun-pilpres-2024/>

Tak berselang lama, sejumlah ormas pun tiba di lokasi. Mereka nampak
memadati jalan, alhasil lalu lintas di wilayah Bratang Gede tersebut pun
sempat mengalami kemacetan.

Mereka nampak melakukan mediasi dengan kepolisian yang berjaga dan RT
setempat. Selang beberapa menit sejumlah personel FPI kemudian melakukan
aksi pembakaran bendera PRD tepat tengah perempatan jalan. Akibatnya lalu
lintas pun makin padat.

"Ini PRD partai sudah dilarang, masyarakat harus tahu ini ya," kata Wali
Laskar LPI Surabaya, Agus Fachrudin kata dia.

Lalu, salah seorang anggota ormas kemudian sempat mengambil sisa spanduk
yang masih terpasang di depan sekretariat. Salah satu massa FPI, Agung,
kemudian berteriak-teriak, bahwa PRD adalah partai terlarang di Indonesia.

Lihat juga:Wiranto Sebut FPI Masih Dievaluasi sebelum SKT Diberikan
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190719142352-32-413650/wiranto-sebut-fpi-masih-dievaluasi-sebelum-skt-diberikan/>

"Saya minta kepada warga untuk mengawasi tempat ini. Kalau ada indikasi
pertemuan segera lapor ke polisi atau polsek. Ini komunis gaya baru. Udah
lama udah dibubarkan pemerintah," kata Agung, sembari membentangkan spanduk
bertuliskan Pancasila.

Sementara itu, salah satu warga sekitar, Yanto (46) mengatakan bahwa PRD
sudah dua tahun bermarkas di lingkungan tersebut. Sepengetahuannya rumah
tersebut, telah dikontrak PRD selama dua tahun belakangan.

Selama dua tahun itu pula, Yanto mengaku tak pernah melihat gelagat yang
mencurigakan dari penghuni rumah tersebut.

"Sudah jalan satu tahun lebih, mau dua tahun, selama itu tidak ada
suara-suara sumbang. Kalau ada yang resek langsung *tak geret* (ciduk).
Memang selama ini enggak ada yang aneh-aneh. FPI aja yang arogan tiba-tiba
geruduk," kata Yanto. *(frd/asa)*

Kirim email ke