http://www.krakatausteel.com/?page=viewnews&action=view&id=268
Bahan mentah terlalu mahal?
Energi untuk produksi mahal ?
Pajak import bisa dinaikkan seperti Thailand, meskipun tidak 25 % ?
Efficiency terlalu rendah ?
Apa benar blast furnace hasilnya malah mahal ?
Kalau perhitungan di atas kertas saja sudah terlalu mahal,
mengapa kok diteruskan, dan satu komisaris minta keluar
karena tidak setuju ?
Apa benar ada korupsi besar2an?

Kirim email ke