Hahahaa, ... iyaaa juga bung Lin! Tapi, apa yang saya ajukan tentu bukan
sekadar untuk menyangkal Martha saja, bisa juga untuk tambahan informasi
dan bahan pertimbangan bagi kw2 lain di GELORA45. Tentu melayani kalau
kebetulan ada waktu dan sudah saya ketahui masalahnya, ... agar tidak
asbun, asal jeplak saja tanpa dasar akurat.
Sebenarnya saja, dengan merebaknya wabah virus Corona kali ini memang
menunjukkan keterlambatan bersikap, bisa juga dikatakan kualitas
pejabat-pejabat pemerintah daerah dalam menangani kurang cekatan,
kekurangan inisiatif dan berani ambil keputusan. Jadi terasa cenderung
menunggu sikap pemerintah pusat! Makanya Xi dan pemerintah pusat segera
rapat dan keluarkan ketentuan menegakkan sistem yang perlu diikuti, ...
dan, beberapa pejabat Wuhan/Propinsi Hubei dan Palang-Merah sudah dicopot.
Laporan hari ini: berdasarkan data 07-02-2020 yang masuk: dari Jumlah
terjangkit virus Corona diseluruh Tiongkok *Total: **34546 kasus* ;
*Penderita berat: 6101 org*. ; *Meninggal: 722 org. * ; *Sembuh: 2050 org.*
On 8/2/2020 上午9:40, Hsin Hui Lin wrote:
Bg Chan,
oo s, si marthajani, karena merasa dirinya seorang Amerika,padahal
hanya si pendatang, melebihi si orang Amerika asli, Willburg Ross,
secretary of commerce, bisanya hanya ngawur ngoceh, ke ngangguran???
.... saya sih tak akan meladeni si marthajani ini,....buat apa buang
waktu ajaa, baiknya tulisan2nya diabaikan, biarkan ia ngoceh, achirnya
para pembaca tulisannya kan akan merasa muak. Lin
On Sat 8 Feb, 2020, 6:20 AM ChanCT [email protected]
<mailto:[email protected]> [GELORA45], <[email protected]
<mailto:[email protected]>> wrote:
Ini orang asal cuap, ... TANPA DASAR akurat!!! Betul-betul TIDAK
BEDA dengan Falungong yang kerjanya hanya menghitamkan RRT/PKT saja!
Siapa dr. Li Wenliang yang dibilang jujur itu? Di medsos, ada yang
bilang dia dr.-mata, ada yang bilang dr.-gigi, ... TIDAK ada yang
menyebutkan dia termasuk dokter digaris depan yang menangani
pasien virus Corona itu! Dan entah dimana dia terjangkit virus
Corona sampai akhirnya meninggal. Ayahnya juga kena! Lalu apa
masalah yang terjadi?
Masih dipertengahan-akhir Desember tahun 19, dr. Li bersama 7
rekan dr. lainnya (jadi mereka ber-8) mengajukan pendapat
dimedsos, bahwa telah terjangkit SARS yang merebak dari pasar
Huanan, yang mereka ketahui ada 3 orang pekerja di pasar itu
terjangkit penyakit spt SARS 18 tahun yl.
Yang dipermasalahkan pihak pemerintah Wuhan, pernyataan 8 orang di
medsos itu bisa bikin gaduh dan panik masyarakat, meminta
dihentikan! Diantara mereka, seorang dr. wanita di medsos juga
mengakui teguran ini dan tidak bersuara lagi. Sedang dr. Li masih
saja meneruskan dan berkeras menyatakan penyakit itu menular,
pihak dept.kesehatan Wuhan bilang belum ada bukti penularan orang
keorang, ... Dan pihak keamanan dengan tegas menghendaki dr. Li
menandatangani pengakuan tuduhan FITNAH! Catatan, tuntutan
penandatanganan tuduhan FITNAH hanya pada dr.Li tidak dengan 7 dr.
lainnya.
Di tgl.30 Des. dr. Li meriang dan harus meringkuk di RS, sampai
akhirnya kemarin tidak tertolong dan meninggal. Hanya itulah yang
terdengar di medsos. bagaimana sesungguhnya yang terjadi,
pemerintah pusat sudah mengutus tim peneliti peristiwa ini, ...
dan kita tunggu saja bagaimana kesimpulannya. Tentu dalam hubungan
mengambil ketentuan penyakit itu dari mana sumbernya, jenis virus
dan menular tidak dari manusia kemanusia masih bisa diperdebatkan
sesuai ilmu kedokteran, ... bukan asal cuap dan disebarkan
dimedsos yang hanya bikin gaduh seperti dilakukan dr. Li itu!
Tidak menyelesaikan masalah!
Yang menyelesaikan masalah justru dr. Zheng (perempuan) dibarisan
terdepan penanganan penyakit penular, yg pertama menemukan gejala
aneh orang terjangkit virus Corona ini, sepasang suami-istri
terjangkit dan ditemukan paru-paru nya bermasalah sama. Lalu
ditanya dirumah masih ada siapa? Anak tunggalnya dipanggil,
ternyata juga sudah terjangkit hanya lebih ringan. Dari sinilah
baru ditemukan dan bisa dinyatakan virus Corona bisa menular orang
keorang, ...! Maka pemerintah Wuhan segera menutup pasar Huanan,
... dan berlanjut pemerintah pusat menutup kota Wuhan di tgl. 21
Januari!
Semua juga harus dilihat prosesnya, dengan ada gejala-gejala
akurat untuk menyimpulkan kebijakan, dan tidak bisa diributkan di
medsos seperti yg dilakukan 8 dr. dan jelas TIDAK menyelesaikan
masalah begitu!
Untuk lebih jelas, bagi yang mengerti bhs. Tionghjoa bisa ikuti:
20200207-3【李文亮走了。。。】【他的效果还在。。。】【寒梅视角】
https://www.youtube.com/watch?v=B40NwsTI1ak
On 8/2/2020 上午6:04, marthajan04 [email protected]
<mailto:[email protected]> [GELORA45] wrote:
https://www.straitstimes.com/asia/east-asia/chinese-doctor-who-tried-to-warn-colleagues-in-wuhan-about-coronavirus-dies
Ni dokter (Lie Wenliang) yang jujur, ingin menyelamatkan manusia
dari ketularan penyakit yg mematikan ini, bukan seperti si ko
Chan, si Lin dan pemerintah China Tiongkok yg ga peduli penyakit
akan menyebar hanya karena takut kehilangan pemasukan duit
sehingga kalap ngamuk sama AS yg difitnah jadi biang keladi
banyak negara di dunia melarang warganya ke China.
Tapi saya sangsi juga apa dia meninggal karena virus tsb atau
dibunuh pemerintahnya yg kejam ga ngargai nyawa warganya sendiri
kalo sudah dianggap bersalah.
Silakan klik dan baca baik2 ko Chan.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone< /div>