Tambahan:Lagian freeport itu kan punya swasta bukan punya pemerintah AS.
Sahamnya bisa dimiliki siapapun juga asal ada duit bisa beli. Kok nyalahinnya
pemerintah AS? Yg salah itu si mbah arto yg ngasih. Jkw juga bodo nurut saya
mah mau2nya beli 51%. Sita saja kaya dulu Bung Karno ngambil perusahaan2
Belanda. Atau beli dengan harga murah sekali dengan alasan sudah terlalu lama
Freeport menikmati keuntungan. Tapi yg paling pas itu, bebaskan Papua, jadi
negara baru, Papua merdeka. Jadi ga terikat perjanjian apapun yg dibuat
Indonesia. Gitu aja repot. Kapan nyerbu Natuna? Kasih tau ya jauh2 ari 🤣Sent
from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: "marthajan04 [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 2/16/20 11:55 PM (GMT-08:00) To:
[email protected], ChanCT <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45]
Re: Luhut Berikan Dukungan Semangat Bagi Rakyat Tiongkok Tanggulangi Wabah
Virus Corona ; Dubes RI untuk RRT Berikan Semangat Bagi Rakyat Tiongkok untuk
Tanggulangi Wabah Virus Corona
Oh, gitu toh? Jadi ngiri? Freeport dikasih Papua China minta dikasih
Natuna? Selamat negosiasi dah.Sent from my Verizon, Samsung Galaxy
smartphone-------- Original message --------From: "ChanCT [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 2/16/20 10:53 PM (GMT-08:00) To:
[email protected], marthajan04 <[email protected]> Subject: Re:
[GELORA45] Re: Luhut Berikan Dukungan Semangat Bagi Rakyat Tiongkok Tanggulangi
Wabah Virus Corona ; Dubes RI untuk RRT Berikan Semangat Bagi Rakyat Tiongkok
untuk Tanggulangi Wabah Virus Corona
Lhoo, ... bukankah selama
ini ada contoh tipikal bagaimana cara AS menghisap rakyat
Indonesia, sejak tahun 1967 berhasil diberi membuka tambang
emas, Freeport di Irian Barat, sekarang Papua barat itu, bukan
hanya hasil tambang dinilai seharga tembaga tapi emas yang
diangkut, bahkan Indonesia hanya dapatkan 1% dari keuntungan
yang digaet, ... Belum lagi Perusahaan tambang emas PT Newmont Minahasa
Raya yang beroperasi di area Teluk Buyat diduga telah membuang limbah
tailing-nya ke ke dasar Teluk Minahasa sehingga menimbulkan masalah lingkungan
dan kesehatan masyarakat yang serius.
Tentu bagaimanapun juga yang namanya BANTUAN dalam bentuk penanaman
modal-asing dari negara manupun itu, bisa tidak digunakan sebaik-baiknya untuk
KEPENTINGAN negara dan bangsa sendiri, itu sangat tergantung dari kesadaran
bangsa itu sendiri! Bagaimana menggunakan modal-asing untuk membantu usaha
BERDIKARI dan meningkat kesejahteraan RAKYAT banyak!
Tapi, juga bisa dilihat dari perjanjian saat menerima masuk modal-asing
itu, bisa tidak diperhitungkan lebih menguntungkan Indonesia atau jomplang
hanya menguntungkan modal-asing saja?!
On 17/2/2020 上午11:24, marthajan04
[email protected] [GELORA45] wrote:
===== Lalu, kalau
selama ini dekat dengan menerima "bantuan" AS,
Jepang, Singapore dll, kenyataan membuat rakyat
Indonesia tetap dibiarkan menderita kemiskinan,
kenapa usaha mendekati dan menerima BANTUAN RRT
selalu disalahkan? =====
Maksudnya apa ya ada tambahan kata "
kenyataan membuat rakyat Indonesia tetap dibiarkan
menderita kemiskinan. ???
Tambahan kalimat2 tsb. terasa aneh, kalau
maksudnya hanya "kalau bantuan dari Amerika, Jepang,
Singapore boleh kok dari China selalu disalahkan?"
Tambahan kalimat2 tsb. kan cuma keinginan
buat menyalahkan negara2 pemberi bantuan yg lalu, rakyat
dibiarkan tetap miskin.
Lalu apa kalo China yg kasih bantuan China
bisa membuat rakyat Indonesia makmur?
Ada bantuan rakyat tetap miskin itu salahnya
ya di moral pejabatnya. Uang bantuan dikorupsi. Ga sampe
ke tangan rakyat. Lalu bisa apa negara pemberi bantuan?
Ikut gelar pengadilan di lapangan Banteng? Nanti pada
teriak lagi intervensi hukum Endonesya. Kedaulatan negara
di-injak2 dll.dll.dll.
Apa China bermaksud begitu kalo sudah
membantu lalu rakyat tetap miskin?
Aneh!
Sent
from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: "ChanCT [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]>
Date: 2/16/20 6:15 PM (GMT-08:00)
To: [email protected], "Lusi D."
<[email protected]>, Sunny ambon
<[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Re: Luhut Berikan Dukungan
Semangat Bagi Rakyat Tiongkok Tanggulangi Wabah Virus
Corona ; Dubes RI untuk RRT Berikan Semangat Bagi Rakyat
Tiongkok untuk Tanggulangi Wabah Virus Corona
Lalu, ...
dimana salah nya kalau Luhut sebagai pengusaha juga
dapatkan imbalan keuntungan dengan hubungan baik
antara RI-RRT??? Atau pertahankan saja hubungan lebih baik
dengan
AS-Jepang seperti yang terjadi
lebih 55 tahun terakhir ini???
Yang mutlak
harus dipersoalkan: 1. Setiap pejabat harus
melepaskan diri dari setiap kegiatan bisnis pribadi
yang dijalankan sebelumnya! dan, 2. Setiap pejabat,
sebagaimana sumpah jabatan harus mengutamakan
KEPENTINGAN Nasional dan rakyat banyak!
Jadi, setiap
kebijakan dan sikap yang diambil pejabat bukan lebih
dekat dan berusaha menarik investasi dari negara
mana, tapi bisa tidak investasi modal-asing itu
masuk digunakan untuk usaha pembelajaran agar bangsa
ini BERDIKARI mengerjakan sendiri dan, ....
meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak!
Lalu, kalau
selama ini dekat dengan menerima "bantuan" AS,
Jepang, Singapore dll, kenyataan membuat rakyat
Indonesia tetap dibiarkan menderita kemiskinan,
kenapa usaha mendekati dan menerima BANTUAN RRT
selalu disalahkan?
On 16/2/2020 下午7:52, 'Lusi
D.' [email protected]
[GELORA45] wrote:
Iya di sakunya penuh lembaran gambar Mao Tsetung.
Hehehehe
Am Sun, 16 Feb 2020 12:27:30 +0100
schrieb "Sunny ambon [email protected]
[GELORA45]"
<[email protected]>:
> *Tentu saja Luhut memberi semangat, karena
dibalik semangat ada urusan
> bissnesnya. hehehehehehehe*