Trump memang tidak becus sama sekali, itu harus diakui. Pada pemerintahan2
sebelumnya berbagai pandemi berhasil diatasi dengan baik, Ebola th 2014
misalnya di US hanya memakan korban 1 orang itupun terlalu banyak, begitu ada
outbreak di Afrika pemerintahan Obama langsung mengirimkan tim medis kesana
membantu dan terutama agar tidak meluas ke-mana2. Pemerintahan kali ini praktis
tidak ada apapun yang dilakukan, pencegahan juga tidak, bahkan terkesan
dipolitisasi.
On Thursday, July 9, 2020, 05:35:21 AM PDT, ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Memangnya kenapa harus dikerucutkan pada ketidak becusan pemerintah Trump?
Tidak hanya Trump yang kewalahan mengatasi pandemi Covid-19, negara-negara
Eropah juga kewalahan dan sampiai sekarang belum nampak terkendalikan dengan
baik! Berita tadi pagi, di Perancis sopir bus dipukuli sampai pingsan dan mati
di RS, hanya karena melarang 2 orang yang naik bus tidak pakai masker!
Begitulah jiwa DEMOKRASI dinegara-barat, khususnya AS lebih mengutamakan
kebebasan pribadi, membuat SULIT mentaati ketentuan pemerintah! Dengan mudahnya
menuduh kebijakan Tiongkok "Menutup Wuhan" TIDAK DEMOKRATIS, sedang mendisiplin
orang berdiam dirumah dianggap tidak manusiawi, melanggar HAM! Itulah perbedaan
demokrasi kapitalis dengan demokrasi sosialis yang masih dijalankan Tiongkok.
DEMOKRASI Tiongkok yang lebih mengutamakan kepentingan dan keselamatan RAKYAT
BANYAK!
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/9 上午 10:58 寫道:
Anda mencampur adukkan antara demokrasi dan ketidak becusan pemerintahan
Trump dalam menangani covid.
On Wednesday, July 8, 2020, 07:00:23 PM PDT, ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Hahahaa, ... dalam kenyataan hidup didalam masyarakat dimanapun kita berada,
TIDAK ada yang namanya DEMOKRASI mutlak! Yang ada hanyalah demokrasi terbatas,
tentu sangat tergantung dari Pemerintah yang berkuasa yang memberikan batas
sampai dimana DEMOKRASI dan KEBEBASAN pribadi itu diperbolehkan! Siapapun yang
menginjak dan menabarak batasan itu tentu akan ditindak HUKUM yang berlaku, ...
Lalu, benarkah bisa dikatakan DEMOKRASI di HK menurun bahkan tiada setelah
UU-Keamanan negara itu disahkan? Tentu saja TIDAK! Demokrasi di HK TIDAK
BERUBAH, yang ada dan akan terjadi memberi kekuatan HUKUM mencabut KEBEBASAN
sekelompok kekuatan yang selama ini melakukan kegiatan subversif, HongKong
Merdeka, bersekongkol dengan ASING, ...! Jadi, bagi mereka-mereka, kacoa2
perusuh HK itu yang selama ini berteriak HK-Merdeka, Revolusi Jaman, hendak
gulingkan Pemerintah HK itulah yang tercabut DEMOKRASI nya! Untuk menghentikan
kerusuhan dan menertibkan kembali keamanan dan ketentraman Hong Kong, ....
Sebenarnya saja, DEMOKRASI itu MUTLAK bagi kepentingan rakyat luas, bukan
diperuntukkan kepentingan pribadi sekelompok dengan merugikan kepentingan
rakyat banyak! Menghadapi pandemi, merebaknya Covid-19 lebih 8 bulan terakhir
ini, baik bisa diamati lebih lanjut! Sangat mencolok beda Tiongkok dan
negara-barat khususnya Amerika yang selalu merasa diri paling demokrasi itu!
Lalu berteriak dengan diembel-embeli dengan jiwa kemanusiaan pula, ...
Tiongkok menempuh jalan secara radikal MENUTUP kota-Wuhan, sekalipun harus
menanggung kerugian ekonomi yang sangat besar! Tapi negara-barat menuduh itu
sikap sangat tidak demokratis, melanggar kebebasan pribadi, mendisiplin orang
berdiam dirumah dan sangat tidak manusiawi, ... Begitu kerasnya Tiongkok
menjalankan prinsip mengisolasi diri, khususnya bagi yang postif Covid-19,
masih dibulan Februari, sudah terdengar berita menindak ratusan kader/pejabat.
Antara lain yang menarik dan teringat oleh saya: Seorang pejabat tinggi Wuhan
yang positif Covid-19 harus diisolasi di RS, melarikan diri pulang dan
bersembunyi dirumah ke-2 yang tidak biasa ditinggali. Alasannya, RS penuh tidak
ada lagi kamar khusus utk pejabat! Pejabat tsb. dijatuhi hukuman dengan
menurunkan setingkat uang-pensiun yg didapatkan dan harus meringkuk
bersama-sama rakyat di barak RS Darurat yang menampung pasien ringan; Seorang
pejabat tinggi Wuhan dipecat, karena setelah Wuhan ditutup, masih keluar dan
pulang kampung merayakan ulang-tahun orang tuanya!
Yaaa, ... kebebasan pribadi bagaimanapun juga TUNDUK pada kepentingan orang
banyak! TANPA ada disiplin keras mengeram diri, dan ikuti ketentuan pemerintah
untuk melancarkan Perang Melawan Covid-19 itu, bagaimana bisa lebih cepat
mengendalikan dan menghentikan penyebaran lebih luas pendemi itu???!!! Dan, ...
KEBERHASILAN yang lebih nyata, angka kematian bisa dikurangi secara drastis!
Dengan mengisolasi secara ketat, pasien positif Covid-19, pasien ringan
ditampung dibarak RS-darurat, biar tidak menyebarkan virus lebih luas dan
diobati dengan berbagai cara agar penyakit tidak menjadi lebih berat, ...
Bagaimana dengan negara-barat, khususnya Amerika? Karena penekannya pada
demokrasi, kebebasan pribadi, TIDAK BISA mendisiplin warga menggunakan masker,
sungguh sangat menyedihkan tadi pagi dengar berita, di Perancis sopir bus
dipukuli sampai pingsan dan mati di RS, hanya karena melarang 2 orang yang naik
bus tidak pakai masker! TIDAK BISA mendisiplin warga mengisolasi diri dirumah,
bahkan masih saja menggerombol makan-minum bersama, ... segala bentuk pesta
juga tetap tidak dicegah, Lalu, ... karena sistem pengobatan yang tergantung
asuransi, sekalipun sudah positif Covid-19 tidak ada isolasi khusus, orang
disuruh pulang ngerem diri dirumah saja, juga tanpa ada pengobatan yang
dilakukan! Akibatnya di AS saja setiap hari puluhan ribu peningkatan orang
sakit dan yang mati saja sudah lebih 130 ribu jiwa! Dan, ... sampai sekarang
BELUM juga ada tanda statistik menurun, mereda dan terkendalikan sudah terdesak
menormalkan kehidupan ekonomi! Mau mati kena Covid-19 atau mati kelaparan, ...
menjadi tantangan! Itulah DEMOKRASI absurd yang dipegang negara-barat,
khususnya AS!
Bung pilih DEMOKRASI yang mana, ...??? Hehehee, ...
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/8 下午 10:26 寫道:
Chan tidak paham demokrasi jadinya ya tidak tahu, di US dijaman Trump
sekalipun yang ingin berkuasa secara mutlak demokrasi tetap berjalan. Sebagai
contoh Trump mematikan program DACA atau dikenal dengan nama Dreamer yg
memberikan ijin kerja dan sekolah para imigran gelap yang dibawah ke US sewaktu
masih anak2, kasus ini dibawah ke Supreme Court dan Trump kalah. Juga dalam
kasus lgbtq Trump kalah di Supreme Court, hal yang menunjukkan trias politica
tetap berjalan. Sewaktu Trump berkata bohong press akan mengungkap dan
memberikan fact checks dlsb, saat ini memang Trump masih jadi presiden tetapi
bulan Nov. nanti rakyat akan menentukan apakah mendepak Trump.. Hal2 seperti
ini tidak mungkin terjadi di Tiongkok karena suara2 sumbang sudah langsung
dibekap orangnya diciduk hilang tak tahu kemana sampai ber-bulan2.
On Wednesday, July 8, 2020, 04:15:35 AM PDT, Tatiana Lukman
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:
Coro-coro remo=kapitalis tidak pernah membutuhkan demokrasi borjuis, karena
selalu Bersama dengan para penguasa, maka itu tidak bias merasakan kehilangan..
Trump bias didepak karena Imperialis AS masih melakukan demokrasi borjuisnya
dengan pemilu, kalau kekaisaran Xijinping Alias imperialis Cina, nggak ada
pemilu sama sekali!!! Gimana caranya bias ngedepak Kaisan Xi??
Sent from Mail for Windows 10
From: Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]
Sent: Wednesday, 8 July 2020 08:46
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Why I left China for Good!
Trump sebentar lagi juga kena depak
On Tuesday, July 7, 2020, 11:14:16 PM PDT, ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
Yang jelas dan pasti, ... demokrasi di AS dibawah Trump 4 tahun terakhir ini
TIDAK lebih baik ketimbang di Hong Kong, ...! DEMOKRASI di HK sekarang sudah
jauh, jauh lebih baik dibanding masa kolonial, ...
Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/8 上午 12:42 寫道:
Ha...ha. lantas apa isi ruang yang kosong melompong itu? Coro-coro
remo-kapitalis??
Sent from Mail for Windows 10
From: Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]
Sent: Tuesday, 7 July 2020 04:47
To: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Why I left China for Good!
cuman buku-buku demokrasi yang hilang, ruangnya masih ada kosong melompong
On Monday, July 6, 2020, 06:09:27 PM PDT, ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
TIDAK ADA ruang DEMOKRASI yang HILANG dengan dikeluarkannya UU-Keamanan
Nasional di HK! Kecuali bagi mereka-mereka yang merlakukan kegiatan sparatis,
subversi, teroris dan bersekongkol dengan kekuatan asing di HK!
Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/7 上午 04:48 寫道:
Sama sekali tidak heran melihat dua video ini tentang keadaan Cina
kapitalis/imperialis. Mudah-mudahan berhasil membawa keluar keluarganya. Ruang
“demokrasi borjuis”di HK pun akhirnya hilang!!!
Sent from Mail for Windows 10
From: Sunny ambon [email protected] [GELORA45]
Sent: Monday, 6 July 2020 20:03
Subject: [GELORA45] Why I left China for Good!
https://www.youtube..com/watch?v=nWgqdfAomVI
https://www.youtube...com/watch?v=z7CPqROtanA