Saya kira tiap negara punya undang2 anti-subversif, setidak tidaknya di u.u. nya ada pasal pasal2 anti subversifnya dengan tuntutan hukumnya.
Op za 11 jul. 2020 om 01:36 schreef ChanCT [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > Hahahaa, ... jadi lari dan beralih ke tema lain, ya!!! Jawab saja sendiri, > .... > > > > Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/10 下午 03:44 寫道: > > > Apa beda UU Anti Subversif President Xi ini dengan UU Anti Subversif > President Soeharto? > > > On Thursday, July 9, 2020, 05:03:32 PM PDT, ChanCT [email protected] > [GELORA45] <[email protected]> <[email protected]> wrote: > > > > > Inilah orang-orang yang TIDAK BERHASIL melihat perbedaan DEMOKRASI dibawah > sistem kapitalisme dan DEMOKRASI dibawah sistem Sosialisme! Dengan mudah > saja menuduh jalan Tiongkok sudah menempuh jalan kapitalisme, ... TIDAK > BERANI melihat bahwa dikeluarkannya UU-Keamanan Negara bagi HK justru > memberikan kekuatan HUKUM untuk menindak kelompok yang melakukan kegiatan > subversif, separatis HK-Merdeka, bersekongkol dengan asing dan teroris, .... > Usaha Pemerintah pusat menegakkan landasan HUKUM kembali menentramkan > keamanan dan kestabilan Hongkong yang selama 23 tahun terakhir ini > dirongrong dan dirusak kegiatan "revolusi-warna" itu! > > Begitu juga dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini nampak jelas DEMOKRASI > dibawah sistem kapitalisme yang lebih mengutamakan kebebasan pribadi > daripada kepentingan RAKYAT BANYAK, bukan saja kewalahan mengatasinya dan > berakibat jatuh korban ratusan ribu rakyat, sedang dengan DEMOKRASI dibawah > sistem sosialisme Tiongkok yang dijalankan dengan sikap mengutamakan > kepentingan dan keselamatan RAKYAT BANYAK, menunjukkan KEBERHASILAN dalam > waktu 70 hari mengendalikan wabah Covid-19 dan secara bertahap memulihkan > kehidupan ekonomi dan normalisasi kehidupan masyarakat kembali, ... > > Sedang ketidak becusan Trump hanya membuat pemerintah AS makin terpuruk > dan rakyat Amerika jatuh korban lebih buaaanyak saja! Bagaimana mungkin > kepemimpinan Trump bisa dibandingkan dengan kepemimpinan Xi Jinping? Trump > membuat banyak rakyat Amerika tidak-puas bahkan MARAH dan akhirnya juga > TIDAK BERHASIL menjatuhkan, sedang sampai sekarang Xi TETAP didukung kuat > oleh rakyat Tiongkok! Tidak ada kekuatan yang hendak menjatuhkan, ...! > > Lalu, ... kalau pertanyaannya apa di Tiongkok KETUA atau Sekjen PKT tidak > bisa di jatuhkan? Tentu saja BISA! Tetap saja kalau jelas ada kesalahan > berat bisa dijatuhkan oleh Kongres PKT, sedang pimpinan Negara dijatuhkan > di Kongres Rakyat! Apa yang dipermasalahkan? Mau bilang DEMOKRASI-Borjuis > dinegara kapitalis dengan pemilihan langsung lebih baik ketimbang DEMOKRASI > musaywarah-perwakilan yang TETAP dijalankan Tiongkok? Lha, kenyataan > KEBERHASILAN RRT mengejar keunggulan AS disegala bidang, telah menjadi > ANCAMAN BERAT AS, dan kenyataan RRT BERHASIL membebaskan 1,4 Milyar > rakyatnya dari KEMISKINAN, ... bukan saja dengan kecepatan tinggi berhasil > mengatasi pandemi yang merebak diTiongkok tapi juga berkemampuan keluar > membantu banyak negara didunia, ...! Mana lebih baik sistem kapitalisme > yang dibangga-banggakan dikepalai AS itu atau sistem Sosialisme yang > dijalankan Tiongkok sekarang ini, ... pilih saja sendiri! Tiongkok tidak > ada kehendak memaksakan orang dan negara lain untuk mengikuti jalan > Tiongkok, juga TIDAK melakukan ekspor revolusi seperti dahulu lagi! > > > > Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/9 下午 11:39 寫道: > > > > Inilah yang namanya debat kusir. Cara yang selalu dipakai coro > remo-imperialis , karena tidak bias membantah argumentasi tentang > demokrasi borjuis yang dipreteli di HK-China. Sebenarnya yang didebatkan > adalah masalah demokrasi borjuis. Tapi akhirnya masalahnya dibawa ke soal > kebijakan terhadap COVID-19. Dasar ...... > > > > Sent from Mail <https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=550986> for > Windows 10 > > > > *From: *Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] > <[email protected]> > *Sent: *Thursday, 9 July 2020 16:26 > *To: *[email protected] > *Subject: *Re: [GELORA45] Why I left China for Good! > > > > > > Trump memang tidak becus sama sekali, itu harus diakui. Pada pemerintahan2 > sebelumnya berbagai pandemi berhasil diatasi dengan baik, Ebola th 2014 > misalnya di US hanya memakan korban 1 orang itupun terlalu banyak, begitu > ada outbreak di Afrika pemerintahan Obama langsung mengirimkan tim medis > kesana membantu dan terutama agar tidak meluas ke-mana2. Pemerintahan kali > ini praktis tidak ada apapun yang dilakukan, pencegahan juga tidak, bahkan > terkesan dipolitisasi. > > > > > > On Thursday, July 9, 2020, 05:35:21 AM PDT, ChanCT [email protected] > [GELORA45] <[email protected]> <[email protected]> wrote: > > > > > > > > Memangnya kenapa harus dikerucutkan pada ketidak becusan pemerintah Trump? > Tidak hanya Trump yang kewalahan mengatasi pandemi Covid-19, negara-negara > Eropah juga kewalahan dan sampiai sekarang belum nampak terkendalikan > dengan baik! Berita tadi pagi, di Perancis sopir bus dipukuli sampai > pingsan dan mati di RS, hanya karena melarang 2 orang yang naik bus tidak > pakai masker! Begitulah jiwa DEMOKRASI dinegara-barat, khususnya AS lebih > mengutamakan kebebasan pribadi, membuat SULIT mentaati ketentuan > pemerintah! Dengan mudahnya menuduh kebijakan Tiongkok "Menutup Wuhan" > TIDAK DEMOKRATIS, sedang mendisiplin orang berdiam dirumah dianggap tidak > manusiawi, melanggar HAM! Itulah perbedaan demokrasi kapitalis dengan > demokrasi sosialis yang masih dijalankan Tiongkok. DEMOKRASI Tiongkok yang > lebih mengutamakan kepentingan dan keselamatan RAKYAT BANYAK! > > > > Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/9 上午 10:58 寫道: > > > > Anda mencampur adukkan antara demokrasi dan ketidak becusan pemerintahan > Trump dalam menangani covid. > > > > > > On Wednesday, July 8, 2020, 07:00:23 PM PDT, ChanCT [email protected] > [GELORA45] <[email protected]> <[email protected]> wrote: > > > > > > > > Hahahaa, .... dalam kenyataan hidup didalam masyarakat dimanapun kita > berada, TIDAK ada yang namanya DEMOKRASI mutlak! Yang ada hanyalah > demokrasi terbatas, tentu sangat tergantung dari Pemerintah yang berkuasa > yang memberikan batas sampai dimana DEMOKRASI dan KEBEBASAN pribadi itu > diperbolehkan! Siapapun yang menginjak dan menabarak batasan itu tentu akan > ditindak HUKUM yang berlaku, ... > > Lalu, benarkah bisa dikatakan DEMOKRASI di HK menurun bahkan tiada setelah > UU-Keamanan negara itu disahkan? Tentu saja TIDAK! Demokrasi di HK TIDAK > BERUBAH, yang ada dan akan terjadi memberi kekuatan HUKUM mencabut > KEBEBASAN sekelompok kekuatan yang selama ini melakukan kegiatan subversif, > HongKong Merdeka, bersekongkol dengan ASING, ...! Jadi, bagi mereka-mereka, > kacoa2 perusuh HK itu yang selama ini berteriak HK-Merdeka, Revolusi Jaman, > hendak gulingkan Pemerintah HK itulah yang tercabut DEMOKRASI nya! Untuk > menghentikan kerusuhan dan menertibkan kembali keamanan dan ketentraman > Hong Kong, ... > > Sebenarnya saja, DEMOKRASI itu MUTLAK bagi kepentingan rakyat luas, bukan > diperuntukkan kepentingan pribadi sekelompok dengan merugikan kepentingan > rakyat banyak! Menghadapi pandemi, merebaknya Covid-19 lebih 8 bulan > terakhir ini, baik bisa diamati lebih lanjut! Sangat mencolok beda Tiongkok > dan negara-barat khususnya Amerika yang selalu merasa diri paling demokrasi > itu! Lalu berteriak dengan diembel-embeli dengan jiwa kemanusiaan pula, .... > > Tiongkok menempuh jalan secara radikal MENUTUP kota-Wuhan, sekalipun harus > menanggung kerugian ekonomi yang sangat besar! Tapi negara-barat menuduh > itu sikap sangat tidak demokratis, melanggar kebebasan pribadi, mendisiplin > orang berdiam dirumah dan sangat tidak manusiawi, ... Begitu kerasnya > Tiongkok menjalankan prinsip mengisolasi diri, khususnya bagi yang postif > Covid-19, masih dibulan Februari, sudah terdengar berita menindak ratusan > kader/pejabat. Antara lain yang menarik dan teringat oleh saya: Seorang > pejabat tinggi Wuhan yang positif Covid-19 harus diisolasi di RS, melarikan > diri pulang dan bersembunyi dirumah ke-2 yang tidak biasa ditinggali. > Alasannya, RS penuh tidak ada lagi kamar khusus utk pejabat! Pejabat tsb. > dijatuhi hukuman dengan menurunkan setingkat uang-pensiun yg didapatkan dan > harus meringkuk bersama-sama rakyat di barak RS Darurat yang menampung > pasien ringan; Seorang pejabat tinggi Wuhan dipecat, karena setelah Wuhan > ditutup, masih keluar dan pulang kampung merayakan ulang-tahun orang tuanya! > > Yaaa, ... kebebasan pribadi bagaimanapun juga TUNDUK pada kepentingan > orang banyak! TANPA ada disiplin keras mengeram diri, dan ikuti ketentuan > pemerintah untuk melancarkan Perang Melawan Covid-19 itu, bagaimana bisa > lebih cepat mengendalikan dan menghentikan penyebaran lebih luas pendemi > itu???!!! Dan, ... KEBERHASILAN yang lebih nyata, angka kematian bisa > dikurangi secara drastis! Dengan mengisolasi secara ketat, pasien positif > Covid-19, pasien ringan ditampung dibarak RS-darurat, biar tidak > menyebarkan virus lebih luas dan diobati dengan berbagai cara agar penyakit > tidak menjadi lebih berat, ... > > Bagaimana dengan negara-barat, khususnya Amerika? Karena penekannya pada > demokrasi, kebebasan pribadi, TIDAK BISA mendisiplin warga menggunakan > masker, sungguh sangat menyedihkan tadi pagi dengar berita, di Perancis > sopir bus dipukuli sampai pingsan dan mati di RS, hanya karena melarang 2 > orang yang naik bus tidak pakai masker! TIDAK BISA mendisiplin warga > mengisolasi diri dirumah, bahkan masih saja menggerombol makan-minum > bersama, ... segala bentuk pesta juga tetap tidak dicegah, Lalu, ... karena > sistem pengobatan yang tergantung asuransi, sekalipun sudah positif > Covid-19 tidak ada isolasi khusus, orang disuruh pulang ngerem diri dirumah > saja, juga tanpa ada pengobatan yang dilakukan! Akibatnya di AS saja setiap > hari puluhan ribu peningkatan orang sakit dan yang mati saja sudah lebih > 130 ribu jiwa! Dan, ... sampai sekarang BELUM juga ada tanda statistik > menurun, mereda dan terkendalikan sudah terdesak menormalkan kehidupan > ekonomi! Mau mati kena Covid-19 atau mati kelaparan, ... menjadi tantangan! > Itulah DEMOKRASI absurd yang dipegang negara-barat, khususnya AS! > > Bung pilih DEMOKRASI yang mana, ...??? Hehehee, ... > > > > Jonathan Goeij [email protected] <[email protected]> > [GELORA45] 於 2020/7/8 下午 10:26 寫道: > > > > Chan tidak paham demokrasi jadinya ya tidak tahu, di US dijaman Trump > sekalipun yang ingin berkuasa secara mutlak demokrasi tetap berjalan. > Sebagai contoh Trump mematikan program DACA atau dikenal dengan nama > Dreamer yg memberikan ijin kerja dan sekolah para imigran gelap yang > dibawah ke US sewaktu masih anak2, kasus ini dibawah ke Supreme Court dan > Trump kalah. Juga dalam kasus lgbtq Trump kalah di Supreme Court, hal yang > menunjukkan trias politica tetap berjalan.. Sewaktu Trump berkata bohong > press akan mengungkap dan memberikan fact checks dlsb, saat ini memang > Trump masih jadi presiden tetapi bulan Nov. nanti rakyat akan menentukan > apakah mendepak Trump. Hal2 seperti ini tidak mungkin terjadi di Tiongkok > karena suara2 sumbang sudah langsung dibekap orangnya diciduk hilang tak > tahu kemana sampai ber-bulan2. > > > > > > On Wednesday, July 8, 2020, 04:15:35 AM PDT, Tatiana Lukman > [email protected] [GELORA45] <[email protected]> > <[email protected]> wrote: > > > > > > > > Coro-coro remo=kapitalis tidak pernah membutuhkan demokrasi borjuis, > karena selalu Bersama dengan para penguasa, maka itu tidak bias merasakan > kehilangan.. Trump bias didepak karena Imperialis AS masih melakukan > demokrasi borjuisnya dengan pemilu, kalau kekaisaran Xijinping Alias > imperialis Cina, nggak ada pemilu sama sekali!!! Gimana caranya bias > ngedepak Kaisan Xi?? > > Sent from Mail <https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=550986> for > Windows 10 > > > > *From: *Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] > <[email protected]> > *Sent: *Wednesday, 8 July 2020 08:46 > *To: *[email protected] > *Subject: *Re: [GELORA45] Why I left China for Good! > > > > > > Trump sebentar lagi juga kena depak > > > > > > On Tuesday, July 7, 2020, 11:14:16 PM PDT, ChanCT [email protected] > [GELORA45] <[email protected]> <[email protected]> wrote: > > > > > > > > Yang jelas dan pasti, ... demokrasi di AS dibawah Trump 4 tahun terakhir > ini TIDAK lebih baik ketimbang di Hong Kong, ...! DEMOKRASI di HK sekarang > sudah jauh, jauh lebih baik dibanding masa kolonial, ... > > > > Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/8 上午 12:42 寫道: > > > > Ha...ha. lantas apa isi ruang yang kosong melompong itu? Coro-coro > remo-kapitalis?? > > > > Sent from Mail <https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=550986> for > Windows 10 > > > > *From: *Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] > <[email protected]> > *Sent: *Tuesday, 7 July 2020 04:47 > *To: *[email protected] > *Subject: *Re: [GELORA45] Why I left China for Good! > > > > > > cuman buku-buku demokrasi yang hilang, ruangnya masih ada kosong melompong > > > > > > On Monday, July 6, 2020, 06:09:27 PM PDT, ChanCT [email protected] > [GELORA45] <[email protected]> <[email protected]> wrote: > > > > > > > > *TIDAK ADA ruang DEMOKRASI yang HILANG dengan dikeluarkannya UU-Keamanan > Nasional di HK! Kecuali bagi mereka-mereka yang merlakukan kegiatan > sparatis, subversi, teroris dan bersekongkol dengan kekuatan asing di HK!* > > > > Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/7 上午 04:48 寫道: > > > > Sama sekali tidak heran melihat dua video ini tentang keadaan Cina > kapitalis/imperialis. Mudah-mudahan berhasil membawa keluar keluarganya. > Ruang “demokrasi borjuis”di HK pun akhirnya hilang!!! > > > > Sent from Mail <https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=550986> for > Windows 10 > > > > *From: *Sunny ambon [email protected] [GELORA45] > <[email protected]> > *Sent: *Monday, 6 July 2020 20:03 > *Subject: *[GELORA45] Why I left China for Good! > > > > > > https://www.youtube..com/watch?v=nWgqdfAomVI > <https://www.youtube.com/watch?v=nWgqdfAomVI> > > > > https://www.youtube...com/watch?v=z7CPqROtanA > <https://www.youtube.com/watch?v=z7CPqROtanA> > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >
