Apa beda UU Anti Subversif President Xi ini dengan UU Anti Subversif President 
Soeharto?

    On Thursday, July 9, 2020, 05:03:32 PM PDT, ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote:  
 
  

 
Inilah orang-orang yang TIDAK BERHASIL melihat perbedaan DEMOKRASI dibawah 
sistem kapitalisme dan DEMOKRASI dibawah sistem Sosialisme! Dengan mudah saja 
menuduh jalan Tiongkok sudah menempuh jalan kapitalisme, ... TIDAK BERANI 
melihat bahwa dikeluarkannya UU-Keamanan Negara bagi HK justru memberikan 
kekuatan HUKUM untuk menindak kelompok yang melakukan kegiatan subversif, 
separatis HK-Merdeka, bersekongkol dengan asing dan teroris, ... Usaha 
Pemerintah pusat menegakkan landasan HUKUM kembali menentramkan keamanan dan 
kestabilan Hongkong yang selama 23 tahun terakhir ini dirongrong dan dirusak 
kegiatan "revolusi-warna" itu!
 
Begitu juga dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini nampak jelas DEMOKRASI 
dibawah sistem kapitalisme yang lebih mengutamakan kebebasan pribadi daripada 
kepentingan RAKYAT BANYAK, bukan saja kewalahan mengatasinya dan berakibat 
jatuh korban ratusan ribu rakyat, sedang dengan DEMOKRASI dibawah sistem 
sosialisme Tiongkok yang dijalankan dengan sikap mengutamakan kepentingan dan 
keselamatan RAKYAT BANYAK, menunjukkan KEBERHASILAN dalam waktu 70 hari 
mengendalikan wabah Covid-19 dan secara bertahap memulihkan kehidupan ekonomi 
dan normalisasi kehidupan masyarakat kembali, ... 
 
 
Sedang ketidak becusan Trump hanya membuat pemerintah AS makin terpuruk dan 
rakyat Amerika jatuh korban lebih buaaanyak saja! Bagaimana mungkin 
kepemimpinan Trump bisa dibandingkan dengan kepemimpinan Xi Jinping? Trump 
membuat banyak rakyat Amerika tidak-puas bahkan MARAH dan akhirnya juga TIDAK 
BERHASIL menjatuhkan, sedang sampai sekarang Xi TETAP didukung kuat oleh rakyat 
Tiongkok! Tidak ada kekuatan yang hendak menjatuhkan, ...! 
 
 
Lalu, ... kalau pertanyaannya apa di Tiongkok KETUA atau Sekjen PKT tidak bisa 
di jatuhkan? Tentu saja BISA! Tetap saja kalau jelas ada kesalahan berat bisa 
dijatuhkan oleh Kongres PKT, sedang pimpinan Negara dijatuhkan di Kongres 
Rakyat! Apa yang dipermasalahkan? Mau bilang DEMOKRASI-Borjuis dinegara 
kapitalis dengan pemilihan langsung lebih baik ketimbang DEMOKRASI 
musaywarah-perwakilan yang TETAP dijalankan Tiongkok? Lha, kenyataan 
KEBERHASILAN RRT mengejar keunggulan AS disegala bidang, telah menjadi ANCAMAN 
BERAT AS, dan kenyataan RRT BERHASIL membebaskan 1,4 Milyar rakyatnya dari 
KEMISKINAN, ... bukan saja dengan kecepatan tinggi berhasil mengatasi pandemi 
yang merebak diTiongkok tapi juga berkemampuan keluar membantu banyak negara 
didunia, ...! Mana lebih baik sistem kapitalisme yang dibangga-banggakan 
dikepalai AS itu atau sistem Sosialisme yang dijalankan Tiongkok sekarang ini, 
.... pilih saja sendiri! Tiongkok tidak ada kehendak memaksakan orang dan 
negara lain untuk mengikuti jalan Tiongkok, juga TIDAK melakukan ekspor 
revolusi seperti dahulu lagi!  
 
 

 
 

 
 Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/9 下午 11:39 寫道:
  
     
Inilah yang namanya debat kusir. Cara yang selalu dipakai coro remo-imperialis 
, karena tidak  bias membantah argumentasi tentang demokrasi borjuis yang 
dipreteli di HK-China. Sebenarnya yang didebatkan adalah masalah demokrasi 
borjuis. Tapi akhirnya masalahnya dibawa ke soal kebijakan terhadap COVID-19. 
Dasar ......
 
  
 
Sent from Mail for Windows 10
 
  
  
From: Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]
 Sent: Thursday, 9 July 2020 16:26
 To: [email protected]
 Subject: Re: [GELORA45] Why I left China for Good!
  
  
 
  
      
Trump memang tidak becus sama sekali, itu harus diakui. Pada pemerintahan2 
sebelumnya berbagai pandemi berhasil diatasi dengan baik, Ebola th 2014 
misalnya di US hanya memakan korban 1 orang itupun terlalu banyak, begitu ada 
outbreak di Afrika pemerintahan Obama langsung mengirimkan tim medis kesana 
membantu dan terutama agar tidak meluas ke-mana2. Pemerintahan kali ini praktis 
tidak ada apapun yang dilakukan, pencegahan juga tidak, bahkan terkesan 
dipolitisasi.
   
  
   
  
      
On Thursday, July 9, 2020, 05:35:21 AM PDT, ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote: 
   
  
   
  
     
  
 
Memangnya kenapa harus dikerucutkan pada ketidak becusan pemerintah Trump? 
Tidak hanya Trump yang kewalahan mengatasi pandemi Covid-19, negara-negara 
Eropah juga kewalahan dan sampiai sekarang belum nampak terkendalikan dengan 
baik! Berita tadi pagi, di Perancis sopir bus dipukuli sampai pingsan dan mati 
di RS, hanya karena melarang 2 orang yang naik bus tidak pakai masker! 
Begitulah jiwa DEMOKRASI dinegara-barat, khususnya AS lebih mengutamakan 
kebebasan pribadi, membuat SULIT mentaati ketentuan pemerintah! Dengan mudahnya 
menuduh kebijakan Tiongkok "Menutup Wuhan" TIDAK DEMOKRATIS, sedang mendisiplin 
orang berdiam dirumah dianggap tidak manusiawi, melanggar HAM! Itulah perbedaan 
demokrasi kapitalis dengan demokrasi sosialis yang masih dijalankan Tiongkok. 
DEMOKRASI Tiongkok yang lebih mengutamakan kepentingan dan keselamatan RAKYAT 
BANYAK!
 
  
  
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/9 上午 10:58 寫道:
    
  
    
Anda mencampur adukkan antara demokrasi dan ketidak becusan pemerintahan Trump 
dalam menangani covid.
   
  
   
  
      
On Wednesday, July 8, 2020, 07:00:23 PM PDT, ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote: 
   
  
   
  
     
  
 
Hahahaa, .... dalam kenyataan hidup didalam masyarakat dimanapun kita berada, 
TIDAK ada yang namanya DEMOKRASI mutlak! Yang ada hanyalah demokrasi terbatas, 
tentu sangat tergantung dari Pemerintah yang berkuasa yang memberikan batas 
sampai dimana DEMOKRASI dan KEBEBASAN pribadi itu diperbolehkan! Siapapun yang 
menginjak dan menabarak batasan itu tentu akan ditindak HUKUM yang berlaku, ...
 
Lalu, benarkah bisa dikatakan DEMOKRASI di HK menurun bahkan tiada setelah 
UU-Keamanan negara itu disahkan? Tentu saja TIDAK! Demokrasi di HK TIDAK 
BERUBAH, yang ada dan akan terjadi memberi kekuatan HUKUM mencabut KEBEBASAN 
sekelompok kekuatan yang selama ini melakukan kegiatan subversif, HongKong 
Merdeka, bersekongkol dengan ASING, ...! Jadi, bagi mereka-mereka, kacoa2 
perusuh HK itu yang selama ini berteriak HK-Merdeka, Revolusi Jaman, hendak 
gulingkan Pemerintah HK itulah yang tercabut DEMOKRASI nya! Untuk menghentikan 
kerusuhan dan menertibkan kembali keamanan dan ketentraman Hong Kong, ....
 
Sebenarnya saja, DEMOKRASI itu MUTLAK bagi kepentingan rakyat luas, bukan 
diperuntukkan kepentingan pribadi sekelompok dengan merugikan kepentingan 
rakyat banyak! Menghadapi pandemi, merebaknya Covid-19 lebih 8 bulan terakhir 
ini, baik bisa diamati lebih lanjut! Sangat mencolok beda Tiongkok dan 
negara-barat khususnya Amerika yang selalu merasa diri paling demokrasi itu! 
Lalu berteriak dengan diembel-embeli dengan jiwa kemanusiaan pula, ...
 
Tiongkok menempuh jalan secara radikal MENUTUP kota-Wuhan, sekalipun harus 
menanggung kerugian ekonomi yang sangat besar! Tapi negara-barat menuduh itu 
sikap sangat tidak demokratis, melanggar kebebasan pribadi, mendisiplin orang 
berdiam dirumah dan sangat tidak manusiawi, ... Begitu kerasnya Tiongkok 
menjalankan prinsip mengisolasi diri, khususnya bagi yang postif Covid-19, 
masih dibulan Februari, sudah terdengar berita menindak ratusan kader/pejabat. 
Antara lain yang menarik dan teringat oleh saya: Seorang pejabat tinggi Wuhan 
yang positif Covid-19 harus diisolasi di RS, melarikan diri pulang dan 
bersembunyi dirumah ke-2 yang tidak biasa ditinggali. Alasannya, RS penuh tidak 
ada lagi kamar khusus utk pejabat! Pejabat tsb. dijatuhi hukuman dengan 
menurunkan setingkat uang-pensiun yg didapatkan dan harus meringkuk 
bersama-sama rakyat di barak RS Darurat yang menampung pasien ringan; Seorang 
pejabat tinggi Wuhan dipecat, karena setelah Wuhan ditutup, masih keluar dan 
pulang kampung merayakan ulang-tahun orang tuanya!
 
Yaaa, ... kebebasan pribadi bagaimanapun juga TUNDUK pada kepentingan orang 
banyak! TANPA ada disiplin keras mengeram diri, dan ikuti ketentuan pemerintah 
untuk melancarkan Perang Melawan Covid-19 itu, bagaimana bisa lebih cepat 
mengendalikan dan menghentikan penyebaran lebih luas pendemi itu???!!! Dan, ... 
KEBERHASILAN yang lebih nyata, angka kematian bisa dikurangi secara drastis! 
Dengan mengisolasi secara ketat, pasien positif Covid-19, pasien ringan 
ditampung dibarak RS-darurat, biar tidak menyebarkan virus lebih luas dan 
diobati dengan berbagai cara agar penyakit tidak menjadi lebih berat, ...
 
Bagaimana dengan negara-barat, khususnya Amerika? Karena penekannya pada 
demokrasi, kebebasan pribadi, TIDAK BISA mendisiplin warga menggunakan masker, 
sungguh sangat menyedihkan tadi pagi dengar berita, di Perancis sopir bus 
dipukuli sampai pingsan dan mati di RS, hanya karena melarang 2 orang yang naik 
bus tidak pakai masker! TIDAK BISA mendisiplin warga mengisolasi diri dirumah, 
bahkan masih saja menggerombol makan-minum bersama, ... segala bentuk pesta 
juga tetap tidak dicegah, Lalu, ... karena sistem pengobatan yang tergantung 
asuransi, sekalipun sudah positif Covid-19 tidak ada isolasi khusus, orang 
disuruh pulang ngerem diri dirumah saja, juga tanpa ada pengobatan yang 
dilakukan! Akibatnya di AS saja setiap hari puluhan ribu peningkatan orang 
sakit dan yang mati saja sudah lebih 130 ribu jiwa! Dan, ... sampai sekarang 
BELUM juga ada tanda statistik menurun, mereda dan terkendalikan sudah terdesak 
menormalkan kehidupan ekonomi! Mau mati kena Covid-19 atau mati kelaparan, ... 
menjadi tantangan! Itulah DEMOKRASI absurd yang dipegang negara-barat, 
khususnya AS!
 
Bung pilih DEMOKRASI yang mana, ...??? Hehehee, ...
 
  
  
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/8 下午 10:26 寫道:
    
  
    
Chan tidak paham demokrasi jadinya ya tidak tahu, di US dijaman Trump sekalipun 
yang ingin berkuasa secara mutlak demokrasi tetap berjalan. Sebagai contoh 
Trump mematikan program DACA atau dikenal dengan nama Dreamer yg memberikan 
ijin kerja dan sekolah para imigran gelap yang dibawah ke US sewaktu masih 
anak2, kasus ini dibawah ke Supreme Court dan Trump kalah. Juga dalam kasus 
lgbtq Trump kalah di Supreme Court, hal yang menunjukkan trias politica tetap 
berjalan.. Sewaktu Trump berkata bohong press akan mengungkap dan memberikan 
fact checks dlsb, saat ini memang Trump masih jadi presiden tetapi bulan Nov. 
nanti rakyat akan menentukan apakah mendepak Trump. Hal2 seperti ini tidak 
mungkin terjadi di Tiongkok karena suara2 sumbang sudah langsung dibekap 
orangnya diciduk hilang tak tahu kemana sampai ber-bulan2.
   
  
   
  
      
On Wednesday, July 8, 2020, 04:15:35 AM PDT, Tatiana Lukman 
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote: 
   
  
   
  
     
  
  
Coro-coro remo=kapitalis tidak pernah membutuhkan demokrasi borjuis, karena 
selalu Bersama dengan para penguasa, maka itu tidak bias merasakan kehilangan.. 
 Trump bias didepak karena Imperialis AS masih melakukan demokrasi borjuisnya 
dengan pemilu, kalau kekaisaran Xijinping Alias imperialis Cina, nggak ada 
pemilu sama sekali!!! Gimana caranya bias ngedepak Kaisan Xi??
 
Sent from Mail for Windows 10
 
 
  
From: Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]
 Sent: Wednesday, 8 July 2020 08:46
 To: [email protected]
 Subject: Re: [GELORA45] Why I left China for Good!
  
 
 
  
      
Trump sebentar lagi juga kena depak
   
 
   
 
      
On Tuesday, July 7, 2020, 11:14:16 PM PDT, ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote: 
   
 
   
 
     
 
 
Yang jelas dan pasti, ... demokrasi di AS dibawah Trump 4 tahun terakhir ini 
TIDAK lebih baik ketimbang di Hong Kong, ...! DEMOKRASI di HK sekarang sudah 
jauh, jauh lebih baik dibanding masa kolonial, ...
 
 
  
Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/8 上午 12:42 寫道:
  
 
  
   
Ha...ha. lantas apa isi ruang yang kosong melompong itu? Coro-coro 
remo-kapitalis??
 
 
 
Sent from Mail for Windows 10
 
 
  
From: Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]
 Sent: Tuesday, 7 July 2020 04:47
 To: [email protected]
 Subject: Re: [GELORA45] Why I left China for Good!
  
 
 
  
      
cuman buku-buku demokrasi yang hilang, ruangnya masih ada kosong melompong
   
 
   
 
      
On Monday, July 6, 2020, 06:09:27 PM PDT, ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote: 
   
 
   
 
     
 
 
TIDAK ADA ruang DEMOKRASI yang HILANG dengan dikeluarkannya UU-Keamanan 
Nasional di HK! Kecuali bagi mereka-mereka yang merlakukan kegiatan sparatis, 
subversi, teroris dan bersekongkol dengan kekuatan asing di HK!
 
 
  
Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 於 2020/7/7 上午 04:48 寫道:
  
 
  
   
Sama sekali tidak heran melihat dua video ini tentang keadaan Cina 
kapitalis/imperialis. Mudah-mudahan berhasil membawa keluar keluarganya. Ruang 
“demokrasi borjuis”di HK pun akhirnya hilang!!!
 
 
 
Sent from Mail for Windows 10
 
 
  
From: Sunny ambon [email protected] [GELORA45]
 Sent: Monday, 6 July 2020 20:03
 Subject: [GELORA45] Why I left China for Good!
  
 
 
  
     
https://www.youtube..com/watch?v=nWgqdfAomVI  
  
 
   
https://www.youtube...com/watch?v=z7CPqROtanA  
     
 
      
 
 
        
 
      
 
 
        
 
  
  
          
  
       
  
        

 
  
      
 

  

Kirim email ke