Dari e mail seorang teman:
Buat yg lagi kehilangan motivasi atau bete ma kerjaan or sekolah, baca ini deh.
Bagus banget utk memotivasi diri sendiri. Maaf bagi rekan2 yang sudah pernah
baca.
Goodluck .......
>Dumb Student, Smart Student
>Sewaktu kita sekolah atau kuliah, murid/mahasiswa di kelas dapat
>dibagi dalam 3 kategori : murid pintar, murid rata-rata dan murid
>bodoh. Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya masuk ke kategori
>pertama yaitu murid yang pintar dan menghindari yang terakhir atau
>murid bodoh. Orang tua seringkali mendaftarkan anaknya untuk kursus
>ini, kursus itu agar nilai anaknya menjadi bagus. Orang tua sering
>kali memfokuskan pada kelemahan anaknya dan berusaha menutup
>kelemahan anaknya itu.
>
>Pada workshop yang saya adakan, saya bertanya kepada peserta: jika
>anda mempunyai anak yang menyukai menggambar tetapi nilai
>matematikanya tidak bagus. Keuangan anda hanya cukup untuk membiayai
>1 jenis kursus, kursus apa yang akan anda berikan ke anak anda?
>Hampir semua peserta menjawab : kursus matematika.
>
>Murid yang pintar biasanya adalah tipe yang ngotot dalam belajar,
>mereka takut kalau tidak bisa mengerjakan ujian, stress jika mendapat
>nilai buruk. Tipe murid inilah yang biasanya ikut les ini dan itu,
>karena mau SEMUA pelajarannya mendapat nilai baik. Murid yang bodoh
>biasanya adalah tipe orang yang masabodoh, mereka tidak terlalu
>memikirkan akan dapat nilai berapa. Murid tipe ini biasanya mempunyai
>SESUATU yang sangat mereka sukai dan mereka lebih suka melakukan hal
>itu daripada belajar. Sedangkan murid rata-rata berada di antara 2
>kategori itu.
>
>Di kemudian hari, siapakah yang akan lebih sukses atau kaya dalam
>kehidupannya ? Sukses di sini harus dibedakan dengan kaya. Menjadi
>kaya berarti mempunyai lebih banyak uang, sedangkan sukses berarti
>mengerjakan hal yang mereka sukai dan menyukai yang mereka kerjakan,
>dan orang-orang menghargai apa yang mereka kerjakan. Dalam banyak
>kasus, banyak murid yang bodoh semasa sekolah dan kuliah menjadi
>orang yang sukses, dan banyak pula yang menjadi sukses dan kaya.
>Sedangkan murid yang dulu pintar banyak juga yang menjadi kaya tapi
>sedikit yang sukses. Mengapa demikian ? Karena dari kecil murid yg
>bodoh sudah terbiasa FOKUS kepada KEKUATAN yg dia miliki, dan tidak
>terlalu perduli dengan kelemahannya. Sedangkan murid yang pintar
>biasanya TIDAK FOKUS pada sesuatu, terlebih lagi mereka terbiasa
>mendahulukan perbaikan pada kelemahan.
>
>Saya mempunyai rekan yg merupakan contoh nyata dari tipe murid yang
>bodoh ini. Sebut saja namanya a dan b, keduanya pernah tinggal kelas
>dan termasuk murid yang tidak perduli dengan nilai bagus, sekarang si
>a menjadi fotografer professional dgn client dari perusahaan-
>perusahaan terkenal di Indonesia dan si b menjadi montir professional
>yg disegani di dunia rally mobil. Ambil contoh lain, Deddy Corbuzier
>semasa sekolah juga tidak termasuk murid yang cemerlang, tetapi sejak
>kecil telah menunjukkan kecintaan yg mendalam dengan dunia sulap.
>Sekarang, siapa yang tidak mengenal Deddy Corbuzier. Contoh lain lagi
>adalah Rhenald Khasali, beliaupun pernah tinggal kelas sewaktu
>sekolah tetapi sekarang merupakan salah satu pembicara handal. Di
>lain pihak, yang dulunya murid yang pintar seringkali berakhir dengan
>bekerja di kantoran, mungkin mereka menghasilkan banyak uang tetapi
>belum tentu mereka sukses, karena mereka mungkin tidak terlalu
>menyukai apa yang mereka kerjakan, hal ini karena dari kecil mereka
>diarahkan untuk memperbaiki kelemahan dan tidak memperkuat apa
>sebetulnya kekuatan mereka.
>
>Jika anak anda termasuk dalam kategori anak pintar, jangan terlalu
>cepat senang dahulu. Tetaplah gali apa yg ia sukai, apa yg dengan
>senang ia lakukan, berilah support agar ia juga melakukan hal yg ia
>senangi dan tidak hanya belajar terus menerus. Sedangkan jika anak
>anda termasuk anak yg bodoh dan lebih menyukai kesenangannya daripada
>belajar, carilah suatu alasan mengapa belajar itu juga penting untuk
>mendukung kesenangannya. Misalnya ia suka sekali dengan dunia
>otomotif, beri pengertian bahwa seorang ahli otomotif harus mengerti
>bahasa Inggeris supaya dapat sukses di luar negeri, atau harus
>mengerti matematika agar nantinya mengerti mesin dengan baik, dsb.
>
>Jika sekarang anda bekerja sebagai seorang karyawan, andapun tentu
>dibiasakan oleh perusahaan untuk ditambal kelemahannya. Setiap akhir
>tahun setelah diadakan penilaian prestasi, pasti ada kelemahan si
>karyawan yang diperhatikan oleh atasan dan kemudian dibuatkan "Plan
>for Development" dengan mengikutkan karyawan tersebut pada suatu
>training yang dapat membantu memperbaiki kelemahannya itu, sedangkan
>untuk kelebihannya hanya diminta untuk dipertahankan.
>
>Mereka yang hanya memfokuskan diri pada memperbaiki kelemahan
>biasanya lebih sulit menemukan impiannya dibandingkan mereka yang
>terbiasa fokus pada kekuatannya. Jadi jangan terpaku pada kelemahan
>anda, fokuskan perhatian anda lebih kepada kekuatan anda.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***
Referensikan alumni ITB lainnya untuk bergabung,
minta mereka kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Members: 1,508 Last Updated: Jun 1, 2004
------------------------------------------------------------
***** IA-ITB *****
- Merajut komunitas alumni ITB -
Persahabatan, Kesejahteraan, Bisnis, Iptek, Desain, Seni
http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB
Managed by: IA-ITB, ITB & 99Venus International
------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/IA-ITB/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/