Fosil ikan memang jarang/tidak banyak dijumpai di Indonesia. Fosil ikan yang ditemukan di Indonesia adalah dari Sumatera (Fm. Sangkarewang ?) berumur Eosen-Oligosen dalam batuan serpih danau. Fosil ikan juga pernah dilaporkan Direktorat Geologi (sekarang P3G) yang ditemukan dari endapan Pliosen/Plestosen di barat-daya (Cekungan/Danau) Bandung, dan juga terdapat dalam batuan lempung danau berumur Plestosen di daerah Plateau Soa, Bajawa (Ngada) - Flores.
Untuk fosil ikan berumur Devon tidak (belum) pernah ditemukan di Indonesia, namun banyak dijumpai dinegara lain dan penyebarannya cukup luas baik di Amerika, Eropa, Afrika maupun Asia. Di Asia, banyak ditemukan di daratan Cina. Di Cina ada seorang Ibu yang pernah menjadi Direktur Institute of Vertebrate Paleontology of China di Beijing, yang ahli fosil ikan dan beliau dikenal mendunia (sayang saya lupa namanya), banyak menemukan spesies2 baru untuk fosil ikan yang menjadi rujukan taksonomi fosil ikan di dunia, dan beliau lama menjadi peneliti ahli dan dosen keliling di USA dan Eropa. Trims, Wassalam, Yahdi Zaim Dept. Tek. Geologi FIKTM - ITB ----- Original Message ----- From: AL-AMIN Amir <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, January 23, 2003 7:52 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Deep water source rock ... dimana dikau ? > Terima kasih Pak Zaim, > Saya belum pernah menjumpai fosil ikan di daerah Delta Mahakam (mungkin > saya salah), > Fosil paling besar yang saya jumpai adalah foram besar. Atau di limestone > adalah reef. Padahal reef adalah rumah ikan (sekarang). > Meskipun pada Zaman Devon sudah ada fosil ikan, apakah penyebarannya > cukup luas? > Begitu juga pada kala Miosen walaupun ditemukan fosil ikan di belahan > dunia lain, apakah berarti pula ada ikan di sini (Indonesia)? > > Salam, > > ============================= > AMIR AL AMIN - DKS/OPG/WGP > TOTALFINAELF - BALIKPAPAN > 0542-533765 - 0811592902 > ============================= > > > > > > "zaim" <[EMAIL PROTECTED]> > 23/01/2003 08:16 PM > Please respond to iagi-net > > > To: <[EMAIL PROTECTED]> > cc: > Subject: Re: [iagi-net-l] Deep water source rock ... dimana dikau ? > > > Mas Amin, > Ikan sudah mulai muncul sejak Zaman Devon dan terus berevolusi sampai > sekarang ini. Jadi ya tidak aneh jika ikan juga hidup pada Zaman Tersier, > termasuk Kala (bukan zaman) Miosen. > > Wassalam, > > Yahdi Zaim > Dept. Teknik Geologi > FIKTM - ITB > > > ----- Original Message ----- > From: AL-AMIN Amir <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Thursday, January 23, 2003 7:01 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Deep water source rock ... dimana dikau ? > > > > saya kuram paham, apakah ada ikan hidup pada jaman miosen? > > > > ============================= > > AMIR AL AMIN - DKS/OPG/WGP > > TOTALFINAELF - BALIKPAPAN > > 0542-533765 - 0811592902 > > ============================= > > > > > > > > > > > > KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus > <[EMAIL PROTECTED]> > > 23/01/2003 08:00 AM > > Please respond to iagi-net > > > > > > To: <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED] > > cc: > > Subject: Re: [iagi-net-l] Deep water source rock ... > dimana > dikau ? > > > > > > just logic sederhana aja....sapa tahu salah > > > > kalau deep water source rock yang berpotensi jadi source rock adalah > > binatang laut yang mati dan kemudian terawetkan dan melalui proses > geologi > > > > jadi hc . > > pertanyaannya berapa banyak binatang laut yang dibutuhkan untuk cukup > jadi > > > > bahan - baku source rock, kalau memang butuh banyak maka ada kemungkinan > > daerah yang dapat menjadi source rock adalah daerah di mana terdapat > > banyak binatang laut (mis ikan ) mis daerah pertemuan arus yang > > menyebabkan kondisi laut jadi hangat dan jadi banyak ikannya ( saya lupa > > istilah geologinya...)atau malah mungkin daerah hotspot atau dekat > gunung > > api bawah laut ada kemungkinan akumulasi ikan yang cukup banyak..... > > nah pertanyaannya lagi ada enggak daerah seperti itu yang pernah dibor > dan > > > > menghasilkan hc.....? > > > > kalau deep water deposit tapi source rocknya dari darat mungkin ada > > hubungannya dengan highstand dan low stand > > seperti di mahakam sourcenya berasal dari hardwood untuk daerah delta > > plain dan nipah - nipah untuk delta front dan prodelta....lalu apa > source > > hc untuk yang deep water.....? sama saja dengan delta plain dan delta > > front karena pada saat lowstand dan terjadi regresi besar maka yang > > tererosi tidak hanya sandnya tapi juga shale , organic shale dan source > > rock yang sudah diendapkan lebih dulu sebelum terjadi regresi...lalu > > berkumpulah semua itu jadi endapan turbidit laut dalam sudah lengkap > > dengan bakal source rock dan reservoirnya..... > > > > nah pertanyaan untuk geophisictnya bisa enggak deteksi source rock dari > > seismic.....? > > > > just 2 cent > > > > Ferdi > > > > > > > > > > PUTROHARI Rovicky <[EMAIL PROTECTED]> > > 22/01/2003 08:59 AM > > Please respond to iagi-net > > > > > > To: <[EMAIL PROTECTED]> > > cc: > > Subject: [iagi-net-l] Deep water source rock ... dimana > > dikau ? > > > > > > Balik ke diskusi ilmiah aah .... > > > > HC Source rock utk deepwater sedimen sangat jarang dijumpai, walopun > > deepwater HC sudah banyak terbukti. > > Ada yg tahu tentang deepwater hydrocarbon source rock ? > > Apa saja kendalanya ? ... adakah relasi dengan hingstand-lowstand period > > dengan source potential ? oil/gas-pronnes .... > > ... bagaimana memprediksikannya ...... logicnya saja lah ... trutama > kalo > > > > > > ndak ada data sumur, karena dimana-mana paling banyak data seismicnya > > sajah..... namun sebenernya kita bisa juga melihat dari analogi well > data > > dimana udah penetrated deep water deposit namun setting saat ini ada di > > shallow water (land) misal di East Java Basin). > > Dari geophysics (seismic) point of view apakah kemungkinan potensial > > source softshale lebih bagus dari hardshale, atau sebaliknya ? > > > > rdp > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan > > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan > > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan > Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

