Saya pribadi setuju dengan mas Arief. Saya kurang sependapat kalau
alasanan utama orang bekerja di LN adalah semata-mata uang...........saya
lebih percaya kalau pengakuan dan tantangan adalah yang utama. Orang akan
senang dan puas bekerja bila hasilnya diakui dan mempunyai tantangan yang
menarik ...tentu saja penghasilan yang baik merupakan kompensasi dari
pengakuan tsb. Walau di gaji tinggi, tapi kalau tiap hari tidak ada
tantangan, saya yakin banyak orang (yang masih sehat) akan mencari
pekerjaan lain. Saya justru bangga sekali apabila tenaga kerja profesional
kita dapat bekerja dan diakui dinegara lain....karena secara patriotisme,
justru akan mengharumkan nama bangsa.........mereka jelas lebih patriotis
dibandingkan orang yang tetap di indonesia, dan mengkritik tiap hari, tapi
sebenarnya justru menggerogoti...misalnya ya politikus
kita.........sekian...



"Arif Wibowo" <[EMAIL PROTECTED]>
06/20/2003 02:20 PM
Please respond to iagi-net


To:
<[EMAIL PROTECTED]>


cc:



bcc:



Subject:
Re: [iagi-net-l] Malaysia Menculik Doktor-Doktor Indonesia





Bukan Malaysia menculik dan bukan dosen-dosen itu tidak nasionalis.  Para
dosen itu juga profesional yang perlu sertifikasi. Harga tertinggi yang
dibayar oleh pasar itulah sertifikasi  sejati. Saya sebagai orang Indonesia
sangat bangga jika dosen-dosen  dengan kebangsaan /warga negara Indonesia
ada yang di bayar termahal di dunia entah itu bekerja di luar atau di dalam
Indonesia.

Harga 9 bahan pokok boleh diatur oleh pemerintah, tetapi harga profesional
tidak bisa diatur oleh pemerintah. Kreatifitas dan inovasi tentu sudah
selayaknya mendapatkan harga pasar yang bebas.

Mudah2 an para profesional Indonesia di sono dibayar sesuai value added
yang
diterima oleh pemberi kerja dan bukannya dibayar dengan harga rata sekedar
lebih banyak daripada bekerja di Indonesia.

Wassalam,

AW



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke