Usul nih Bapak-Bapak......(jika belum terlambat).
Saya pikir ada baiknya sebuah kelompok diskusi terbatas dibuat untuk
mengkaji soal Cost Recovery ini dan kemudian  ide-ide yang muncul
didiskusikan lagi ke para penentu kebijakan. Kadangkala kita tahu (atau bisa
juga merasa tahu) apa yang perlu dilakukan, tapi merumuskan ide-ide ini dan
meneruskannya kepada para pembuat peraturan terasa begitu sulit. Terlebih
jika beliau-beliau ini tidak memiliki idealisme yang sama dengan apa yang
menjadi perhatian kita, entah karena alasan politik atau bisnis...
Mengutip kalimat dari Pak Ong, minyak kita ini sebenarnya milik para
pemodal/sindikasi bank asing, bukan milik rakyat lagi. Yah pantas saja jika
ada 'tikus mati di lumbung padi', utang berjibun (untung sudah mulai
dicicil). Ataukah, perusahaan minyak asing perlu dinasionalisasi? Sehingga
kita perlu menyewa Khadafi untuk menjadi presiden sementara RI sampai semua
minyak asing jadi perusahaan nasional?? Berani?

min


***  Private and Confidential   ***
The information in this email is confidential and is intended only for the person(s) 
named. 
Any other distribution, copying or disclosure is prohibited. If you are not the 
intended recipient, 
please notify the sender immediately or telephone Premier Oil on +44 (0) 20 7730 1111

Kirim email ke