Bagaimana efek dari "overpressure"-nya .... apakah dapat menghasilkan "under-compacted sand" yang masih preserved porosity sehingga mempunyai porositas cukup bagus, juga ada kah ?
Terutama untuk kelompok kedua ini kalau masih menyimpan porositasnya barangkali akan tetep dijumpai anomali sebagai potensi tersembunyi ....
Impiannya gini ...
ketika terjadi deep burial dengan load/beban batuan yg cukup tebel diatasnya barangkali source rocknya sudah matang tapi karena overpressure maka HC-nya tidak 'fully expelled', Namun ketika terjadi pengangkatan (mungkin ada release pressure juga akibat load/beban yg berkurang) mengakibatkan expulsion bisa terjadi lagi. Nah kalau ada porous sand juga (yg undercompacted), kan ...hmm bisa main-main disitu ... :p
piye?
lamsalam juga
RDP
From: "Andang Bachtiar" <[EMAIL PROTECTED]>
Ada 2 area besar dg trend berbeda untuk depth vs porosity, yaitu disebelah Timur struktur Lampake-KutaiLama-Sanga-Sanga-Mutiara-Samboja yang relatif terus menerus mengalami penurunan aktif, dan mulai dari trendstruktur tersebut ke Barat yang relatif sudah mengalami pengangkatan.
Untuk trend yang pertama, pada umumnya (rule of thumb) effective porosity 10% yang diakibatkan murni oleh mechanical compaction dicapai di kedalaman +/-12000 feet. Sumur-sumur yang dibor sampai lebih dari 12000 feet pada umumnya menjumpai secondary / enhancement porosity yang diakibatkan oleh proses chemical diagenesis.
Untuk trend yang kedua, tergantung pada derajat pengangkatannya, makin tinggi diangkat, makin dangkal batas effective porosity 10%-nya.
Reservoir pada Formasi Pulau Balang (dan yang seumuran: Lower Miosen) ditembus paling tidak oleh 29 sumur eksplorasi di onshore, dengan beberapa discovery yang satu diantaranya menjadi lapangan gas komersial.
Salam juga mBang
adb
----- Original Message ----- From: "Bambang Murti" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Iagi-Net (E-mail)" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, August 13, 2003 6:29 PM Subject: [iagi-net-l] Balikpapan euy
> Buat Balikpapaner.....help help donk.
> Ada yang punya "rule of thumb" buat cekungan Kutei tentang depth vs
effektif
> porosity kah ? Distribusi lateralnya gimana ya? Kira-kira masih ada
harapan
> ndak untuk kedalaman let's say sekitar 10000 kaki (sekitar 3 km kurang
dikit
> dah....ama temen cing-cay aja lah).
> Juga, ada yang pernah uplek-uplek Pulau Balang kah ? Ada potensi reservoir
?
> Atau ada sumur yang dah pernah / nyampe kesono ?
> Thanks berat sebelumnya.
> Salam,
> Bambang
_________________________________________________________________
Add photos to your e-mail with MSN 8. Get 2 months FREE*. http://join.msn.com/?page=features/featuredemail
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

