From: "Musakti, Oki" <[EMAIL PROTECTED]>
- - -
OKI
Saya pernah baca novelnya James Michener tentang South Africa. Di sana
diceritakan betapa dahulu para pendatang Eropa (Terutama Inggris) maupun
kaum Boer sering mengadakan ekspedisi perburuan penduduk asli. Premis
yang di gunakan adalah bahwa mereka (penduduk asli) merupakan species
non-manusia (homo sapiens), sehingga sah-sah saja dibunuh seperti kita
membunuh binatang.
Cerita diatas memang fiksi, tapi rasanya sih besar kemungkinan pada
jaman imperialisme/kolonialisme dulu, pernah ada insiden sejarah seperti
ini baik di Afrika, Asia, Amerika maupun Australia ...


Salam Oki

Walopun kutipan Oki diatas hanya fiction, namun kejadian asli banyak disitir para sosiolog (teolog).
Apakah karena akibat yg ditimbulkan ada yg negatif berarti teori evolusi itu salah (dosa) ?
Apakah ini yg menjadikan premis --> percaya teori evolusi = atheis ?


Mnurutku inilah problem besar para 'scientists' yg tidak mampu menjelaskan teori yg dikemukakannya ke orang "awam" ...
Tapi apa ya harus dapat menjelaskan dahulu untuk 'boleh' melanjutkan penelitian ?


RDP
- Baru si explorationist bilang "disini kelihatannya ada 'bump' (struktur/lead) kecil saja" ... Si CEO sudah bisa menjualnya menjadi bahan utk pinjam modal ke bank ... :(


_________________________________________________________________
STOP MORE SPAM with the new MSN 8 and get 2 months FREE* http://join.msn.com/?page=features/junkmail



--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------



Kirim email ke