Waktu Bromo meletus 8 Juni tidak sedang full-moon, full moon tercapai 3 Juni, yang 
jelas itu HUT-nya Pak Harto. Tanggal 9 juni setengah bulatan terakhir sebelum tgl. 17 
Juni besok tercapi bulan baru. Jadi tak ada tuh bulan purnama mempengaruhi erupsi 
Bromo.
 

Sistem bumi-bulan-(matahari) memang gak bisa dianggap remeh. Pengaruhnya ada baik 
secara fisik maupun psikis. Pengaruh fisik ke bumi apakah menimbulkan gempa atau 
erupsi gunungapi perlu diuji dan dikaji lebih jauh. Kebersamaan kejadian bulan 
purnama/full moon atau bulan mati dengan kejadian erupsi gunungapi atau gempa hanyalah 
kebetulan. Yang terjadi bersamaan mengapa selalu dikait-kaitkan (atau ini seperti 
mengembangkan masalah seperti pada penyelidikan polisi ?). Kalau bulan purnama 
menyebabkan erupsi, kenapa dong tak setiap terjadi bulan purnama terjadi juga erupsi 
gunungapi atau gempa tektonik misalnya. Di beberapa buku memang ada ditemukan bahwa 
frekuensi gempa meningkat saat bulan2 baru dan purnama. Khusus ini, perlu pengujian 
tersendiri, berangkat dari data record gempa.

Yang sudah jelas bagaimana sistem posisi bumi-bulan-matahari berpengaruh secara fisik 
ke sistem ini termasuk bumi adalah pada pasang-surut air laut. Perlu diwaspadai di 
sini bahwa bukan fase2 bulan yang berpengaruh sebab itu hanya efek pantulan sinar 
matahari. Pada fase apapun massa bulan selalu sama, jadi gravitasinya sama. Posisi 
antara bumi-matahari-bulan lah yang berpengaruh. Saat bumi-bulan-matahari segaris 
(bulan baru dan bulan purnama) maka gravitasinya terhadap bumi paling besar. Tetapi 
saat matahari-bumi-bulan membentuk sistem siku2 (sabit awal dan sabit akhir) maka 
gravitasi bulan mesti berlawanan dengan gravitasi matahari untuk efeknya terhadap bumi.

Dalam jangka waktu lama, efek pasang-surut air laut akibat gravitasi bulan ini cukup 
mengejutkan ternyata. Friksi air laut saat pasang surut terhadap dasar laut bisa 
melambatkan rotasi bumi sekitar 1/1000 detik per hari per 100 tahun. Fosil hewan laut 
bisa memberitahukan bahwa sekitar 400 juta tahun lalu (Permian), panjang hari bumi 
hanyalah 22 jam. Bumi juga punya tidal effect lebih besar kepada bulan dibandingkan 
sebaliknya. Di bulan terjadi friksi batuan yang ��menggeliat� akibat tidal effect bumi 
dan ini memperlambat rotasi bulan secara ekstrim sampai ke titik di mana bulan tetap 
menghadapkan wajahnya yang sama terus ke bumi (kita kan selalu melihat ��kelinci� 
bulan itu , tidak pernah di sisi sebaliknya). Tidal forces benda-benda langit ini pun 
bisa membelokkan orbit, gara-gara itu pula orbit bulan mengelilingi bumi makin 
melebar, yang kelihatannya dari bumi bahwa bulan semakin menjauh 3 cm per tahun 
menjauhi bumi.

Sebuah buku provokatif  �Supernatural : the unseen powers of animals� (Downer, BBC, 
1999) menulis di hal. 104 : �the moon has one other important influence on Earth; it 
creates tides in the Earth�s crust. As the moon passes overhead, the Earth bulges 
towards it. Twice each day, Moscow rides an earth wave o.5 metres high. Similarly, 
like some giant squeezebook, Europe and North America are pulled together by 20 metres 
and then pushed apart. As the Earth breathes with this lunar rhythm it can be 
triggered into turmoil. As rocks are put under stress and finally fracture the results 
can be catastrophic. More earthquakes occur around the full and new moons than at any 
other time� Nah percayakah kita ??

Kalau saja bumi ukurannya � bulan, maka  mungkin lebih gampang percaya, bahkan akan 
percaya kalau rotasi bumi akan berhenti gara-gara bulan.

 

Salam,

awang


[EMAIL PROTECTED] wrote:




Beberapa waktu yang lalu, saya melihat di TV-Discovery Channel yang
memperlihatkan adanya hubungan
antara "full-moon" dan kegiatan letusan gunung berapi. Karena gaya
gravitasi antara planet ternyata mempengaruhi
pergerakan-pergerakan atau pergeseran-pergeseran di lapisan-lapisan bawah
bumi (sorry yang ini saya nggak ngerti-
ngerti amat).
Saya jadi bertanya, kemarin sewaktu gunung bromo meletus, kira-kira di Jawa
sedang full-moon juga nggak ya ?
Ada yang tahu ? Kalau saya lihat tanggalan Arab/Jawa, kelihatannya memang
sekarang ini lagi full-moon.

Mungkin juga karena antara matahari, venus dan bumi sedang dalam satu garis
lurus, menjadi penyebab lainnya
kenapa banyak aktifitas gunung berapi akhir-akhir ini. Saya juga baca
ternyata di P. Sangihe juga ada aktifitas
gunung berapi, juga Hawaii dan New Zealand.
Jadi saya rasa lebih baik, kalau lagi full-moon, jangan naik gunung berapi.
salam,
Teguh




"Birean Sagala" 

om> cc: 
Subject: RE: [iagi-net-l] Gunung Bromo Meletus 
06/09/2004 09:24 
AM 
Please respond to 
iagi-net 







Tanda-tanda alam yang mungkin bisa membantu adalah, adanya
binatang-binatang liar seperti ular, biawak migrasi ke tempat tertentu,
misal mamasuki pemukiman yang tidak lajim terlihat sebelumnya. Tapi
kadang-kadang hal ini susah terdeteksi, karena binatang liar juga sudah
punah alias habis di buru orang.

Salam
Sgl

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, June 09, 2004 7:26 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [iagi-net-l] Gunung Bromo Meletus





Tadi pagi saya baca koran lokal disini yang memberitakan bahwa Gunung
Bromo
meletus dengan
laharnya yang terlontar setinggi 3 km dan abunya yang menutupi kota
Malang.
Seorang turis Singapore
terbunuh dan juga beberapa turis lokal cedera. Dikabarkan pula bahwa
petugas di G. Bromo tidak sempat
memberitahu kalau Gunung akan meletus karena tidak adanya tanda-tanda
yang
mengindikasikan kalau
gunung tersebut mau meletus.
Berita ini sangat surprise buat saya, karena gunung Bromo adalah tempat
wisata yang sangat terkenal.
Saya selalu jualan gunung ini kalau ada turis asing ataupun expat mau
jalan-jalan di Indonesia dan bertanya pada saya,
dimana tempat yang bagus utk dikunjungi. Saya sendiri sempat
termenung-menung kalau saya teringat bahwa saya
sama keluarga pernah sampai di puncak Bromo.

Kira-kira ada yang tahu nggak ya tanda-tanda kalau gunung itu mau
meletus ?
Maksud saya adalah tanda-tanda alam.
Siapa tahu kalau-kalau alat detector yang ada tidak bisa mendeteksi
kejadian tersebut. Mungkin teman-teman yang hobi
naik-turun gunung atau teman-teman yang ada di Vulkanologi tahu akan hal
ini. Satu lagi, apakah di Gunung Bromo juga
ada alat pemantau seperti Gunung Merapi ?

Terima kasih dan salam,
Teguh P.


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Friends.  Fun. Try the all-new Yahoo! Messenger

Kirim email ke