Ada kok gunanya petir (kilat), ia jadi energi kehidupan yang menyetrum zat2 kaya
hidrogen di atmosfer menjadi zat hidup asam amino saat evolusi kehidupan melalui
reaksi kimia mulai terbentuk. Kalau masih ingat, ini teori sangat terkenal dari
Alexander Oparin (ahli biokimia Rusia) dan Haldane (ahli biologi Inggris) yang bekerja
secara terpisah tahun 1920an. Atmosfer saat itu kaya hidrogen, semua senyawanya
(amonia, formaldehide, metan, asam syanida) dengan bantuan energi kilat dan petir akan
berubah menjadi asam amino - satuan kehidupan terkecil. Dan kita tahu bahwa teori ini
sudah terbukti benar melalui serangkaian eksperimen oleh Stanley Miller dan Harold
Urey, bukan ? Tahun 1953, Miller dan Urey memborbardir campuran senyawa metan,
amoniak, air, dan hidrogen dengan listrik bertegangan tinggi (mensimulasi
kilat/petir). Seminggu kemudian, terbentuklah asam amino dan senyawa sederhana
biokimia lainnya- unit kehidupan terkecil.
Dan, kilat/petir lah yang membawa nitrogen di atmosfer ke Bumi yang lalu bereaksi
dengan unsur lain menjadi senyawa organik yang diperlukan kehidupan. Kilat/petir
adalah agen dalam siklus nitrogen, suatu siklus penting dalam kehidupan di samping
siklus karbon.
Tak diragukan lagi, kilat/petir bermanfaat.
Salam,
awang
---deleted
Banyak juga kejadian serta fenomena alam yg saat inipun kita tidak
ketahui apa fungsinya (misalnya gempa, petir), itulah yg menyebabkan
kita sering menganggap sebuah kejadian alam sebagai sebuah petaka.
Jadi sepertinya jelas bahwa sumber petaka adalah "ketidak tahuan" kita
tentang fenomena ini. Bukan sekedar menyalahkan trus nuduh ulah si
setan, kan ?
RDP
---------------------------------
Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!