Maaf ini pemikiran awam saya, barangkali motivasi negara-negara besar
dalam menyumbang beragam dan gradual. Mulai dari yang benar-benar tulus
(tanpa memandang besar-kecilnya nilai) hingga yang memiliki motif
ekonomi atau politik tertentu.

Kenapa "mencurigai" sumbangan yang besar? Tentu karena dalam dominasi
sistem kapitalis di dunia ini kehadiran kapital/modal/uang yang besar
nyaris selalu selaras dengan profit yang di dapat pada akhirnya. Mungkin
dalam hubungan antar negara saat ini, keuntungan tersebut (baik nyata
ataupun bukan, langsung atau tidak) adalah pasokan sumber daya alam,
kekuatan pasar potensial, aliansi ideologi politik/ekonomi tertentu,
pencegahan benih-benih terorisme yg berakar dari kemiskinan, dll.

Apakah pemerintah kita punya kekuatan menolak hadirnya bantuan yang
berujung pada pamrih tertentu yang merugikan negara kita di masa depan? 
Mudah-mudahan sanggup sehingga bencana alam ini tidak bereproduksi
menjadi bencana ekonomi di kemudian hari. 

Maaf kalau jadi ngelantur.

---------
Salam, 
Noel


>-----Original Message-----
>From: [EMAIL PROTECTED] 
>[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
>Sent: Friday, January 07, 2005 8:40 AM
>To: [email protected]
>Cc: [email protected]
>Subject: Re: [iagi-net-l] persaudaraan Islam dan tsunami
>
>Mungkin yang kita harus hati - hati bantuan yang lain ( 
>seperti bantuan pembangunan dan investasi ) bukan bantuan bencana...
>kalau bantuan bencana mosok sih pake embel - embel di 
>belakangnya...? tega bener...? 
>kalau iya ...dan kita merasa keberatan ya tolak 
>saja......kalau perlu di blow up di media masa bahwa kita 
>menolak bantuan tersebut karena ada embel
>- embel di belakangnya...
>
>Jangan setiap pendapat orang di tv yang enggak jelas langsung 
>kita percaya..
>
>
>Regards
>
>Ferdinandus Kartiko Samodro
>TOTAL E&P Indonesie Balikpapan
>DKS/TUN/G&G 
>0542- 533852
>
>
>
>
>
>
>"MANWAR" <[EMAIL PROTECTED]>
>07/01/2005 08:11 AM
>Please respond to iagi-net
>
> 
>        To:     <[email protected]>
>        cc: 
>        Subject:        Re: [iagi-net-l] persaudaraan Islam dan tsunami
>
>
>Abah,
>
>Tadi malam di TV7 ada wawancara singkat perihal penilaian atas 
>sumbangan
>Aceh (saya tidak sempat tahu namanya). Ia mengatakan Indonesia harus
>hati-hati dengan "bantuan" dari negara asing. Pengalaman menunjukkan
>"bantuan" dari negara-negara maju sering tidak "murni", karena ada
>embel-embel persyaratan di belakangnya. Misalnya bantuan itu bersifat
>pinjaman jangka panjang dengan bunga sangat rendah, atau 
>bantuan itu akan
>diberikan dalam bentuk in-kind yang pengeluarannya diatur oleh mereka
>sendiri (untuk membayar peralatan, orang dan transport mereka sendiri).
>Itulah barangkali bedanya bantuan negara barat dengan negara 
>timur tengah.
>Jadi kesimpulannya, nilai bantuan jangan dilihat hanya dari 
>besarnya uang
>saja.
>
>MA
>
>----- Original Message -----
>From: <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[email protected]>
>Sent: Wednesday, January 05, 2005 9:10 AM
>Subject: RE: [iagi-net-l] persaudaraan Islam dan tsunami
>
>
>> >
>>   Terima kasih Sdr. Fahrur Rozi , tapi buat saya tambah jelas malahan
>> bahwa "concern" mereka (negara negara dan saudara saudara 
>kita di negara
>> minyak yang kaya raya) itu "kalah" dibandingkan dengan negara lainnya
>> yang penduduknya minoritas muslim.
>> Kalau kita hitung maka jumlah dari sumbangan dari negara "besar" dan 
>yang
>> kecil kecil (non muslim) adalah US $ 1,797 Billion .
>> Dari negara jazirah dan Telk total adalah US$ 24,629 Million hal ini
>> memang karena secara jumlah negara lebih sedikit.
>> Sumbangan dari Arab dan Qatar malahan lebih sedikit dari sumbangan 
>negara
>> yang pernah menjadi musuh RI yaitu Portugal ( Portugal 11 
>sedangkan Arab
>> dan Qatar 10).
>>
>> Jadi angka yang terakhir ini bisa memperlihatkan apa yang 
>saya maksudkan
>> dalam e-mail saya pertama.
>>
>> Mungkin ada yang mau menambahkan ??
>>
>> Si Abah
>>
>>   ada kok pak, tapi pers gak mengekspos, berikut daftar 
>sumbangan dari
>> > negara tetangga:
>> > Japan       : $500 million.
>> > US          : $350 million.
>> > Britain     : $ 95 million
>> > Sweden      : $ 75.5 million
>> > Spain       : $ 68 million
>> > China       : $ 60 million
>> > France      : $ 57 million
>> > Australia   : $ 46.7 million.
>> > Canada      : $ 33 million.
>> > Germany     : $ 27 million
>> > Switzerland : $ 21.9 million
>> > Denmark     : $ 18.1 million
>> > Norway      : $ 16.6 million
>> > Portugal    : $ 11 million
>> > Qatar       : $ 10 million
>> > Saudi Arabia: $ 10 million
>> > Singapore   : $  3.6 million
>> > New Zealand : $  3.5 million
>> > Finland     : $  3.3 million
>> > Kuwait      : $  2 million
>> > UAE         : $  2 million
>> > Ireland     : $  1.4 million
>> > Italy       : $  1.3 million
>> > Turkey      : $  1.25 million
>> > Czech Rep.  : $    750,000
>> > Iran        : $    627,000
>> > South Korea : $    600,000
>> > Hungary     : $    411,000
>> > Greece      : $    397,000
>> > Luxembourg  : $    265,000
>> >
>> > -----Original Message-----
>> > From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>> > Sent: Tuesday, January 04, 2005 9:51 AM
>> > To: [email protected]
>> > Subject: [iagi-net-l] persaudaraan Islam dan tsunami
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> > Rekan rekan
>> >
>> > Saya ini Muslim , dan sepanjang saya pelajari kita sesama Muslim 
>adalah
>> > saudara.
>> > Mungkin ada yang dapat menerangkan kegelisahan saya (yg 
>sudah lama ) 
>dan
>> > ini bukan dan tidak bermaksud bersifat SARA.
>> >
>> > Dengan kejadian tsunami dimana korban terbesar dari Provinsi NAD , 
>satu
>> > satunya provinsi yang menjalankan syariat Islam secara konsekwen ,
>sangat
>> > masuk akal bahwa korban sebagian terbesar tentunya adalah 
>masyarakat
>> > Muslim.
>> >
>> > Maka berbondong bondong lah kita dan dunia internasional memberikan
>> > bantuan dari  Polisi Dunia (USA) , Inggris , tetangga yang kadang 
>kadang
>> > sangat memusuhi kita Australia , New Zaeland , Perancis , 
>Jepang dsb.
>> > Tapi saya belum mendengar (apa tidak dicover mas media ya 
>) , bantuan
>dari
>> > "dsudara saudara" kita dari negara kaya di Jazirah Arab dan negara 
>Teluk
>,
>> > Saya tidak tahu apa mereka itu kurang kaya sehingga  
>sedang menghitung
>> > hitung bantuan yang akan diberikan , ataukah tidak 
>tergerak nuraninya
>> > dengan penderitaan saudaranya se - Agama.
>> >
>> > Maaf , sekali lagi ini hanyalah kegelisahan saya sebagai seorang 
>Muslim
>> > dari negara miskin yang sedang tertimpa musibah besar.
>> >
>> > Terima kasih kalau ada yang dapat memberikan pencerahan.
>> >
>> > Si Abah
>> >
>> >
>> >
>> > 
>---------------------------------------------------------------------
>> > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>> > To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> > IAGI-net Archive 1: 
>http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
>> > Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>> > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
>> > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
>> > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
>> > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
>> > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
>> > Komisi Database Geologi : Aria A. 
>Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>> > 
>---------------------------------------------------------------------
>> >
>> >
>> > 
>---------------------------------------------------------------------
>> > To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>> > To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> > IAGI-net Archive 1: 
>http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
>> > Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>> > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
>> > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
>> > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
>> > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
>> > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
>> > Komisi Database Geologi : Aria A. 
>Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>> > 
>---------------------------------------------------------------------
>> >
>> >
>>
>>
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>> To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> IAGI-net Archive 1: 
>http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
>Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
>> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
>> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
>> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
>[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
>> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy 
>Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
>[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy 
>Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau 
>[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>---------------------------------------------------------------------
>

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL 
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke