Saya pernah bekerja untuk Nigeria, mereka punya masalah yang sama soal 'brain drain' dan ini berhubungan dengan masuknya tenaga expat kesana. Banyak kesamaan antara Indonesia dan Nigeria, mereka juga punya Migas, BP Migas yang mengontrol perusahaan2 asing yang beroperasi disana. Untuk masalah tenaga kerja asing, BP Migas Nigeria mengontrol dengan sangat ketat, mereka bahkan menentukan posisi2 mana yang harus diisi oleh orang lokal, apabila pada saat itu belum ada orang lokal yang mampu, si perusahaan harus membuat plan bahwa dalam 2-3 tahun posisi itu harus sudah dijabat oleh lokal. Yang mengagumkan adalah keseriusan mereka untuk menindak lanjuti plan itu, jadi tidak hanya diatas kertas saja. Saya tidak pernah tahu apa sangsinya kalau si perusahaan tidak bisa memenuhi plannya, tapi yang saya lihat adalah perusahaan2 asing di Nigeria benar2 serius dalam mendidik tenaga lokal agar bisa memenuhi plan tersebut.
Saya tidak tahu apakah BP Migas (di Indonesia) juga seserius itu dalam mengontrol tenaga kerja asing, karena apabila ini dilakukan saya rasa dapat mengurangi besarnya arus brain drain yang terjadi sekarang ini. Lha kalau gaji relatif kecil dan karir juga cuma begitu2 saja, saya rasa siapapun akan tergiur untuk mencari yang lebih di negara lain. Arman --- Andang Bachtiar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ada "sesuatu" yang agak tidak "sregh" membaca uraian > Pak Awang soal brain > drain; terutama karena uraiannya hanya menyoroti > masalah "konsekwensi"nya > bagi negara, dimana negara akan membayar lebih mahal > kalau brain drain itu > dibiarkan terus terjadi. > > Apakah ada yang bisa menguraikan ketidak"sregh"an > saya tersebut? > > adb > > ----- Original Message ----- > From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Wednesday, February 16, 2005 3:31 PM > Subject: Re: FW: [iagi-net-l] Formasi PP-IAGI 2005 - > Perubahan Pengurus > > > > SDM BPMIGAS sudah mencermati brain drain ini kok, > coba perhatikan kalau > ada rapat2 RPTK/RPTKA, tapi hak bekerja di mana saja > adalah hak asasi setiap > orang dan BPMIGAS tak akan mencegah2. Hanya, kalau > semakin banyak tenaga > expat di oil companies, inilah suatu kompensasi > brain drain tenaga nasional > yang berpengalaman. Ada yang keluar, ada yang masuk, > wajar saja. Dan, ini > pula biasanya yang dijadikan alasan para oil > companies untuk meminta agar > para expat-nya diperpanjang masa kerjanya di > Indonesia : "kami kekurangan > tenaga nasional berpengalaman Pak, banyak yang > keluar dan pergi ke Malaysia > dan Timur Tengah". Nah...daripada menerima fresh > grad yang butuh >5 tahun > dididik biar bepengalaman, jalan pintas dipakai, > mendatangkan expat atau > memperpanjang yang sudah 6 tahun di Indonesia. > > > > Kalau banyak tenaga nasional berpengalaman di > Indonesia, BPMIGAS akan > punya cukup amunisi buat menangkal dan tidak > memperpanjang expat, kalau > tidak...? > > > > Ini tidak berakhir di BPMIGAS saja, tetapi > bergulir juga di BAPENAS dan > Depnaker. Katanya SDM BPMIGAS mau membahas masalah > brain drain ini. > > > > Sekali lagi, bekerja di mana saja adalah hak asasi > setiap orang, hanya > satu "drain" tak akan berdiri sendiri dan bukannya > tanpa akibat. Kalau ada > brain drain maka akan ada kekosongan di tempat yang > ditinggalkan. Kalau > tempat itu diisi expat, yah... negara membayar lebih > mahal sebenarnya . > > > > Salam, > > > > awang > > > > "Shofiyuddin" > > > > > > > > ess.com> cc: > > > > Subject: FW: [iagi-net-l] > > Formasi PP-IAGI 2005 - Perubahan Pengurus > > 02/16/2005 > > > > 12:42 PM > > > > Please respond > > > > to iagi-net > > > > > > > > > > > > > > > > Yang lainnya bakalan nyusul seiring dengan > keinginan untuk go > > international dan untuk investasi buat masa depan > anak anaknya. Gaji dan > > fasilitas barangkali faktor utama yang mendorong > mereka kerja di > > overseas ini. > > Yang aku cukup tertarik adalah bagaimana reaksi > negara dalam hal ini BP > > Migas (?) melihat hal ini. Kemarin waktu ada isu > wellsite geologist dari > > india, kita sudah kelihatan panik sehingga buru > buru dicari dan dibuat > > listnya. Sekarang bagaimana? > > > > > > > > Salam > > Shofi > > > > > > > > __________________________________________________ > > Do You Yahoo!? > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > protection around > > http://mail.yahoo.com > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: > [EMAIL PROTECTED] > To subscribe, send email to: > [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: > http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy > Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy > Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] > atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi > Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. > Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > __________________________________ Do you Yahoo!? All your favorites on one personal page � Try My Yahoo! http://my.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

