copied : Meski ENI menghentikan kegiatannya, sambung Kardaya, namun Unocal yang memiliki wilayah kontrak di Blok East Ambalat yang berada di perairan yang menjadi sengketa, tetap melakukan kegiatan survey di wilayah kontraknya .
Koreksi juga Unocal East Ambalat belum melakukan apa2 di bloknya itu, bahkan mereka pun belum mengajukan WP&B 2005. Tidak akan ada survey apapun di tahun pertama mereka. salam, awang Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ini loh impactnya .......... Rabu 15 Juni 2005 22:33:43 WIB ENI Minta Moratorium Eksplorasi Ambalat MinergyNews.Com, Jakarta-- ENI, perusahaan migas asal Italia, telah meminta moratorium (penghentian sementara) kegiatan eksplorasinya di Blok Bukat dan Blok Ambalat. Alasannya, hilir mudik kapal perang di sekitar wilayah kontrak dapat mengganggu kegiatan eksplorasi migas. Demikian hal itu dikemukakan Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Kardaya Warnika dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI hari ini (15/6) di Jakarta. Menurut Kardaya, sengketa antara Indonesia dan Malaysia soal Ambalat telah menyebabkan ENI mengajukan permintaan moratorium kegiatan eksplorasi beberapa waktu lalu. Permintaan itu agar perusahaan ini tidak mendapat penalti jika tidak memenuhi kontrak yang pernah dibuat. Terhentinya kegiatan eksplorasi akan menyebabkan kerugian bagi Indonesia karena penerimaan dari produksi minyak dari kedua blok itu akan ikut tertunda. "Kita telah meminta agar sengketa di perairan sekitar Blok Ambalat tidak menjadi kendala dalam kegiatan eksplorasi. Tetapi BP Migas tidak bisa memaksa karena kita pun terganggu jika tetangga sedang ribut," kata Kardaya. Hingga kini, ungkap Kardaya, perusahaan asal Italia tersebut sudah mengebor tiga sumur di Blok Bukat dan satu sumur di Blok Ambalat. Hasil pengeboran di Blok Bukat, menunjukkan cadangan minyak yang relatif besar. Meski ENI menghentikan kegiatannya, sambung Kardaya, namun Unocal yang memiliki wilayah kontrak di Blok East Ambalat yang berada di perairan yang menjadi sengketa, tetap melakukan kegiatan survey di wilayah kontraknya . Jika hasil eksplorasi menjanjikan, Deputi Perencanaan BP Migas Zanial Achmad memperkirakan, kedua blok tersebut baru mulai berproduksi sekitar enam atau delapan tahun lagi. Karena eksplorasi biasanya dilakukan tiga hingga lima tahun, setelah itu kegiatan pengembangan sekitar tiga tahun. Mengenai berapa besar produksi minyak di kedua blok itu, Zanial mengatakan, hal itu baru dapat dipastikan setelah ENI memasukkan rencana untuk pengembangan (plan of development/POD). Hingga saat ini, POD belum ada karena ENI masih melakukan kegiatan eksplorasi. (MNC-5) --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.

