Pak, Bagaimanapun, ada perbedaan jauh antara planet Bumi dan Mars, juga tektoniknya. Mantle convection bisa jadi pernah berjalan di Mars, tetapi kemungkinan besar sudah lama sekali berhenti. Sebuah planet sekecil Mars tak akan tahan lama-lama menyimpan panasnya, paling lama konveksi di mantelnya hanya berjalan selama 2 milyar tahun pertamanya. Sebuah perbedaan lagi muncul dari volkanologi Bumi dan Mars. Kompleks gunungapi di Mars hanya berkumpul di areal yang disebut giant Tharsis volcanoes complex. Gunungnya tinggi2, lebih tinggi dari gunungapi2 di Bumi. Di Bumi, kita punya jalur2 gunungapi yang melingkar sekeliling globe - jelas membuktikan bentukan oleh konvergensi antar sisi lempeng. Gunungapi2 di Mars mungkin hanya tersembul oleh hot superplume yang naik seperti hotspot di Bumi, bukan oleh konvergensi lempeng. Itu pun kisah dulu, sebab gunungapi2 di Mars pun sudah lama mati, hanya menyisakan topografi paling tinggi di relief Mars. Bull eye di planet2 tatasurya semuanya karena efek badai atmosfer bukan gerak girdling plate dan island arc curvature seperti di Bumi (Banda dan Karibia). Yang paling terkenal misalnya, di Yupiter, red bull eye-nya atau great red spot-nya adalah vast storm system yang membumbung setinggi 30 km lebih di atas awan-awan sekitarnya. Warnanya sangat sensitif bergantung kepada jumlah gas metana yang dikandungnya. Warna pink dan putih punya metana paling tinggi, warna kebiruan dan hitam paling sedikit metananya. Badai itu punya ukuran 26.000 km - lebih dari setengah keliling Bumi yang 40.000 km, dan timbul sebagai akibat instabilitas aliran massa udara planet yang barat-timur. Tektonik Mars berguna dipelajar untuk mengetahui berapa lama konveksi mantel Bumi akan bertahan. Tidak berlebihan kalau dikatakan, bahwa flowing water di Mars hilang sejalan konveksi mantel-nya berhenti. Air pernah ada di sana, dulu, saat mantelnya bergerak. Analogi semacam ini yang perlu dilakukan. Lebih dari itu, ke detail tektonik Mars dan Bumi, terlalu jauh untuk disebandingkan. salam, awang
"Maryanto (Maryant)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Comrades, Pelajari tectonic bumi dengan data-data tambahan Planet Mars, akan lebih baik hasilnya. Baker membuat paper sbb: http://us.share.geocities.com/maryanto7/BAKER.Mars.pdf Banyak data yang sudah di dapat. Masih jauh lebih banyak yang belum di ketahui, tanda banyak rejeki bagi kita (yang mau di kasih). Setelah baca itu tadi pagi, saya buat sepintas oret-oretan, seperti di bawah sono. Deduksi model flower structure grade1, misal di Cekungan Tarakan, ada 2 tinggian yang membatasi, lalu ada 10 faults sejajar 2 tinggian (high, horst) yang membatasi cekungan, serta 10 faults sejajar 2 tinggian yang membatasi lainnya. Maka akan ada 100 sub cekungan, bisa sudah menjadi half graben atau baru folding). Di setiap sub basin ada 100 gundukan lagi. Gampang kan cari antiklin? Yok explore semua basins. Salam, Maryanto. Mars Tectonostratigraphy. By: Maryanto, 14 July 2005. Baker et al constructed Mars as magma Ocean in 4.550 Gaa. Super plume has been initiated over 3.9 Gaa therein. Two super plumes in the Mars are Northern Oceanic plume and Southern Continental plume. Two super plumes in the earth are the South Pacific oceanic super plume, and Mid continental super plume (Maryanto 2003 after Collins 2003). The South East Asia continental-oceanic has similarity in the Mars. This border mentioned is most probably the Banda Sea as one of 7 planetary cyclones (Maryanto, 2004). The west continental-oceanic border cyclone, the Caribbean Sea, has most frequent tornado. This are may similar to the "bull eye" which have been seen in the giant planets: Venus, Jupiter, Saturn, and Uranus. In the small planets may exist but has not been detected and need better toll capability to detect. Flower Structure is a bunch of faults divergent vertically, where negative flower is constructed by normal faults and positive flower is constructed by quite convergent inversion faults associate with wrench. Flower Structure of "SYUKUR" ("Structural plate or mass Yields by Unrests layer convections as Key Unifying fragmented plates or mass Reference") is flower structure in atom scale to universe scale. Grade3 Flower is sub basin structure (example is the North Aman Sub basin which is constructed by 10 NNE-SSW and 10 NWW-SEE parallel faults). Grade2 Flower is basin structure (example is the Central Sumatra Basin which is constructed by 10 N-S and 10 NW-SE parallel faults). Grade1 Flower example is constructed by 7 Mega plate fault boundaries. Grade0 Flower is constructed by gap of planets (example is 10 gaps separating the 10 Solar system masses: Sun, Mercury, Venus, Earth, ..., and Pluto). Grade cyclic from 0 to 3 are respectively 7 Ga, 700 Ma, 70 Ma, and 7 Ma. The Solar System including the Earth and Mars, was born in 4.6 Gaa "Giga annum ago". --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Start your day with Yahoo! - make it your home page

