Pak Awang ysh., 
 
Saya tertarik dengan hal2 yg Bapak ceritakan.  Kalau boleh ada lagi pertanyaan 
saya, yaitu, mengapa di Jawa Barat nggak ada peninggalan2-nya?  Padahal kalau 
dari sejarahnya, kerajaan tertua di Jawa ditemukan di Jawa Barat, Tarumanagara, 
di tahun 450-an.  Apakah sesudah itu, krn Jawa Barat relatif lebih 
bergunung-gunung, masyarakatnya lebih terisolasi sehingga tidak ada komunitas 
besar lagi yg menghasilkan sesuatu, ataukah keadaan alam di Jawa Barat yg lebih 
destructive (krn gempa, gunung api, dsb., di daerah bergunung2), ataukah hal 
lain?   Terimakasih.
 
Wassalam
HK

Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pak Salahuddin,

Semeru tak seaktif Merapi, maka lebih banyak andesit dimuntahkan Merapi 
daripada Semeru, sehingga jelas lebih banyak batu andesit di sekitar pusat2 
kerajaan Buddha-Hindu. Itulah yang jadi bahan baku candi2 di Jawa Tengah. Ini 
belum termasuk muntahan andesit dari Merbabu, Sundoro, dan Sumbing di ex 
Kresidenan Kedu. Maka, tak kurang dari 50 candi besar kecil ditemukan di 
dataran tinggi ini. Dan, sampai zaman Mataram Hindu, pusat kerajaan ada di Jawa 
Tengah, bukan di Jawa Timur. Mereka banyak mendirikan candi2. Setelah itu, abad 
ke-12, pusat kerajaan bergeser ke Jawa Timur menuju Kediri lalu Majapahit di 
sekitar Trowulan Mojokerto sekarang. 

Candi-candi Jawa Tengah dan Jawa Timur jelas berbeda. Ciri-ciri langgam Jawa 
Tengah : (1) bentuk bangunan masif, kokoh, tambun, (2) atap nyata 
berundak-undak, (3) puncak berbentuk stupa, (4) gerbang pintu dan relung 
berhiaskan kala makara, (5) relief dipahat dalam dan naturalis tak simbolik, 
(6) letak candi di tengah pelataran, (7) kebanyakan menghadap ke timur, (8) 
kebanyakan terbuat dari batu andesit (basaltik sebagian). 

Akan halnya candi2 Jawa Timur, inilah langgam2nya : (1) bentuk bangunan 
ramping, (2) atap tak nyata berundak2, (3) puncak mengubus, (4) tak ada makara, 
hanya ambang atas pintu relung punya kepala kala, (5) relief diukir tipis dan 
simbolik seperti wayang kulit, (6) letak candi di belakang pelataran, (7) 
kebanyakan menghadap ke barat, (8) kebanyakan terbuat dari bata.

Kalau sempat jalan2 ke candi-candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur, silakan 
perbandingakan ciri-ciri di atas (jangan lupa bawa kompas he2..)

Kalau Kraton Boko memang bukan candi tetapi istana raja, ditemukan bekas 
benteng dan gang kering (bekas selokan) tempat pertahanan di luar benteng, juga 
bekas2 perumahan (mungkin perumahan tentara kerajaan). Karena Kraton, tentulah 
harus bergengsi.

salam,
awang

Salahuddin Husein wrote:
Pak Awang, saya ikut bertanya perihal geo-arkeologi candi.

Mengapa candi-candi di Jatim tidak menggunakan batu alam seperti 
candi-candi di Jateng? Misalkan kesulitan bahan baku batuan beku, kenapa 
tidak menggunakan batugamping, misalkan.
Atau apakah ada perbedaan trend arsitektur di kedua wilayah tersebut 
pada saat itu, misalkan di Jatim dianggap keren dengan batubata karena 
istana-istana dibangun dengan batubata, atau bisa juga pembuatan 
batubata saat itu masih dianggap baru dan teknologi impor jadi 
mempergunakannya sebagai tempat ibadah bisa menambah gengsi rohani sang 
penguasa. Sebaliknya di Jateng batualam dianggap mahal dan berkelas 
karena trend arsitektural bangunan istana masih "menyatu dengan alam" 
(contoh Kraton Boko di Jogja, tetapi tampaknya ini dibangun sebelum era 
Borobudur).

Salam,
Salahuddin

Awang Satyana wrote:

>Candi-candi di Jawa Timur tentu berbeda dengan candi-candi di Jawa Tengah. 
>Candi di Jawa Timur tak pernah menggunakan batu masif andesit basaltik seperti 
>di Jawa Tengah, tetapi banyak menggunakan tanah liat yang dibakar mirip 
>batamerah.
> 
>

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke