ini ngutip dari mana Pak Awang? atau berdasarkan pelajaran hidup ;) "Tidak akan ada kepintaran kalau tidak ada kebodohan"
just curious.. On 4/20/06, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > "Tidak akan ada kepintaran kalau tidak ada kebodohan" (orang harus menyadari > dulu kebodohannya sebelum ia berusaha untuk menjadi pintar). > > Ingat hari Ibu Kartini, ingat kumpulan surat-suratnya kepada teman-teman > Belandanya yang kemudian dibukukan berjudul "Door Duisternis tot Licht". Buku > ini suka diterjemahkan sebagai "Habis Gelap Terbitlah Terang". Saya pikir, > yang lebih cocok mewakili pemikiran2 Kartini adalah kalau diterjemahkan > "Karena Kegelapan Terbitlah Terang" atau "Oleh Kegelapan Terbitlah Terang". > Ini bukan hanya secara leksikal bahasa Belanda lebih mengena, tetapi juga > secara maknawi lebih pas. > > Kartini mengeluh dalam surat2nya (semoga banyak perempuan Indonesia telah > membacanya) tentang sistem (saat itu) yang membendung agar perempuan > Indonesia tidak menjadi pintar - hanya cukup di dapur dan melayani suami > serta anak2nya. Maka, tak heran kalau kebodohan (kegelapan akan ilmu > pengetahuan) melanda mereka (bagaimana bisa menjadi pintar kalau membaca pun > tidak bisa ?). > > Menyadari bahwa banyak kaumnya yang masih ada di dalam kegelapan, Kartini > berani menentang zamannya dengan mendirikan sekolah buat kaumnya walaupun tak > lama umurnya (karena terhalang "tugas klasik" pula sebagai perempuan > bersuami). Baguslah ada penerus2nya sehingga perempuan2 Indonesia pun pada > saat itu mulai banyak yang sepintar Kartini. > > Maka, tepatlah kalau Abendanon, teman senior Kartini, memberikan judul "Door > Duisternis tot Licht" - oleh kegelapan kebodohan terbitlah terang kepintaran. > > Dalam dunia geologi, semoga makin banyak geologist wanita Indonesia yang > cemerlang, yang berani mengemukakan pendapatnya, yang banyak menulis paper. > Buat rekan2 saya, geologist wanita Indonesia, selamat hari Ibu Kartini, > semoga bisa menangkap semangatnya ! > > salam, > awang --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

