>
>  Sanggam,

   Biasanya itu terjadi karena pemegang yang lama sudah menjadi
   operator , jadi ketika dia farm out , sehingga menjadi minority
   share holder, si -pemegang majority melihat sisi praktis-nya ,
   tentunya dari segala macam sisi incl cost, lebih baik si pemegang
   minority tetap menjadi operator.
   Mungkin rekan rekan lan-nya bisa menambha dengan contoh lain ?

   Si-Abah.

________________________________________________________________________



  tapi ada juga yang nggak mau jadi operator walaupun sharenya paling
> besar..apakah semata-mata motifnya karena  tidak menguasai
> teknikal..atau ada udang yang lain Abah?
>
>   salam,
>   sgm
>   --
>
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
>   >
> Rekans
>
> Jadi jangan heran kalau dalam berbagai kerjasama antar Perusahaan Minyak
> selalu terjadi "perebutan untuk menjadi operator".
> Sebagian besar "pertempuran" terjadi secara diam diam artinya
> tidak masuk ruang publik .Terkecuali masuk kasus Cepu.
>
> Bukan hanya tetapi juga keuntungan finansial , dengan berbagai cara
> dapat dicapai.
> Ini 6tentu saja normal wong namanya bisnis, ya pinter pinter kita saja,
> tapi kalau sudah menyangkut kepentingan bagi "fulus" Pemerintah dan
> Rakyat , tentunya UU dan PP serta perangkat admin Negara -lah yang
> harus berperan lebih dominan.
>
> Si - Abah
>
> __________________________________________________________________________
>
>
> Cilaka memang, kirain cuma rakyat awam yg tidak tahu tentang hal ini.
>> Kalau ketidaktahuan ini sampai ke level departemen ya parah donk.
>>
>> BP Migas perlu kasih informasi ini ke DPR agar ketika berbicara mewakili
>> rakyat faham siapa sebenarnya malaikat yg membantu rakyat itu. dan juga
>> ke
>> Presiden, agar dalam rapat kabinet dijelaskan lagi ke semua mentri,
>> karena
>> urusan migas ini pasti menyangkut multi departemen.
>>
>> Jangan sampai terjadi : "asal bule pasti bagus, asal bule pasti baik"
>>
>>
>>
>> A R I E F   B U D I M A N
>> Pertamina - Eksplorasi Sumatra
>> Phone : (021) 350 2150 ext.1782
>> Mobile  : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63
>>
>>
>> -----Original Message-----
>> From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>> Sent: Wednesday, May 10, 2006 7:38 PM
>> To: [email protected]; HAGI-Net; migas indonesia
>> Subject: [iagi-net-l] Who is in charge ?
>>
>> Ternyata siapa yg lebih berperan (in charge) didalam operasi migas
>> suatu daerah ditentukan siapa kontraktornya. Dalam hal setiap kegiatan
>> walaupun logo BPMIGAS ada disebelahnya tetap saja nama kontraktor
>> tetep lebih diakui. Padahal kita tahu bahwa biayanya juga nantinya
>> masuk "cost recovery". Namun itulah keuntungan "operator" di Indonesia
>> ini. Lah Departemen sosial saja memberikan penghargaannya ke
>> kontraktor bukan ke BPMIGAS. Soalnya kalau BPMIGAS juga yg mendapat
>> penghargaan nanti dibilang "jeruk minum jeruk". Namun .... Itulah yg
>> menyebabkan rakyat didaerah akan sangat mungkin saja beranggapan
>> "program 'community development' itu adalah pemberian dari kontraktor
>> ... pemerintah pusat mah ngga mau bantuin".
>>
>> Sulit memang ... karena kalau toh akhirnya ditunggu-tunggu dananya
>> turun melalui pemerintah pusat, apakah juga akan sampai kedaerah
>> seefisien kalau lewat KPS ?...
>> waaah mbulet juga deh ...
>>
>> Disinilah "previledge" untuk mendapatkan "nama" bila menjadi operator.
>> Lembu yg diperah sapi yg dapet nama ....
>>
>>
>> RDP
>> ===========================4/28/2006 8:02:11 AM
>> PEMBERIAN PENGHARGAAN INVESTASI SOSIAL KEPADA KONTRAKTOR KONTRAK KERJA
>> SAMA (KKKS) AMERADA HESS DAN KONSORSIUM NATUNA BARAT
>> JAKARTA, 27 APRIL 2006
>>
>> Pada hari ini, Kamis, 27 April 2006, 2 Kontraktor Kontrak Kerja Sama
>> BPMIGAS yang terdiri: Amerada Hess yang beroperasi di Kabupaten
>> Gresik, Jawa Timur dan Konsorsium Natuna Barat yang merupakan
>> konsorsium dari ConocoPhillips, Premier Oil dan Star Energy yang
>> beroperasi di Kepulauan Natuna memperoleh Penghargaan Investasi Sosial
>> untuk kategori perusahaan tambang minyak dan gas bumi. Penghargaan
>> diberikan atas keberhasilan kedua perusahaan tersebut dalam
>> melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu
>> salah satu program yang dilaksanakan agar perusahaan dan komunitas
>> atau elemen-elemen dalam jaringan sosialnya bisa tumbuh dan berkembang
>> bersama.
>>
>> selengkapnya :
>> http://www.bpmigas.com/media-siaranpers-detail.asp?id=2006040110
>>
>>
>> --
>> "uniformity does not necessarily signify connectivity"
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>>
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>>
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>>
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>>
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
>
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
> Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com



---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke