> >
> Duh, Mas Arief jangan trus cilaka gitu aah ... !
>
> Ini memang sudah dalam paket sistem PSC ... dalam Production Sharing
> Contract yang incharge itu ya operator. Tapi satu sisi negatipnya
> justru pengertian masyarakat karena tertutupi "cost recovery". Wajar
> juga kontraktor yg memperoleh nama, karena kontraktor yg memilki
> inisiasi dan eksekusi, "tidak hanya soal dana". Dan seperti yg saya
> singgung sebelumnya "apakah kalau menunggu dari pemerintah pusat
> nantinya akan seefisien kalau lewat KPS ?" ... duh, maaf ... suudzon
> deh aku :(
>
> Disatu sisi yg dianggap "incharge" ini memang akan mendapatkan nama
> baik, tentunya kalau hal yg bagus. Namun seandainya melakukan
> kesalahan (hal buruk), tentunya kontraktor  juga yg akan menanggung
> dan menjawab. Ini satu paket !
>
> Nah kalau TAC atau saat ini nanti KKS, itu bagaimana ? Siapa yg
> incharge, Pertamina atau kontraktor ?
> KKS itu adalah daerah yg diberikan oleh negara cg MIGAS dan
> dioperasikan Pertamina, namun nantinya perusahaan lain bisa bekerja
> sama dengan Pertamina mengelola daerah ini. ..... Nah siapa yg
> "incharge" disini ?.
>
> Kalau saya ada di BPMIGAS maka saya akan "teriak-teriak"  juga
> (speak-up !), bahwa akupun ikutan disitu, looh. Ini kadangkala
> masalahnya hanya keterlibatan secara aktif saja.
> Itulah pentingnya "SPEAK-UP !" ... jangan diem-diem saja. Beritahukan
> bahwa perbuatan itu juga peranan kita. Bukan untuk sombong tetapi
> untuk lebih mendudukkan persoalan seperti apa adanya. ...... makanya
> KLAIM itu seringkali sangat perlu.


  ________________________________________________________________________

  Vick,


   Maka-nya benar sekali katanya Bung Karno dalam hal ini dia berkata:
   " Ungkapan dalam bahasa kita Sedikit bicara banyak bekerja adalah SALAH,
   yang benar adalah Banyak Bicara Banyak Bekerja "

   Si=Abah.

___________________________________________________________________________
>
> Karena  lantangnya teriakan seringkali yg "terdengar dianggap yg
> benar" ... looh piye kui ? Kita bisa saja berargumentasi setelahnya
> ... tapi seringkali -->  sudah telat !!!.
>
> Howgh !
>
> RDP
> "aku seingkali ndak bisa jadi wong jowo yg lembah manah ... sorry"
>
> On 5/11/06, Arief Budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Cilaka memang, kirain cuma rakyat awam yg tidak tahu tentang hal ini.
>> Kalau ketidaktahuan ini sampai ke level departemen ya parah donk.
>>
>> BP Migas perlu kasih informasi ini ke DPR agar ketika berbicara mewakili
>> rakyat faham siapa sebenarnya malaikat yg membantu rakyat itu. dan juga
>> ke
>> Presiden, agar dalam rapat kabinet dijelaskan lagi ke semua mentri,
>> karena
>> urusan migas ini pasti menyangkut multi departemen.
>>
>> Jangan sampai terjadi : "asal bule pasti bagus, asal bule pasti baik"
>>
>>
>>
>> A R I E F B U D I M A N
>> Pertamina - Eksplorasi Sumatra
>> Phone    : (021) 350 2150 ext.1782
>> Mobile  : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
>
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> -----                PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru                -----
> -----             Call For Papers until 26 May 2006             -----
> -----     Submit to: [EMAIL PROTECTED]    -----
> ---------------------------------------------------------------------
>
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke