Mungkin perlu juga dipertimbangkan karena tahun ini merupakan tahun "Bencana
Geologi"  ( Merapi , Gempa , kasus porong ) yang semuanya ada di Jawa dan
menyita perhatian masyarakat luas dan secara tidak langsung telah
mempolerkan geologi dg peristiwa peristiwa tsb
.Tidak ada salahnya to Meredevinisi lagi  Topiknya maupun tempatnya ,
disesuaikan dg kondisi saat ini  yang memang geologi  lagi mendapat
perhatian luas karena peristiwa peristiwa tsb dan sangat erat hubungannya
dg geologi.. Inilah kesempatan bagus untuk membumikan geologi mumpung saat
ini ( tahun ini ) masyarakat luas lagi haus akan informasi  ttg
kegeologian.karena ada peristiwa peristiwa tsb.( dg mengambil  topik yang
lagi mendapat perhatian masyarakat)
Biasanya kesempatan tidak datang dua kali.
Apalagi kalau PIT ini dikemas dg "sederhana" dan "murah" shg banyak kalangan
yang dapat mengikutinya , tidak harus dihotel bintang 5 , misalnya cukup di
Kampus ( UGM misalnya  atau yang lain ),sekalian sebagai Tahun keprihatinan
geologi.

Ism


Ism



----- Original Message ----- 
From: "heri ferius" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, June 29, 2006 6:05 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] PIT IAGI 2006 : Apakah perlu ditunda/dibatalkan ?


Saya mungkin masih anggota IAGI, itupun karena didaftarkan oleh...., dan
sampai saat ini belum pernah ikut iuran, sudah ngak terima kartu anggota
baru lagi sejak th2000 an, mungkin IAGI ngak bikin baru atau salah alamat ?,
ngak tahulah kalau dibayarin terus, tapi rasanya tidak mungkin lah..

Maaf, karena awan dengan kegiatan IAGI, tapi yang ketangkap dari info2 dan
email di IAGI, sepertinya sama saja dengan assosiasi2 lainnya, hanya milik
atau dinikmati oleh segelintir orang2 sukses, berduit, perusahaan, pejabat
dll, dsb. Selain dari itu, yang lain mungkin hanya sekedar liwet.

Sudah saat nya IAGI mikir dan kalau dapat saling membantu tentang masa depan
geologist yang kurang mampu / tidak sukses, bukan jadi barrier, malah banyak
geologist yang banting stir ke bidang lain, hanya sekedar menutupi kehidupan
primer, karena mungkin dulu salah jurusan, tapi terpaksa tamat PT sebagai
geologist dalam rangka menyenangkan hati ortu.

Bila perlu IAGI dan atau anggota2 dapat memberi jalan keluarnya bagi
masyarakat geologi dimana saja berada. Kalau itu masuk agenda saluto buat
IAGI. Saya sendiri di Riau malah hanya sekedar tahu akan ada PIT IAGI di PKU
(ngak / belum aktif aja, kok protes..)

Begitu juga, mengapa kita lebih mudah dapat data dari  BULE, dari pada
bangsa sendiri, mungkin jawabannya ada pada diri masing2. Seperti: ngak PD,
takut bersaing, ABS, dll, dsb. Coba saja di Indonesia untuk bertanya gaji
saja, katanya tidak ettis, padahal maksud bertanya untuk menawarkan gaji
yang lebih tinggi.....

PIT IAGI akan lebih menggigit bila membahas hal2 sehari2 spt; bencana gempa,
longsor dll dsb. Kalau perlu ganti topik dan lokasi agar lebih update dan
akan dikenal masyarakat.. Jangan hanya perusahaan2, institusi aja, sekedar
bikin buku warna-warni. Sementara yang diluar garis lingkaran ngapain aja
....

Sekedar pemikiran dan semoga berkenan walaupun dari sisi negatif.


Salam
Heri Ferius
1393



----- Original Message ----- 
From: "mohammad syaiful" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, June 28, 2006 5:20 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] PIT IAGI 2006 : Apakah perlu ditunda/dibatalkan ?


> mengapa pit iagi digambarkan sbg sosok yg mewah dan jauh di langit, lepas
> dari bumi alias masyarakat?
> apakah dg pit iagi, dapat diartikan kita tidak memedulikan gempa yogya dan
> bencana lainnya?
> apakah dg pit iagi, kita dikarikaturkan sbg sedang bermewah-mewah?
>
> kalo perlu, pit iagi bisa dilaksanakan tanpa dasi; bisa dilakukan tanpa
> makan prasmanan (bisa nasi bungkus aja bung).
>
> memang kita adalah gerombolan geologist, yg bebas berinterpretasi. namun
> menurut saya, tidaklah perlu interpretasi yg terlalu jauh.
>
> inilah jawaban saya, spontan (cuma dipikir sebentar, he..he..), atas
wacana
> mas budi prasetyo.
>
> semoga berkenan.
>
> salam,
> syaiful
> *anggota iagi
>
>
> On 6/28/06, Budi Satrio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> Kawans,
>> Apakah perlu PIT IAGI 2006 di Pekanbaru di tunda/batalkan ?
>> Setelah letusan Merapi, Gempa Jogja dan semburan lumpur liar di Jatim
yang
>> telah membumikan geologi ke masyarakat dan memberikan dampak bencana ke
>> rakyat banyak, serta memberikan dataran tantangan pekerjaan rumah yang
>> luas
>> kepada para ahli geologi
>> Apakah kita akan membawa geologi ke awang-awang lagi dengan menyempitkan
>> diri presentasi berbagai makalah di hotel dengan baju bersih berdasi
serta
>> makan siang prasmanan ?
>> Apakah perlu PIT IAGI 2006 di Pekanbaru ditunda/dibatalkan ?
>> Sekedar pemikiran dan semoga berkenan dengan tulisan ini.
>>
>> Budi Satrio
>>
>>
>
>
> -- 
> Mohammad Syaiful - Explorationist
> Mobile: 62-812-9372808
> Email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)
> Head Office:
> Jl. Tebet Barat Dalam III No.2-B Jakarta 12810 Indonesia
> Phone: 62-21-8356276 Fax: 62-21-83784140
> Email: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
>


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke