Pak Kardaya (BPMIGAS), Pak Edy Sunardi (IAGI), Pak Sarwono Kusumaatmadja (DPD
RI) dan Pak Rudy Rubiandini (ITB, via telpon) dipandu oleh Frida Lidwina
terlibat dalam dialog tersebut.
Ada dua pendapat asal semburan ini : underground blow out-UBO (banyak diikuti
para petroleum engineers) dan mud volcano eruption (banyak diikuti para
geologists). Kalau UBO harapannya bisa diatasi oleh 3 relief well, kalau mud
volcano eruption tak akan bisa diatasi dengan relief well, alamiah saja
berhentinya.
Ketiga narasumber terkesan setuju lumpur dibuang ke laut saja, tokh bukan
limbah, bukan B3, dan lumpur itu masih satu habitat dengan laut di Selat
Madura, hanya beda umur. Pak Sarwono seperti biasa dengan tegas bilang
selamatkan dulu penduduk, baru lingkungan, kalau ada dampak baru diatasi. Ini
keadaan darurat, tak bisa diberlakukan prosedur KLH yang normal.Kata Pak
Kardaya, relief well akan bekerja dengan baik kalau tak ada serangan lumpur
lagi ke titik2 bor relief well. Kalau lagi ngebor tiba2 lokasinya dibanjiri
lumpur, ya tentu gak akan selesai2 ngebornya.
Tapi, Pak Rachmat Witoelar, menteri KLH, bilang lumpur boleh dibuang ke laut
kalau statusnya sudah bahaya. Selama masih darurat tak boleh. Dan, Pemerintah
mau bikin tanggul permanen mengelilingi ratusan hektar wilayah Banjar Panji,
wah berapa lama tuh ngebangunnya ?
Di Azerbaijan sana, tempat paling banyak gunung lumpurnya di dunia, lumpur
panas ini dijadikan tempat2 spa, sumber air panas, gas alam (metan biogenik),
dan lumpurnya dijadikan batu-bata. Itu sudah lama terjadi, berarti lumpur itu
aman-aman saja kelihatannya.
Dua bulan dari sekarang, kalau lancar, kita akan lihat apakah relief wells
bisa membendung Lusi ?
salam,
awang
iagisek <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
INFORMASI :
Pada Hari ini , tanggal 19 September 2006, Jam 20.30 di Metro TV akan
ditayangkan acara DIALOG SPECIAL METRO TV antara Ka BPMIGAS, Ketua PAH2
DPD-RI, wakil IAGI & ITB, Topik Penanganan Semburan Lumpur Sidoarjo.
Salam,
Sekretariat Pusat IAGI
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail.