Yudi,
Coba dilihat seterusnya donk ... apakah iya ini karena faktor tekanan ?

Apakah benar maturity (coal rank/Ro) membesar di semakin dekat zona patahan ?
Kalau begitu pertanyaan selanjutnya .... Apakah dalam sebuah tektonik
kompresi itu, tekanan terbesar ada pada zona patahan ? (Bagaimana
distribusi tekanan dalam zona patahan).
Coba kalau pakai logika gini .... patahan menunjukkan bahwa stress
(tekanan) pada batuan sudah berubah menjadi strain yang berupa patahan
... atau patahan merupakan release jadi strain .... Lah mengapa
pematangan lebih besar pada zona patahan ?

Ingat pengaruh air yg menjadi pembawa panas yang akan melewati zona
rekahan (patahan). Jadi yang berpengaruh itu suhu atau tekanannya atau
ada faktor lain ?

salam
rdp

On 4/8/07, Wahyudi Adhiutomo Sri Wijono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam online,

Saya sangat seneng topik sederhana (mungkin lho??) ternyata bisa
menggemparkan iagi.net ;-)
Dari tanggepan-tanggepan yang masuk sebenernya punya satu benang merah,
dimana sesar dapat mempengaruhi peningkatan kualitas batubara namun tidak
'sedasyhat' pengaruh dari intrusi. Berbagai fakta sudah menunjukkan, mulai
dari mas Bosman di KPC, mas Heri dengan penelitiannya di Jepang,
sampai....pakdhe Rovicky yang bergelut dengan minyakpun berbicara ;-)
hihihihihi....
Menurut saya, sangat masuk akal kalo sesar itu memang mempunyai pengaruh
terhadap peningkatan kualitas batubara :-) Setujuuuu....???



On 4/7/07, bosman batubara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Saya tak punya data statistiknya, tetapi pernah memiliki pengalaman
mapping di daerah Kutai Barat, Kaltim. Mungkin cerita berikut ini dapat
menjadi bahan pertimbangan bagi yang membutuhkannya. Begini ceritanya:
> Ketika itu, medio 2006, kami sedang melakukan pemetaan geologi di daerah
Tering, Kutai Barat, Kaltim.  Kami  mapping di Formasi Balikpapan bagian
atas. Berdasarkan analisis sample-sample kami sebelumnya, cv batubara di
daerah yang kami mapping (luasnya hampir 50.000 Ha) dalam rentang
3.500-4.500 (dalam ingatan saya yang pelupa ini). Suatu ketika kami para
geologist terkejut mendapat laporan hasil analisis sample kami dari
laboratorium, ternyata ada beberapa sample yang nilai cv-nya di atas 5.000.
Selidik punya selidik, setelah membuka kembali "Geological Facts Map" kami,
ternyata sample-sample dengan cv yang di atas rata-rata tersebut berada di
zona sesar. Dengan demikian tak ada alasan lain, kami percaya bahwa sesar
tersebut berpengaruh terhadap kualitas batubara. Secara teoritis hal itu
memang sangat mungkin terjadi. Salah satu makalah di publikasi IAGI
(Indonesian Coal and Mineral Discoveries 2005)
> mendiskusikan masalah coking coal. Ada beberapa variabel geologi yang
menyebabkan terjadinya coking coal. Salah tiganya: intrusi, pembebanan, dan
gradient geothermal. Barangkali patahan juga menghasilkan impak yang sama .
Karena adanya perubahan P&T di zona sesar. Begitulah kira-kira, untuk lebih
detilnya mengenai angka-angka dan  lain sebagainya silakan dilacak  sendiri
la yawwww..
>
>
>
>
>
> tabik,
> bosman batubara
> mobile: 0812 274 8495
> other e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> ________________________________
 Never miss an email again!
> Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.
>
>
>
>



--
Respecfully yours,

Wahyudi Adhiutomo
Mobile:   +62812 15 91630
Email:     [EMAIL PROTECTED]

Planning and Development Department
PT. Borneo Indobara
Satui Site, South Kalimantan
Jl. Propinsi Km. 167
Satui, South Kalimantan
Fax:     +62512 61557
Phone: +62512 2707547


--
http://rovicky.wordpress.com/

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke