Mas Bambang yang ngganteng,

Apa khabar mas?

<quote>
- Model porosity (ini masih diperdebatkan, mau PHIT atau PHIE)
<unquote>

Kalau keperluannya untuk perhitungan Volume, PHIT atau PHIE bisa saja
digunakan asalkan penggunaanya tepat. PHIT harus berpasangan dengan SWT
sementara PHIE tentu harus berpasangan dengan SWE. Coba saya ngitung PORE
VOLUME di well.... pasti hasilnya akan sama untuk keduanya (kalau nggak sama
tanyaain petrophysisnya.... kok iso yo?)

tetapi hati2 kalau modelnya akan digunakan untuk simulasi... karena kalau
pake PHIT, POREVOLUME nya akan gadang bana (besar banget). Ini tentu akan
merepotkan si RE karena simulator akan berangkat dari POREVOLUME. Walaupun
nanti SWT-nya 100 % (walaupun sebenarnya Irreducable)... tetap saja
merepotkan. Sementara PC-SW table yang digunakan tentu berdasarkan SCAL yang
notabene SWE. Belum lagi kalau Permeability transformnya diderive dari
Porosity (porosity selalu dipake dalam transform permeability baik
sendiirian maupun dikawani VCLAY dkk.)

Jadi mendingan pake PHIE dan SWE saja mas biar nggak repot...

<quote>
1. Model saturasi air berdasarkan model saturation height function, ini
biasanya disederhanakan dg pendekatan capillary pressure
2. Model saturasi air berdasarkan model Swe Irreducible (populasi lateral
model ini sebagian besar dipengaruhi oleh model fasies, jadi,
petrophysicistnya juga musti hati2).
Nah, beberapa kali mencoba, koq kelihatannya dg metode Swe Irreducible ini
koq hasilnya lebih optimis ya? Bisa sekitar 10 -15%.
<unquote>

Untuk model saturation, biasanya memang RE pake Pc-Sw table yang didapatkan
dari SCAL. Pc-Sw table ini tentu akan beda2 untuk Rock Type yang beda2
(biasanya dibagi sekitar 5an Rock Type). Alternatif lain bisa pake Laverett
J Function (fungsi dari Pc ( di Model bisa dihitung dengan "Height above
FWL" time "Different gradien antara wetting dan non wetting"), Interfacial
Tension, Permeability dan Porosity). Idenya adalah untuk menyederhanakan
Pc-Sw curve yang banyak itu (masing2 rock type punya satu),menjadi satu
curve saja.  Ini saya yang paling suka.
Kelebihan techniq ini tentu selain mempertimbangkan adanya zona transisi
antara HC dan Water , harga SW akan jive dengan Permeability dan
Porositinya.

Untuk yang techniqnya yang kedua (stochastic based)... maaf saya kurang
setuju... karena harga saturasinya sama sekali tidak melihat efek dari Pc
dan tentu tidak akan jive 100% dengan Porosity dan Permeability walaupun di
CoKrig.
Most likely dia akan optimis... karena saturasi di semua tempat (vertically)
akan sama untuk facies yang sama walaupun dekat dengan Contact ataupun FWL
sekalipun karena tidak melihat effect dari Pc.

Jadi pake Laverett J Function saja mas....

Salam
Pujiyono




On 4/14/07, Bambang Satya Murti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  Rekans,
Kalau kita mau meng-estimasi berapa sih Hydrocarbon Initially In Place
(HIIP) di suatu struktur, misalnya dengan cara pemetaan konvensional, kita
akan memerlukan komponen2:
- Gross Rock Volume
- Model Net to Gross
- Model porosity (ini masih diperdebatkan, mau PHIT atau PHIE)
- Model saturasi air dan resiprokal-nya saturasi HC.

OK, point yang mau dishare adalah pembuatan model saturasi air, karena
disini ada dua mahzab yang keduanya memiliki argimen tersendiri:
1. Model saturasi air berdasarkan model saturation height function, ini
biasanya disederhanakan dg pendekatan capillary pressure
2. Model saturasi air berdasarkan model Swe Irreducible (populasi lateral
model ini sebagian besar dipengaruhi oleh model fasies, jadi,
petrophysicistnya juga musti hati2).
Nah, beberapa kali mencoba, koq kelihatannya dg metode Swe Irreducible ini
koq hasilnya lebih optimis ya? Bisa sekitar 10 -15%.

Barangkali rekan-rekan ada yang pernah mencobanya?

Bambang

 ------------------------------

*Create and Share your own Video Clip Playlist in minutes at Lycos MIX (
http://mix.lycos.com <http://mix.lycos.com/?if_Event=MAILmixtagline>)*
----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
[EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th
IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention
Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To
subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank
Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan
Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening:
255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: 
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net <http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/IAGI-net>Archive 2:
http://groups.yahoo.com/group/iagi---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke