Kebutuhan listrik di Jawa ini kira kira 18 rb MW atau 60 % lebih kebutuhan nasional , dengan cadangan "hanya" kira kira 15 % ( normalnya 30 % ) jadi kalau ada yang matek atau gangguna dikit biasanya "Kacau" , disisi lain pertumbuhan permintaan kira kira 9 % /thn. Untuk memasok kebutuhan listrik yang yang sudah beribu ribu MW ini hanya dapat dipenuhi dg "Cepat dan Murah" oleh / dari sumber energi : Batubara,Gas,Panasbumi,Air,BBM atau Nuklir " dimana masing masing sumber energi tsb punya kelebihan dan kekurangnnya , untuk saat ini pertimbangnnya terutama pada masalah harga , kemudian lingkungan, kontinuitas suplaynya. Jadi pilihan tinggal 6 komoditi itu, karena di Jawa ini sudah kesulitan masalah air ( sungai 2 podo kering dan lahan terbatas ) maka pilihan tinggal 5 , karena harga BBM ( Minyak ) sudah melambung tinggi ( 1 ltr BBM/solar 6000 RP maka biaya untuk bahan bakar saja sudah 2000 Rp/Kwh atau 20 c$/Kwh ) maka pembangunan pembangkit ini (BBM) sudah dihentikan , jadi pilihan tinggal 4.karena "perseturaannya" tidak kunjung akhir maka rasanya PLTN masih sulit untuk dilaksanakan , jadi tinggal 3 pilihan. Karena sering terjadi keterbatasan pasokan gas ( masalah kontinuitas suplai gas serta harga international juga naik ) maka pilihan tinggal 2 , Bukan tidak mungkin harga batubara international akan merangkak naik diwaktu waktu mendatang , disisi lain Harga Jual Listriknya Tidak boleh dinaikan jadi ya mendingan batubaranya dijual di luar sono apalagi tidak ada DMO nya. Jadi mau tidak mau pilihan akhirnya tinggal ke Geothermal ( harga tidak dikontrol oleh pasar internatsional , bersih lingkungan, potensi ada ) Cuma rupanya untuk menentukan pilihan ini Masih Sangat Sulit....... yo embuh sampai kapan ....

ISM
----- Original Message ----- From: "Minarwan (Min)" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, September 26, 2007 9:30 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Gunung Muria - mati atau tidur ?


On 9/27/07, budi santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Alasan ketidak siapan sumber daya manusia kita, wah
sekarang mestinya kita sudah mulai sedikit
berprasangka baik pada diri sendiri bahwa: tidak
sedikit orang kita yang sudah sangat kompeten mengurus
hal-hal seperti ini yang sebelumnya mungkin perlu
dipertanyakan. Bukannya mengesampingkan kenyataan
bahwa secara umum 'bangsa kita' masih belum beranjak
dari keterpurukan multi dimensi namun demikian saya
yakin sudah ada, bahkan lebih dari cukup diantara anak
bangsa ini yang mampu!!


Saya setuju dengan pendapat seperti ini, tanpa keberanian mencoba kita
tidak akan maju.


Ide bahwa pihak yang akan menggunakannya-lah yang
harus menanggung 'resiko' lebih . .  sangat fair . .
bisa resiko ditempatkannya reaktor di sekitar mereka
atau ada kompensasi lain yang harus 'dibayarkan'
kepada pihak 'yang terpaksa' menanggung resiko lebih
atas keberadaan reaktor tersebut dari pihak yang akan
lebih mengambil manfaatnya . . . .


Hmm...memuaskan rasa adil itu sulit karena adil itu subyektif. Saya
gunakan analogi pengambilan SDA. Seberapa banyak manfaat SDA yang
digali dari wilayah tertentu untuk orang lokal? Mana yang bisa
menikmati lebih banyak? Yang punya modal dan orang luar yang kebagian
rejeki atau orang lokal? Apa lantas SDA tidak boleh diambil karena
manfaatnya untuk orang lokal cuma secuil persen? Maksud saya adalah
untuk kepentingan orang banyak, mau tak mau ada yang akan menjadi
"korban". Tapi tentu saja "korban" ini sedemikian rupa harus
dihilangkan atau diminimalkan. Masak sih kita tega mendirikan sesuatu
yang nanti kita tahu punya potensi "membunuh" manusia tanpa ada usaha
untuk mencegahnya.


Intinya saya setuju, jika masih ada sumber energi
alternatif lain yang lebih 'hijau' (bersih lingkungan)
kenapa tidak yang 'hijau' ini dulu yang kita
kembangkan??


Kalau "ekonomis" saya pikir ide-ide seperti itu akan dilaksanakan.
Sekarang semuanya dihitung dengan untung rugi, wajar saja karena butuh
modal untuk membuatnya.

--
Minarwan
GeoTUTOR: http://www.geotutor.tk
Blog: http://desaguadero.blogspot.com

----------------------------------------------------------------------------
JOINT CONVENTION BALI 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------






----------------------------------------------------------------------------
JOINT CONVENTION BALI 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be 
liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or 
damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, 
arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI 
mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke