Sepakat dengan Mas Vick, pemanasan global memang terjadi secara alami...
   
  Data inti bor Es di Antartika, data temperatur permukaan dan data rekaman 
temperatur bawah permukaan juga mendukung fenomena ini. 
   
  Hanya kalau mengacu pada data rekaman temperatur bawah permukaan global, 
kenaikan ini hanya berkisar 0.7 celcius/100 tahun. Sedangkan data-data di kota 
besar dunia menunjukkan kenaikan yang lebih besar dari 1 celcius/100 tahun.
   
  Inilah yang disebut fenomena pemanasan akibat aktifitas manusia (heat island 
effect) dan hal ini yang dikampanyekan di Bali kemarin, untuk terus dikurangi 
besaran pertambahannya.
   
  Dampaknya? cukup banyak yang telah ditulis di berbagai media. Apakah 
penyakit-penyakit baru di daerah tropis seperti flu burung dan chikungya juga 
termasuk dalam fenomena ini? Ini mungkin para ahli bakteriologi dan virulogi 
yang bisa menjawab.
   
  Yang perlu kita cermati adalah dampaknya terhadap bawah permukaan :
  1. Menghangatnya suhu tanah akan mengakibatkan peningkatan pertumbuhan 
bakteriologis di tanah dan airtanah yang pada akhirnya akan merubah  kualitas 
tanah, airtanah dan ekosistem?
   
  2. Dampak pemanasan permukaan akan merubah pola aliran airtanah lokal dan 
regional?
   
  3. .... (mohon ditambahkan jika ada yang kurang)
   
   
  Dari sejarah geologi kita tahu bahwa bumi ini dinamis dan akan selalu 
berubah. Mengutip kalimat pak Kusuma waktu kuliah dulu: `beradaptasi atau 
musnah`.
   
   
  Salam,
  Fajar (1441)



       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke