> Gempa Simeulue dilaporkan tidak memicu tsunami karena satu syarat tsunami > tidak dipenuhinya : gempa terjadi di darat.
Maksudnya episenternya atau dislokasinya ? Kalau bidang patahannya miring maka proyeksi hypocenter (episenter) dalam peta bisa didarat tetapi dislokasinya di laut. YAng menyebabkan tsunami lebih banyak dislokasinya, cmiiw. Ini sering rancu buat saya :( > Gempa Mentawai menyusul terjadi lima hari kemudian pada 25 Februari 2007 > pada jam yang hampir bersamaan : sore hari pukul 15:36 WIB. Ini gempa baru, > bukan gempa susulan gempa Simeulue. Gempa berpusat di laut sekitar 25 km > sebelah tenggara Pulau Sipora yang merupakan bagian rangkaian Kepulauan > Mentawai. Hiposentrum gempa barada pada kedalaman 35 km dengan magnitude 7.0 > Mw (7.2 SR - BMG). Gempa Mentawai ini mengguncang Kepulauan Mentawai, juga > ikut dirasakan goyangannya di Pekanbaru, Bengkulu, Padang, Singapura, dan > Malaysia. Sebenernya apa sih kriteria gempa susulan atau gempa baru ? Dapatkan gempa susulan lebih besar dari gempa awal ? > Berdasarkan data USGS centroid moment tensor solution, gempa ini telah > mematahkan batuan secara thrusting, patahan naik, dengan jurus 126 deg NE, > sejajar dengan Sesar Mentawai. Mekanisme pematahan gempa ini persis gempa > Simeulue yang terjadi lima hari sebelumnya, yaitu pematahan naik pada kerak > samudera Hindia. Gempa ini sebenarnya memenuhi keempat syarat terjadinya > tsunami. Tetapi, parameter magnitude dan kedalamannya kelihatannya hanya di > ambang batas untuk bisa memicu tsunami. Barangkali tsunami lebih banyak dipengaruhi pada "surface disloction" ketimbang besarnya skala magnitude. Trims pencerahannya :) RDP ---------------------------------------------------------------------------- CALONKAN DIRI ANDA SEBAGAI KETUA UMUM IAGI 2008-2011 !!!!! PENDAFTARAN CALON KETUA 13 FEB S/D 6 JUNI 2008 PENGHITUNGAN SUARA: PIT IAGI 37 DI BANDUNG ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

