MasEddy , Kang Ipul

Mari kita mulai menghapuskan
diskriminasi oral  dan poster !!!!
Kalau poster
presentation  "harus " masuk dlm prosiding , tentunya ini
mudah .
Masukan saja abstract dr poster session - nya dalam prosiding
, dan dengan memasukan abstrak dalam prosiding  akan menguntungkan
para pembaca atau yang berkepentingan dengan materi makalah .
Kalau
pembaca rosiding  mau informasi yamg lebih detil , kan bisa
melanjutkan diskusi dg poster presenter-nya.

Nah "just do
it".

Si Abah

________________________________________________________________________>


 Abah, Mas Syaiful dan teman lainnya,
> 
> Di dunia kenaikan pangkat peneliti/dosen memang ada pembedaan
antara oral
> dan poster dalam hal angka kreditnya. Untuk makalah
ilmiah dalam
> prosidings atau disajikan dalam
seminar/simposium/pertemuan ilmiah
> internasional (oral) maka
nilainya 15, sedangkan kalau dalam bentuk poster
> nilainya 10.
Untuk kaliber nasional kalau oral nilainya 10 dan kalau
> poster
nilainya 5.
> 
> Saya pribadi setuju dengan Anda kalau
oral dan poster sudah sepatutnya
> disamakan derajatnya, karena
(di zaman power point) menyiapkan poster itu
> lebih sulit dan
lebih mahal daripada menyiapkan presentasi oral. Akan
> tetapi
"secara harfiah" memang poster masih dianggap kelas dua
> dibandingkan oral, karena yang umum terjadi adalah jika ada makalah
yang
> tidak diterima di oral maka biasanya diposterkan dan
(rasanya) belum ada
> makalah yang dikirim untuk poster kemudian
diterima sebagai oral.
> 
> Wasalam,
> EAS
> 
>> abah,
>>
>> kalo soal kredit
utk makalah yg dipresentasikan oral dan poster, saya
>> enggak
tahu. mungkin teman2 di kampus atau lembaga pemerintahan lebih
>> mengerti. silakan dibagikan ceritanya..
>>
>> saya munculkan hal ini, sebab sudah lebih dari 5 tahun, iagi
mengikuti
>> jejak ipa utk menganggap bahwa presentasi poster
adalah sama
>> derajatnya dengan oral. kebetulan saat ini saya
diserahi amanah utk
>> pegang tongkat di kepanitiaan ipa 2008
bagian tpc (technical program
>> committee). eh, enggak
disangka, secara tidak langsung ternyata ada
>> bule (anggota
komisi ini ada sekitar 20 orang dan separuhnya adalah
>> bule)
yg masih 'membedakan' antara poster dan oral. jelasnya, poster
>> masih dianggap sbg kelas dua.
>>
>> sudah
waktunya kita menganggap, di lingkungan iagi, hagi, perhapi,
>>
iatmi, ipa, dll, bahwa poster adalah sama derajatnya dg oral dan
>> mempunyai kelebihan masing2. artinya, pada suatu acara
formal,
>> tentunya setiap penulis mesti mengirimkan makalah
lengkap utk dua
>> jenis presentasi tsb.
>>
>> salam,
>> syaiful
>>
>> On
Thu, Apr 24, 2008 at 7:36 AM, yanto R.Sumantri
<[EMAIL PROTECTED]>
>> wrote:
>>>
>>>
>>>
>>> > Mas Ipul
>>>
>>> Saya kira Anda benar bahw waktu
diskusi
>>> yang paling leluasa adalah apabila kita
melakukan poster  session.
>>>
>>>
>>> Akan tetapi para calon pemakalah kelihatan-nya lebih
senang
>>> untuk melakukan Oral Presentation , Apakah hal
ini al disebabkan nliai
>>> kredit - nya yang lebih rendah
?
>>>
>>> Si Abah
> 
> 
> 
>
--------------------------------------------------------------------------------
> PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
> * acara utama: 27-28 Agustus
2008
> * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
>
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
> * batas akhir
penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
> * abstrak / makalah
dikirimkan ke:
> www.grdc.esdm.go.id/aplod
> username:
iagi2008
> password: masukdanaplod
> 
>
--------------------------------------------------------------------------------
> PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
> * pendaftaran calon
ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
> * penghitungan suara: waktu PIT
IAGI Ke-37 di Bandung
> AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG
JUGA!!!
> 
>
-----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123
0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI
or others. In no event
> shall IAGI and its members be liable for
any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or
damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data
or profits, arising out of or in connection with
> the use of any
information posted on IAGI mailing list.
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 


-- 
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

Kirim email ke