Rekan-rekan yang budiman,

Sebenarnya data2 pemboran sudah di publish dibeberapa paper oleh Elsevier. 
Linknya sebagai berikut:

http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B6V9Y-4W3HX9X-1&_user=10&_origUdi=B6V9Y-4YC1K86-2&_fmt=high&_coverDate=11%2F30%2F2009&_rdoc=1&_orig=article&_acct=C000050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=10&md5=f062453cf4a76ff59bd4f1d14df87677

Dan juga:

http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B6V9Y-4YC1K86-2&_user=10&_coverDate=02%2F10%2F2010&_alid=1203988505&_rdoc=1&_fmt=high&_orig=mlkt&_cdi=5911&_sort=v&_st=17&_docanchor=&view=c&_ct=1101&_acct=C000050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=10&md5=3179ef242ab5be1f5e08530f79f125d8

atau saya bisa kirim melalui japri, tapi filenya cukup besar.  Silahkan 
dianalisa, dikritisi dan ditanggapi secara ilimiah, bukan hanya dengan hati 
nurani.  Kalau saya bisa sitir beberapa kalimat dari editor: 

"In geology, sometimes it's not about being right or wrong, it's about being 
reasonable or unreasonable," said [Elsevier] editor Octavian Catuneanu, 
geologist at the University of Alberta. "The funny thing is that sometimes 
datasets can be interpreted by different people in different ways, and this 
leads to arguments and controversies."

Catuneanu said that no matter who the scientists were working for, they still 
had to meet the scientific standards of the journal.

"I guess there would be some bias there, but as a journal editor, what I need 
to make sure is that the authors of an article stick to the science," he said. 
"If they want to have something publishable, they have to bring data and 
discuss it in a scientific manner."

Jadi bagi teman2 yang merasa ada kejanggalan ataupun kesalahan dalam 
pengeboran, silahkan disanggah secara scientific. LUSI mencakup banyak sisi, 
geologi, drilling, politik, sosial, ekonomi dll. Saya fikir sah sah saja bagi 
setiap geologis untuk mempunyai pendapat sendiri, hati nurani sendiri, dll. 
Namun kita musti ingat kata2 bijak Abah, jangan sampai kita diperalat oleh 
pihak2 tertentu.  

Salam,
Bambang


-----Original Message-----
From: yanto R.Sumantri [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, February 26, 2010 9:24 PM
To: iagi-net
Subject: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI




> Rekan

Sinayalemen dibawah ini mungkin lebih dekat
"benar"nya.
Kita harus hati hati jangan sampai tanpa terasa
kita diperalat oleh fihak tertentu, masihbanyak yang dapat kita lakukan
sebagai ahli kebumian .
Memang kita IDAK boleh main politik , tetapi
kita juga tidak boleh buta politik sehingga jadi kuda tunggangan orang
lain.
Kalau dilihat "timing" nya , pantaslah kalau kita
agak "bercuriga: " "Ada apa ini ujug ujug Lusi kok muncul
?".

Tetapi mengungkit PADA SAAT SEKARANG kiranya kurang
bijaksana.
Yang kita dapat lakukan (tentunya BPLS sedang
melakukannya) adalah memonitor "kelakuan" lumpur saat ini ,
dengan memonitor saya kira kita dapat menemukan karakter /meknisme
lumpurnya. Yang kelak ( kalau sudah selesai Century heheheh, mungkin ???)
dapat kita manfaatkan untuk mencoba melihat secara jernih sejarah 
terjadinya semburan lumpur Si-DoArJo ini.
 
Ada
peribahasa" yang Benar akan tetap Benar , akan tetapi yang paling
Benar adalah Kebenaran yang sesuai dengan waktunya" . Wallhualam
..

Wassalam


Si Abah


    sepengetahuan saya data DDR itu sudah dilihat oleh
beberapa ahli kita, dan
> kebanyakan mereka mengatakan kasus LUSI
adalah kesalahan pemboran, dari
> ahli
> perminyakan ada
Pak Rudy dari Geologi dalam wawancara di beberapa TV pak
> ADB
> juga condong mengatakan LUSI akibat pemboran. Kalau akhirnya
pihak
> kepolisian dan DPR lebih memilih gempalah yang
mengakibatkan kasus LUSI
> banyak kepentingan yang bermain. Salah
satunya mungkin alasan
> politis..termasuk juga di luar sana orang
mau ungkit lagi kasus ini, lebih
> banyak unsur politisnya.
> 
> 2010/2/26 Yoga Negara <[email protected]>
> 
>>____________________________________________________________________
Nganyerikeun hate batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate
jalma hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke