Mas Bambang yang budiman,
Trimakasih atas penjelasannya, tentu ini menambah pengetahuan dan pemahaman
saya
khususnya untuk Lusi. Saya rasa ini merupakan contoh yang luar biasa, dan
menjadi
pembelajaran berharga bagi kita semua. Saya tetap tertarik karena "sejak
kecil" saya
banyak bekerja di lapangan (rig) bersama kawan-2 di berbagai bagian.
Saya baik-2 saja, masih cukup sehat jadi geologist antar kota antar
provinsi, he-he.
Wah, pemboran di Madura sungguh sangat menarik, saya kan mendapat kesempatan
untuk kerja di sana bersama kawan baru, geologist lulusan Australia juga.
Well, semoga suatu hari nanti kita bisa ngobrol-2 santai.
Salam hangat.
Sugeng
----- Original Message -----
From: "Bambang P. Istadi" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, March 03, 2010 9:27 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
Mas Sugeng yang baik,
Apa kabarnya nih? Ada beberapa keterangan yang saya mau koreksi dari
info yang mas berikan dibawah. Yaitu penyemenan dilakukan sehari SETELAH
terjadi semburan, lalu back-off meninggalkan "fish" dilakukan seminggu
setelah semburan pertama kali keluar. Makanya saya heran ada yang
mengatakan bahwa semburan keluar karena lubang disemen/disumbat, padahal
semburan sudah keluar sehari sebelum disemen dan pada saat itu BOP dalam
keadaan terbuka, jadi tidak ada tekanan tinggi didalam sumur.
Dengan debit semburan yang sangat besar, bukankah lubang akan tergerus
dan menjadi sangat besar yang menyebabkan "fish" seberat 91,000 ton akan
jatuh dengan sendirinya, atau semburan akan keluar lewat "jalan tol"
yang sudah terbuat? Ternyata 1.5 bulan setelah semburan pertama kali
keluar dan menjadi sangat besar, sewaktu re-entry kelubang yang sama,
posisi "fish" tidak bergerak, tetap pada posisi sewaktu ditinggal.
Soal timing dan kronologi memang penting, makanya seluruh drilling
report beberapa hari sebelum dan sesudah semburan terjadi, menjadi
bagian penting yang dipublish Elsevier, yang link-nya sudah saya berikan
kemarin.
Wass.
Bambang
-----Original Message-----
From: Sugeng Hartono [mailto:[email protected]]
Sent: Tuesday, March 02, 2010 10:24 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
Rekan-rekan Yth.
Saya ingin mencoba mengomentari kenapa semburan-2 tidak berasal dari
sumur,
sehingga ada anggapan bahwa sumur tsb bukan penyebab atau tidak
bermasalah.
Menurut data yang didapat dari bbrp teman (yg pernah di sana), katanya
setelah terjadi lost dan kick di TD 9272 ft, rangkaian pipa bor dicabut
(pullout of hole),
dan terjepit (stuck pipe) di kedalaman 4250'. Karena tidak dapat diatasi
maka dilakukan
back-off (pipa diputus), rangkaian pipa dicabut, sementara sisanya
(FISH)
ditinggal di
dalam sumur dengan pahat di kedalaman 4250 ft. Lubang sumur segera
disemen
(plugged and
abandoned). Dengan demikian lubang sumur sudah tertutup oleh semen dan
"IKAN" yg berupa pahat
(bersama bitsub, stabilizer, drill collar, heavy weight drillpipe?)
tetap
ditinggal di dalam sumur; sehingga
aliran fluida formasi tidak mampu menerobos lewat lubang sumur tetapi
keluar
di sekitar sumur, pada bagian-2
yang relatif lebih lemah. Semoga bermanfaat.
Salam,
sugeng
----- Original Message -----
From: "nyoto - ke-el" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, March 02, 2010 8:48 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
Mas Mbatack,
Tapi semburan2 liar tsb juga sebagian berasal dari sumur tsb, jadi bukan
semuanya terjadinya diluar sumur tsb.
Kecuali itu semburan2 liar tsb biarpun terjadinya disekitar sumur, tapi
masih dekat (hanya beberapa meter sampai puluhan meter dari letak kepala
sumur/well head) dengan sumur & yg menjadi penyebab terjadinya semburan2
liar tsb adalah tidak lain dan tidak bukan, ya karena terjadinya UGBO di
sumur BP-1 itulah sebagai penyebabnya / pemicunya mas. Apalagi di sumur
BP-1 itu pada interval yg very soft & high pressure tadi memang
open-hole
alias belum dipasang pipa casing yg fungsi utamanya adalah utk
mempermudah
peng-handle-an kalau terjadi BO ataupun UGBO (sebagai geologist yg
berpengalaman di wellsite, saya kira mas mBatack cukup mengerti tentang
hal
ini), gimana masih mau ngeles lagi dari segi hukum ?
Kita ambil contoh misalnya ada suatu kejadian, terjadi ledakan dahsyat
(mungkin ledakan kompor minyak tanah di satu dapur), yg kebetulan
letaknya
bersebelah dengan pusat/gudang obat petasan, maka dengan sangat mudah
gudang
obat petasan tadi karena panasnya dari ledakan kompor minyak tanah tadi,
maka gudang obat petasan tadi akan ikut meledak & terbakar. Nah apakah
secara hukum tidak bisa dikatakan bahwa ledakan kompor minyak tanah tadi
adalah sebagai pemicu terjadinya ledakan gudang obat petasan itu ?
Padahal
ledakan kompor minyak tanah tadi jelas tidak berada didalam satu ruangan
atau satu gudang dengan obat petasan tadi ?
wass,
nyoto
2010/3/2 mbatack <[email protected]>
Natan,
Secara prinsip, sebetulnya yang kamu kemukakan itu betul.
Permasalahannya, kita tidak berada dalam koridor geoscience, tetapi di
koridor hukum. jadi, yang berlaku adalah:
1. Apakah kita punya bukti & saksi?
2. Apakah kita bisa membuktikan dan kesaksian mendukung?
Kenyataannya, semburan-semburan tersebut TIDAK BERASAL dari sumur yang
diperdebatkan kan? Jadi, secara hukum, sumur tersebut bukan penyebab
kejadian tersebut.
Makanya, di Amrik sono ada "Magna Award", tuh, award untuk kasus-kasus
yang
absurd secara logika, tetapi dalam koridor hukum, dia dapat
dibenarkan.
Salam prihatin
Bambang
________________________________
From: Nataniel Mangiwa <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, March 2, 2010 7:56:55 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
Dengan logika, harusnya jawabannya tidak. Walaupun ada UGBO, tapi jika
semua layer disitu sudah keras misalnya Andesit semua, ya tidak akan
ada Lusi.
Yang saya mengerti, UGBO akan membuat banyak Induced Fracture. Makanya
semburan tidak di well, tapi dsekitar well.
On 3/1/10, [email protected] <[email protected]> wrote:
> Natan,
>
> Apakah setiap underground blow out jadi Lusi ?.
> Ini sama dengan pertanyan anda kemaren kenapa tidak semua gempa
menjadi
> Lusi.
>
> Yang membuat LUSI digolongkan sebagai bencana alam adalah kenyataan
bahwa
> ada beberapa kondisi lain yang membuatnya menjadi Lusi (UGBO
diantaranya
> tapi bukan ini saja).
> Itu yang saya mengerti dari berbagai diskusi disini maupun di koran
koran.
>
> Menurut saya sih perusahaan yang terlibat dengan drillingnya sumur
ini
> (baik kontraktornya maupun operatornya) kudu dihukum karena lalai
dalam
> mengebor.
> Tapi untuk menjatuhkan semua hukuman ke perusahaan perusahaan itu,
saya
> pikir enggak masuk akal juga.
> Bagaimanapun sumur itu disetujui BPMigas sebagai wakil bangsa
Indonesia
> untuk pengawasan didrillnya sebuah sumur eksplorasi di Indonesia.
>
> Sangat disayangkan begitu banyak ahli geologi di Indonesia tidak ada
> yang
> bisa meramalkan akan terjadi Lusi kalau salah mengebor ditempat itu
> (bukankah ini yang menjadi inti permasalahan ?)..
> Ini sama saja kejadiannya dengan kasus disalah satu sumur di africa
> utara
> (?) dimana ada pengeboran melewati lapisan garam dengan water base
mud,
> yang mengakibatkan lost circulation ke lapisan garam tsb dan
meruntuhkan
> kubah garam yang berada dibawah sebuah kampung dan menjeblos kampung
> itu.
> Yang salah siapa, yang salah ya orang satu team, mulai dari
geologist,
> geophysicist yang mungkin asal aja bikin korelasi, dan drilling
engineer
> yang ngedrill pake water base mud, termasuk juga pemerintah yang
ngasi
> ijin drilling disana.
> .
> Yang disayangkan juga kenapa urutan kesalahan ini tidak dijabarkan
di
> media, sehingga yang dikejar kejar sama masyarakat cuma tukang
ngebor
> dan
> pemberi hipotesa (yang kedengarannya membela tukang ngebor).
>
> Waktu Mt St Helen meletus dan membuat banyak korban jiwa USGS sempat
> dicecar habis, kenapa tidak bisa meramalkan kenapa laharnya malah
ngalir
> ketempat yang bukan diramalkan.
> Dan juga gubernurnya sempat dicecar, tapi semua ternyata ada
alasanya
yang
> masuk akal.
> Hal yang sama apa enggak bisa dilakukan di Indo setidak tidaknya
kalau
> ada bencana besar.
>
> Sekarang kudu yang dicari itu apa solusinya buat korban bencana yang
masih
> terkatung katung itu.
>
> salam
>
>
>
>
> Nataniel Mangiwa <[email protected]>
> 01.03.2010 11:46
> Please respond to
> <[email protected]>
>
>
> To
> [email protected]
> cc
>
> Subject
> Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
>
>
>
>
>
>
> Pak Bambang,
>
> Kalau boleh saya bertanya. Apa pendapat bapak tentang keadaan
seperti
> berikut:
> 1. Geologist2 sewaktu acara besar di Afsel, kebanyakan setuju Lusi
> karena pemboran.
> 2. Kubu drilling, yang dwakili Rubi Rubiandini cs berpendapat ada
> Under Ground Blow Out di Lusi.
>
> Nah apa tanggapan Pak Bambang terhadap 2 hal di atas? Apa semua
> analisa mereka salah? Atau data2 mereka unvalid? Atau kredibilitas
> mereka patut dipertanyakan? Atau bagaimana pak?
>
> Saya merasa keputusan Iagi periode kemarin terlalu berat sebelah.
> Kalau tidak salah, saya pernah baca postingan salah satu ahli gempa
di
> iaginet dia mengatakan terlalu naif untuk mengaitkan Lusi dgn Gempa.
> Lalu ahli drilling (RR) juga mengatakan ada UGBO. Kalau saya lihat
> pendapat mereka saling cocok. Tapi kenapa iagi malah berpendapat
> berbeda?
>
> Tapi sepertinya topik Lusi ini sudah tidak menarik. Jadi mungkin yah
> mohon maaf atas imil Uneg2 Lusi ini.
>
> Salam,
> Natan
>
> On 3/1/10, Bambang P. Istadi <[email protected]> wrote:
>> Rekan-rekan yang budiman,
>>
>> Sebenarnya data2 pemboran sudah di publish dibeberapa paper oleh
> Elsevier.
>> Linknya sebagai berikut:
>>
>>
>
http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B6V9Y-4W3HX9X-1
&_user=10&_origUdi=B6V9Y-4YC1K86-2&_fmt=high&_coverDate=11%2F30%2F2009&_
rdoc=1&_orig=article&_acct=C000050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=1
0&md5=f062453cf4a76ff59bd4f1d14df87677
>
>>
>> Dan juga:
>>
>>
>
http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B6V9Y-4YC1K86-2
&_user=10&_coverDate=02%2F10%2F2010&_alid=1203988505&_rdoc=1&_fmt=high&_
orig=mlkt&_cdi=5911&_sort=v&_st=17&_docanchor=&view=c&_ct=1101&_acct=C00
0050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=10&md5=3179ef242ab5be1f5e08530f
79f125d8
>
>>
>> atau saya bisa kirim melalui japri, tapi filenya cukup besar.
Silahkan
>> dianalisa, dikritisi dan ditanggapi secara ilimiah, bukan hanya
dengan
> hati
>> nurani. Kalau saya bisa sitir beberapa kalimat dari editor:
>>
>> "In geology, sometimes it's not about being right or wrong, it's
about
> being
>> reasonable or unreasonable," said [Elsevier] editor Octavian
Catuneanu,
>> geologist at the University of Alberta. "The funny thing is that
> sometimes
>> datasets can be interpreted by different people in different ways,
and
> this
>> leads to arguments and controversies."
>>
>> Catuneanu said that no matter who the scientists were working for,
they
>> still had to meet the scientific standards of the journal.
>>
>> "I guess there would be some bias there, but as a journal editor,
what
>> I
>> need to make sure is that the authors of an article stick to the
> science,"
>> he said. "If they want to have something publishable, they have to
>> bring
>> data and discuss it in a scientific manner."
>>
>> Jadi bagi teman2 yang merasa ada kejanggalan ataupun kesalahan
dalam
>> pengeboran, silahkan disanggah secara scientific. LUSI mencakup
banyak
> sisi,
>> geologi, drilling, politik, sosial, ekonomi dll. Saya fikir sah sah
>> saja
>> bagi setiap geologis untuk mempunyai pendapat sendiri, hati nurani
> sendiri,
>> dll. Namun kita musti ingat kata2 bijak Abah, jangan sampai kita
> diperalat
>> oleh pihak2 tertentu.
>>
>> Salam,
>> Bambang
>>
>>
>> -----Original Message-----
>> From: yanto R.Sumantri [mailto:[email protected]]
>> Sent: Friday, February 26, 2010 9:24 PM
>> To: iagi-net
>> Subject: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
>>
>>
>>
>>
>>> Rekan
>>
>> Sinayalemen dibawah ini mungkin lebih dekat
>> "benar"nya.
>> Kita harus hati hati jangan sampai tanpa terasa
>> kita diperalat oleh fihak tertentu, masihbanyak yang dapat kita
lakukan
>> sebagai ahli kebumian .
>> Memang kita IDAK boleh main politik , tetapi
>> kita juga tidak boleh buta politik sehingga jadi kuda tunggangan
orang
>> lain.
>> Kalau dilihat "timing" nya , pantaslah kalau kita
>> agak "bercuriga: " "Ada apa ini ujug ujug Lusi kok muncul
>> ?".
>>
>> Tetapi mengungkit PADA SAAT SEKARANG kiranya kurang
>> bijaksana.
>> Yang kita dapat lakukan (tentunya BPLS sedang
>> melakukannya) adalah memonitor "kelakuan" lumpur saat ini ,
>> dengan memonitor saya kira kita dapat menemukan karakter /meknisme
>> lumpurnya. Yang kelak ( kalau sudah selesai Century heheheh,
mungkin
> ???)
>> dapat kita manfaatkan untuk mencoba melihat secara jernih sejarah
>> terjadinya semburan lumpur Si-DoArJo ini.
>>
>> Ada
>> peribahasa" yang Benar akan tetap Benar , akan tetapi yang paling
>> Benar adalah Kebenaran yang sesuai dengan waktunya" . Wallhualam
>> ..
>>
>> Wassalam
>>
>>
>> Si Abah
>>
>>
>> sepengetahuan saya data DDR itu sudah dilihat oleh
>> beberapa ahli kita, dan
>>> kebanyakan mereka mengatakan kasus LUSI
>> adalah kesalahan pemboran, dari
>>> ahli
>>> perminyakan ada
>> Pak Rudy dari Geologi dalam wawancara di beberapa TV pak
>>> ADB
>>> juga condong mengatakan LUSI akibat pemboran. Kalau akhirnya
>> pihak
>>> kepolisian dan DPR lebih memilih gempalah yang
>> mengakibatkan kasus LUSI
>>> banyak kepentingan yang bermain. Salah
>> satunya mungkin alasan
>>> politis..termasuk juga di luar sana orang
>> mau ungkit lagi kasus ini, lebih
>>> banyak unsur politisnya.
>>>
>>> 2010/2/26 Yoga Negara <[email protected]>
>>>
____________________________________________________________________
>> Nganyerikeun hate batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate
>> jalma hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu
> lakonan.
>>
>>
>
------------------------------------------------------------------------
--------
>> PP-IAGI 2008-2011:
>> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
>> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
>> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>>
>
------------------------------------------------------------------------
--------
>> Ayo siapkan diri....!!!!!
>> Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2
>> Desember
>> 2010
>>
>
------------------------------------------------------------------------
-----
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>
---------------------------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information
> posted
>> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall
>> IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct
>> or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from
> loss
>> of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use
>> of
> any
>> information posted on IAGI mailing list.
>>
---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>
>
------------------------------------------------------------------------
--------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>
------------------------------------------------------------------------
--------
> Ayo siapkan diri....!!!!!
> Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2
Desember
> 2010
>
------------------------------------------------------------------------
-----
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
> to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection
with
> the use of any information posted on IAGI mailing list.
>
---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
> This e-mail message is intended only for the use of the named
recipient.
> Information contained in this e-mail message and its attachment may
be
> privileged,confidential and protected from disclosure. If you are
not
> the
> intended recipient, any copying, disclosure, reproduction,
distribution
or
> use of this communication is strictly prohibited. Please notify the
sender
> of your receipt of the e-mail message by replying to the message and
> then
> delete it from your system.
>
>
------------------------------------------------------------------------
--------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
------------------------------------------------------------------------
--------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2
Desember
2010
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted
on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
shall
IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
direct
or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from
loss
of use, data or profits, arising out of or in connection with the use
of
any
information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------
--------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
------------------------------------------------------------------------
--------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember
2010
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember
2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall
IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct
or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss
of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any
information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------