Kang Sunu, barangkali kasusnya mirip senturi. Sebuah tindakan preventif yang
tidak mudah dibuktikan perlu tidaknya dilakukan (bail out) pada saat itu.
Sakjane yg muncul di milist ini bukan kecam mengecam. Sayapun hanya
menyayangkan hilangnya kesempatan untuk mengevaluasi kesiapan dan kesigapan
menghadapi bahaya. Sakjane termasuk kesiapan pengadaan pendanaan (biaya).
Kalau dari sisi ekonomi memang kita harus berfikir "efisiensi". Kalau dalam
science kita akan mendekati dengan filosofi keraguan ("sceptics"), not
making judgement, just show the fact (evidence). Tapi kalau dari sisi
'safety' (keselamatan) dan mitigasi kebencanaan pendekatannya "*paranoid*"
atau dalam istilah management "*worst case screnario*".
*Worst case scenario* ini bukan pemikiran saya, loooh. Kalau anda membaca
petunjuk dan aturan di BPNB *Badan Nasional Penanggulangan Bencana *yg
diturunkan dari UU Kebencanaan, pendekatan "*risk analysis*" kebencanaan ini
menggunakan "*worst case*". Sifatnya antisipasi hal terburuk. Jangan
didekati dengan scientific yang perlu *fact *atau *evidence*. *Kita tidak
perlu bukti untuk mengantisipasi kecelakaan dan bencana*.
Kesalahan kita ketika melakukan mitigasi Pangandaran adalah contoh
pendekatan filosofi sains utk mitigasi. Ya jelas, pada tahun 2005 itu
semuanya mengatakan *mostlikely case* ndak ada tsunami di selatan Jawa.
Pendekatan saat itu mungkin juga politis untuk "menenangkan". Nah, ketika
terjadi gempa di selatan Pangandaran tahun 2006 wektu itu sampai ada pejabat
yang mengatakan tidak ada ancaman tsunami di Pangandaran, walaupun konon
Jepang sudah memperingatkan. Disaat itu kita terjebak dalam filosofi sains !
(mungkin karena IAGI-HAGI isinya saintis ya). Dan akhirnya tsunami
Pangandaran mengagetkan semua pihak.
(OOT) Kalau kita hubungkan dengan diskusi lain soal LUSI dan senturi ya
mungkin keliatan bahwa kita ini sering mencampur dan mengaduk-aduk
permasalahan hingga mbundett ... Perlu diakui memang kita sering
mencampurkan filosofi sains (ilmiah) yang penuh keraguan, dengan filosofi
politis (yang penting menang), hukum (mencari siapa yang salah) dan sosial
(menjaga ketenangan) ... ya amburadul lah !
Salam
RDP
2010/3/2 Sunu Praptono <[email protected]>
> Yang jelas dari yang saya baca di detik.com BMKG tidak ngawur dan juga
> tidak
> sok jagoan dengan ramalannya, tapi katanya punya data pantauan di Papua
> nugini dan Kep Solomon. Sedangkan Jepang bisa jadi punya data tersendiri
> sehingga menyimpulkan penduduk pesisirnya harus ngungsi.
>
> Hasil akhirnya kita ketahui bersama, siapa yang lebih akurat, siapa yang
> bertindak "berlebihan". Sengaja saya tambah tanda kutip karena seperti yang
> dikemukakan oleh RDP, bisa jadi pihak Jepang lagi latihan dengan serius. Ya
> boleh-boleh saja to, ngungsikan 50ribu warga menghindari tsunami sekian
> centimeter. Wong negara kaya.
>
> Menurut saya tidak perlu ada kecam-mengecam di sini. Itu hanya layak
> seandainya ketahuan BMKG selaku pihak yang berkompeten ternyata tidak
> berfungsi dengan baik.
>
> Salam,
>
> Sunu.
>
> 2010/2/28 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
>
> > Saya sangat menyayangkan pernyataan BMKG bahwa tsunami tidak akan sampai
> ke
> > Indonesia disampaikan terlalu dini ..
> >
> >
> http://www.detiknews.com/read/2010/02/28/093831/1307783/10/bmkg-tsunami-tak-sampai-ke-indonesia
> >
> > Ini sebenernya dapat dipakai sepakai "real global tsunami drill" latihan
> > menghadapi tsunami secara global. Bagaimana persiapan, bagaimana
> penyebaran
> > informasi, dan juga bagaimana perhatian pemerintah, penolong badan-badan
> > dunia dsb
> > Kalau toh memang tidak terjadi hal ini perlu dipakai sebagai bahan
> evaluasi
> > nantinya bila benar-benar terjadi.
> > Jepang bahkan secara serius mengungsikan 50 ribu warganya.
> >
> >
> http://www.detiknews.com/read/2010/02/28/105728/1307798/10/jepang-evakuasi-50-ribu-warganya
> >
> >
> http://www.detiknews.com/read/2010/02/28/082608/1307761/10/jepang-juga-keluarkan-peringatan-tsunami-besar
> >
> > Semoga tsunami ini memang benar-benar tidak merusak
> >
> > Salam waspada
> >
> > RDP
> >
> >
> http://rovicky.wordpress.com/2010/02/28/tsunami-warning-akibat-gempa-m8-8-chile-27-feb-2010/
> >
> >
> http://rovicky.wordpress.com/2010/02/28/ditengah-samodera-tsunami-itu-secepat-pesawat-jet/
> >
>