Pak Nyoto..

kesimpulannya harus ditanya ke Notulennya, atau mungkin mereka yang ikut.
Saya hanya dapat itu dari Pak Sugeng, dan sepertinya itu dikutip dari
blognya RDP. Kalau saya yang publish kesimpulannya, nanti bisa dikira
'mebelokan' data. Tapi yang saya bisa copykan sedikit adalah:

Secara substansi, isi presentasi dari kedua tim tidak banyak berbeda dari
pertemuan2 sebelumnya, namun kali ini dengan tambahan data yang semakin
melengkapi data2 sebelumnya. Justru yang terbaru (pertama kali saya liat)
adalah presentasi tentang drilling dari Mas Edi Sutriono yang menyampaikan
presentasi dengan berapi-api, mungkin udah lama menahan diri (bahasa
Jermannya: “*ngampet*“) untuk muncul ke permukaan karena mungkin belum dapat
“*green light*” dari manajemen Lapindo. Inti dari presentasi Mas Edi itu
pada dasarnya adalah untuk menangkis pendapat tim oposisi yang mengatakan
semburan itu akibat dari kelalaian pengeboran. Beliau sekaligus menegaskan
bahwa secara konsep dan procedural tidak ada yang salah dalam operasi
pengeboran sumur Banjar Panji #1. Jadi, semburan itu keluar dari “*lubang
lain*” yang direkahkan oleh gempa Yogya (gak ada hubungannya dengan lubang
sumur Banjar Panji #1) – jadi murni bencana alam.

Secara umum, pertemuan di Sheraton Surabaya antara kedua tim itu cukup
bagus, setidaknya sebagai langkah awal untuk pertemuan2 berikutnya.
Kekurangannya tentu ada, di antaranya jangka waktu presentasi yang sangat
terbatas serta audience yang mixed. Banyak juga warga korban lumpur Lapindo
yang hadir dan mereka terpaksa nonton perdebatan antara kedua tim tanpa
memahami masalah2 teknis. Sehingga saya mengusulkan untuk diadakan pertemuan
lanjutan antara kedua tim dengan host Departemen ESDM dalam sebuah meeting
tertutup yang focused (dikurung 3 hari 3 malam sampai ada konsensus bersama
terutama untuk tindak lanjut solusi semburan lumpur tsb, di antaranya
program relief well yang sempat terhenti waktu itu karena masalah2
non-teknis). Kalau program relief well ini disetujui untuk dilakukan
kembali, tim Lapindo harus rela untuk tidak terlibat langsung. Kenapa? Ya
bagaimana relief well bisa sukses


2010/3/3 nyoto - ke-el <[email protected]>

> Pak Natan,
>
> Jadi apa hasil kesimpualan dari "pertemuan besar" di Surabaya tsb ? Yg
> dihadiri oleh pakar2 senior dibidangnya masing2 itu, dan sudah 2 tahun yll
> diadakan, koq hasilnya nggak "keluar" ?  Kalau punya hasil kesimpulan dari
> pertemuan besar tsb, appreciate utk boleh di-share disini pak Natan, saya
> yakin haisl kesimpulan dari pertemuan besar tsb sangat menarik & ditunggu
> oleh banya teman2 anggota IAGI disini.  Atau mungkin IAGI punya "file" nya,
> mengingat pertemuan itu adalah suatu pertemuan yg sangat penting, baik
> secara ilmiah maupun sosial & politik/businessnya.
>
> wass,
> nyoto
>
>
>
>
>
> 2010/3/3 Nataniel Mangiwa <[email protected]>
>
> > Tambahan..
> >
> > Saya mohon maaf harus menyebut nama2 berikut.
> >
> > Dr. Ir. Rudi Rubiandini, Ir. Kersam Sumanta, Prof. Koesoemadinata, Dr.
> Ir.
> > Andang Bachtiar, Harry Eddyarso.
> >
> > Saya yakin orang2 tersebut semua bicara based on data, dan mereka adalah
> > real scientist/geologist (RPK dan ADB).
> >
> > "Akhirnya untuk pertama kalinya dalam sejarah (setau saya), tim Lapindo
> > (yang berpendapat bahwa semburan Lumpur adalah “bencana alam”)
> dipertemukan
> > – head to head – dengan tim oposisi yang berpendapat bahwa semburan
> lumpur
> > adalah dampak dari operasi pengeboran di sumur Banjar Panji #1. Pertemuan
> > tsb difasilitasi oleh Forum Komunikasi Masyarakat Jawa Timur, bertempat
> di
> > Sheraton – Surabaya, pada hari Kamis, tanggal 28 February 2008.
> >
> > Tim Lapindo terdiri dari:
> >
> > 1. Mas Edi Sutriono – VP Drilling EMP
> > 2. Dr. Ir. Agus Guntoro – Geologist (Univ. Trisakti)
> > 3. Prof. Sukendar Asikin – Pakar geology tektonik dan dosen senior ITB
> > 4. Dr. Ir. Dody Nawangsidi – Pakar dan dosen Teknik Perminyakan ITB
> > 5. Dr. Adriano Manzini – Geologist dan pakar mud volcano dari Norwegia
> (?)
> >
> > Tim oposisi terdiri dari:
> >
> > 1. Dr. Ir. Rudi Rubiandini – Pakar pengeboran dan dosen Teknik
> Perminyakan
> > ITB
> > 2. Ir. Kersam Sumanta – Pakar pengeboran yang berpengalaman dalam
> mematikan
> > semburan liar (Pertamina)
> > 3. Prof. Koesoemadinata – Pakar geology dan dosen senior ITB
> > 4. Dr. Ir. Andang Bachtiar – Pakar geology dan mantan ketua IAGI
> > 5. Harry Eddyarso – Tukang Ngebor"
> >
> >
> > 2010/3/3 Nataniel Mangiwa <[email protected]>
> >
> > > Ok Pak Bambang. Salut lah buat DPR sekarang..ternyata mereka semua
> tidak
> > > asal..semuanya based on data. Great!
> > >
> > > Maaf ya Pak..mungkin saya memang tidak berdasarkan data. Tapi yang
> jelas
> > > saya yakin Rudi Rubiandini cs..dan geologist2 di Afsel ga ngasal tanpa
> > data.
> > > Tapi yah itu tadi..lebih hebat DPR ternyata..respect dan salute buat
> DPR
> > RI.
> > >
> > > Tapi data itu kadang bisa dimainkan oleh orang yang ingin mendrive data
> > ke
> > > keinginannya. Pasti semua tau apa yang saya maksud disini. Asalkan pak
> > > Bambang + DPR tidak mengeliminir data, tidak 'buta' terhadap data yang
> > lain,
> > > tidak berpihak pada data yang 'pro Gempa' saja..yah berarti memang Pak
> > > Bambang sudah tepat pada pendirian bapak.
> > >
> > > Sebentar lagi Indonesia akan maju pasti..karena DPR sudah sangat meng
> > > 'honour' data. Baguslah..
> > >
> > > 2010/3/3 Bambang P. Istadi <[email protected]>
> > >
> > > Pak Natan,
> > >>
> > >> Sangat disayangkan jika pak Natan dan kita semua mengabaikan data dan
> > >> fakta. Padahal sebagai geologist/scientist kita selalu bergelut dengan
> > >> data dan melakukan analisa berdasarkan data,... mungkin anggota DPR
> yang
> > >> bapak sebut lebih meng "honour" data,..
> > >>
> > >> Salam,
> > >> Bambang
> > >>
> > >>
> > >> 2010/3/2 Nataniel Mangiwa <[email protected]>
> > >>
> > >> > Saya tidak akan menghabiskan konsentrasi di data dlsbnya. Saya hanya
> > >> > gemes..hebat sekali pendapat Gempa pemicu Lusi itu. Dianut DPR, jadi
> > >> > official pendapat iagi periode kemarin, dan si SP3kan polisi/jaksa.
> > >> >
> > >> >
> > >>
> > >>
> > >>
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > >> PP-IAGI 2008-2011:
> > >> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> > >> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> > >> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
> > >>
> > >>
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > >> Ayo siapkan diri....!!!!!
> > >> Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2
> Desember
> > >> 2010
> > >>
> > >>
> >
> -----------------------------------------------------------------------------
> > >> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > >> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > >> No. Rek: 123 0085005314
> > >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > >> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > >> No. Rekening: 255-1088580
> > >> A/n: Shinta Damayanti
> > >> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > >> IAGI-net <
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/%0AIAGI-net>Archive
> > 2:
> > >> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >> ---------------------------------------------------------------------
> > >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> > >> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
> > event
> > >> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited
> > to
> > >> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> resulting
> > >> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection
> with
> > the
> > >> use of any information posted on IAGI mailing list.
> > >> ---------------------------------------------------------------------
> > >>
> > >>
> > >
> >
>

Kirim email ke