Dengan ramainya response milis terhadap topic "uneg2 LUSI" ini mununjukkan
bahwa masih cukup banyak para anggota IAGI yg perduli akan ilmunya & juga
dengan hasil kesimpuplan DPR/Pemerintah yg notabene mungkin banyak dari para
anggota IAGI ini yg "kurang" sependapat.

Namanya aja "uneg2", biasanya isinya tentang hal2 yg tidak setuju dengan apa
yg telah terjadi selama ini, dan ternyata mendapatkan banyak response dari
para anggota IAGI.



wass,
nyoto





2010/3/3 bosman batubara <[email protected]>

> Pak Bambang y tabah menjawabi e-mail2...
>
> Saya ingin mempertajam diskusi kita pada perihal pengukuran gempa
> Yogyakarta 27 Mei 2006 pada stasiun BMG Tretes. Pak Bambang bilang BMG
> Tretes menyatakan mereka mencatat Gempa Yogya 27 Mei 2006 sebagai "magnitude
> off scale" dan "entah artinya seberapa kuatnya gempa ini".
>
> Pernyataan2:
>
>        1. Saya bukan pakar, akan tetapi secara pemikiran saya, kalau pada
> saya ada suatu alat pengukur, dan dan dalam alat yang saya pegang menyatakan
> bahwa apa yang saya ukur "off scale", maka bagi saya hanya ada 2
> kemungkinan, pertama, apa yang saya ukur terlalu kecil sehingga tidak dapat
> dideteksi, dan kedua, yang saya ukur terlalu besar sehingga juga "off
> scale". Jadi terbuka kemungkinan berdebat dan berkelit di sini, tergantung
> siapa yang menginterpretasi. Yang penting datanya "magnitude off scale".
> Tidak saya perpanjang soal ini.
>        2. Kemudian, dalam Majalah Tempo edisi 2 Maret 2008 halaman 34-35
> dalam tulisan yang berjudul "Tak Boyak Dirundung Gempa" dinyatakan bahwa
> justru Edi Sutriono (dalam tulisan itu disebut sebagai kepala tim Pengeboran
> Lapindo) lah yang menyimpulkan bahwa gempa Yogya 27 Mei 2006 tercatat "out
> of scale" di stasiun BMG Tretes. Sementara ketika wartawannya mewawancari
> Hariyanto, Kepala BMG Tretes, justru didapatkan keterangan sebaliknya.
> Tulisan itu menyebutkan bahwa BMG Tretes mencatat gempa Yogyakarta 27 Mei
> 2006 sebesar 1-2 MMI. Dalam tulisan itu lebih lanjut dinyatakan bahwa di
> stasiun BMG Karangkates, Malang, tercatat gempa Yogja 27 Mei 2006 sebesar
> 3-4 MMI. Itu versi Majalah Tempo.
>
>        3. Dalam makalah-makalah mereka (untuk poin ini saya hanya
> mengandalkan ingatan, masih belum sempat buka makalah2, maaf) sepertinya
> argumen2 kunci adalah: Prof Rudi CS, adanya underground blowout pada
> kedalaman sekitar terjadinya stuck; Tingay cs, casing di sumur BJP-1
> dipasang tidak seperti yang direncanakan; Manga, grafik yang menunjukkan
> hubungan antara jarak sebuah-episenter-gempabumi dengan
> respon-hidrologi-yang-ditimbulkannya; Pak Bambang, Mazzini dkk.; data2
> pemboran, Leak off Test, analisis geokimia terutama berhubungan dengan
> sumber fluida; Pak Awang, lebih kepada geologi regional (data persebaran mud
> volcano dari Cekungan Bogor ke Selat Madura, elisional basin) dan preseden
> sejarah.
> Pertanyaan2:
>
>        1. Berhubungan dengan pernyataan saya nomer 3, apakah tabel laporan
> BMG yang Pak Bambang kutip sudah dipublikasikan sebagai data dalam salah
> satu artikel2 soal Lusi?
>        2. Kalau ya, dimana ya Pak, mungkin saya kelewat/lupa, minta
> informasinya Pak.
>        3. Apa pendapat Pak Bambang soal poin nomer 2 di atas, tentang
> pemberitaan di Majalah Tempo itu? Maksud saya, tampaknya informasi di
> Majalah Tempo berbeda dengan apa yang Bapak sampaikan di email. Sebagai
> informasi tambahan, beberapa waktu yang lalu saya juga membaca di koran
> Tempo bahwa dalam momen launching film Mud Mux di Arizona, sewaktu wartawan
> menanyakan tentang hal bahwa "gempabumi Yogyakarta 27 Mei 2006 hanya
> tercatat sebesar 1-2 MMI di stasiun BMG Tretes", Mazzini tidak berkomentar
> apa-apa (seharusnya ini saya tanyakan ke Mazzini sih...)
>
>        4. Terima kasih ya Pak. Selamat berjuang. Semoga tetap tabah
> menjawabi e-mail2. Kalau saya jadi Bapak, mungkin kepala saya sudah meledak.
> Berasap.
>
>
> tabik
> bosman batubara
>
> weblog: http://annelis.wordpress.com
>
>
>
>
> ________________________________
> From: Bambang P. Istadi <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Tue, March 2, 2010 1:27:25 PM
> Subject: RE: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
>
> Pak Bosman yang baik,
>
> Saya tidak pernah mengatakan gempa sebagai penyebab LUSI, yang kami
> amati adalah kondisi sumur, yaitu adanya loss circulation disumur dengan
> rate yang cukup signifikan dalam ruang dan waktu yang hampir bersamaan
> dengan gempa. Selang beberapa menit setelah gempa Jogya, sumur mengalami
> loss dengan rate 300 bbl/jam, lalu diikuti dengan total loss circulation
> siang harinya setelah beberapa kali after shock. BMG dalam tabel
> laporannya mengatakan "magnitude offscale" entah artinya seberapa
> kuatnya gempa ini. Apakah ini suatu kebetulan? Coincidence atau adanya
> keterkaitan? Wallahu Alam,...
>
> Dilain pihak, Harris and Ripepe dalam papernya, GEOPHYSICAL RESEARCH
> LETTERS, VOL. 34, L02304, doi:10.1029/2006GL028251, 2007. Menunjukan
> peningkatan aktifitas Gunung Merapi dan Semeru yang jaraknya lebih jauh
> dari Jogya disaat lahirnya LUSI. Harris and Ripepe mengaitkan kenaikan
> aktifitas gunung-gunung ini dengan gempa Jogya.
>
> BTW, good luck dengan program S2nya pak.
>
> Wass.
> Bambang
>
>
> -----Original Message-----
> From: bosman batubara [mailto:[email protected]]
> Sent: Tuesday, March 02, 2010 10:32 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
>
> Pak Bambang y baik,
> Saya punya satu pertanyaan yang belum saya temukan jawabnya, termasuk di
> dalam paper2 tentang Lusi. Dalam beberapa kali keterlibatannya, melalui
> grafiknya, Manga hanya menyatakan bahwa gempa jogja terlalu kecil secara
> magnitude dan terlalu jauh secara jarak untuk memicu Lusi. Saya baru
> saja menemukan informasi (yang bagi saya) baru bahwa gempa 27 Mei di
> sekitar Jogja hanya tercatat sekitar 1,5 MMI di stasiun observasi Tretes
> (sekitar 11 km di sebelah selatan Lusi). Apa pendapat Pak Bambang soal
> ini? Terima kasih ya Pak.
>
>
> tabik
> bosman batubara
>
> weblog: http://annelis.wordpress.com
>
>
>
>
> ________________________________
> From: Bambang P. Istadi <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Tue, March 2, 2010 10:05:42 AM
> Subject: RE: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
>
> Pak Natan yang baik,
>
> Saya sarankan bapak baca paper yang linknya saya cantumkan kemarin, hal2
> rinci point by point debat antara Davies et al. dan Sawolo et al. bisa
> dibaca. Asumsi dan data yang dipakai kedua kubu untuk menentukan apakah
> sumurnya bocor, terjadi hydrofracturing, soal UGBO atau blowout dan
> argumentasi semburan berasal dari sumur dan masalah casing dibahas.
> Melihat dan menganalisa data perlu agar kita tidak naif atau terjebak
> pada ASUMSI-ASUMSI yang menyesatkan.
>
> Phenomena LUSI masih menarik, buktinya AGU San Francisco diakhir 2009
> masih ada special session untuk LUSI dimana yang dibicarakan adalah
> bagaimana semua cabang keilmuan bersama2 membicarakan masalah
> penanganan. Semburannya belum berubah, yang berubah adalah makin
> dewasanya (Maturity) understanding kita semua dalam menanggapi LUSI
> tersebut. Scientific community didunia tidak lagi peduli dengan penyebab
> tetapi lebih mengenai bagaimana menyelesaikannya. Artinya mereka biarkan
> saja kedua kubu berdebat dalam keilmuannya.
>
> Dalam hal drilling, seperti geologist, mereka pun bebas mengutarakan
> pendapat dan melakukan analisa mereka. Yang berlainan disini adalah
> starting point (dataset) dan metode analisa yang dipakai. Apakah dalam
> melakukan analisa mereka memakai semua data yang ada ataukah hanya
> sebagian  data yang menunjang saja (Cherry-picking). Silahkan dibaca pak
> dan kalau perlu, semua data2 authenticnya diperiksa,.. silahkan supaya
> tidak ada keraguan,..
>
> Wass.
> Bambang
>
>
> -----Original Message-----
> From: Nataniel Mangiwa [mailto:[email protected]]
> Sent: Monday, March 01, 2010 5:47 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
>
> Pak Bambang,
>
> Kalau boleh saya bertanya. Apa pendapat bapak tentang keadaan seperti
> berikut:
> 1. Geologist2 sewaktu acara besar di Afsel, kebanyakan setuju Lusi
> karena pemboran.
> 2. Kubu drilling, yang dwakili Rubi Rubiandini cs berpendapat ada
> Under Ground Blow Out di Lusi.
>
> Nah apa tanggapan Pak Bambang terhadap 2 hal di atas? Apa semua
> analisa mereka salah? Atau data2 mereka unvalid? Atau kredibilitas
> mereka patut dipertanyakan? Atau bagaimana pak?
>
> Saya merasa keputusan Iagi periode kemarin terlalu berat sebelah.
> Kalau tidak salah, saya pernah baca postingan salah satu ahli gempa di
> iaginet dia mengatakan terlalu naif untuk mengaitkan Lusi dgn Gempa.
> Lalu ahli drilling (RR) juga mengatakan ada UGBO. Kalau saya lihat
> pendapat mereka saling cocok. Tapi kenapa iagi malah berpendapat
> berbeda?
>
> Tapi sepertinya topik Lusi ini sudah tidak menarik. Jadi mungkin yah
> mohon maaf atas imil Uneg2 Lusi ini.
>
> Salam,
> Natan
>
> On 3/1/10, Bambang P. Istadi <[email protected]> wrote:
> > Rekan-rekan yang budiman,
> >
> > Sebenarnya data2 pemboran sudah di publish dibeberapa paper oleh
> Elsevier.
> > Linknya sebagai berikut:
> >
> >
> http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B6V9Y-4W3HX9X-1
> &_user=10&_origUdi=B6V9Y-4YC1K86-2&_fmt=high&_coverDate=11%2F30%2F2009&_
> rdoc=1&_orig=article&_acct=C000050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=1
> 0&md5=f062453cf4a76ff59bd4f1d14df87677
> >
> > Dan juga:
> >
> >
> http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B6V9Y-4YC1K86-2
> &_user=10&_coverDate=02%2F10%2F2010&_alid=1203988505&_rdoc=1&_fmt=high&_
> orig=mlkt&_cdi=5911&_sort=v&_st=17&_docanchor=&view=c&_ct=1101&_acct=C00
> 0050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=10&md5=3179ef242ab5be1f5e08530f
> 79f125d8
> >
> > atau saya bisa kirim melalui japri, tapi filenya cukup besar.
> Silahkan
> > dianalisa, dikritisi dan ditanggapi secara ilimiah, bukan hanya dengan
> hati
> > nurani.  Kalau saya bisa sitir beberapa kalimat dari editor:
> >
> > "In geology, sometimes it's not about being right or wrong, it's about
> being
> > reasonable or unreasonable," said [Elsevier] editor Octavian
> Catuneanu,
> > geologist at the University of Alberta. "The funny thing is that
> sometimes
> > datasets can be interpreted by different people in different ways, and
> this
> > leads to arguments and controversies."
> >
> > Catuneanu said that no matter who the scientists were working for,
> they
> > still had to meet the scientific standards of the journal.
> >
> > "I guess there would be some bias there, but as a journal editor, what
> I
> > need to make sure is that the authors of an article stick to the
> science,"
> > he said. "If they want to have something publishable, they have to
> bring
> > data and discuss it in a scientific manner."
> >
> > Jadi bagi teman2 yang merasa ada kejanggalan ataupun kesalahan dalam
> > pengeboran, silahkan disanggah secara scientific. LUSI mencakup banyak
> sisi,
> > geologi, drilling, politik, sosial, ekonomi dll. Saya fikir sah sah
> saja
> > bagi setiap geologis untuk mempunyai pendapat sendiri, hati nurani
> sendiri,
> > dll. Namun kita musti ingat kata2 bijak Abah, jangan sampai kita
> diperalat
> > oleh pihak2 tertentu.
> >
> > Salam,
> > Bambang
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: yanto R.Sumantri [mailto:[email protected]]
> > Sent: Friday, February 26, 2010 9:24 PM
> > To: iagi-net
> > Subject: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI
> >
> >
> >
> >
> >> Rekan
> >
> > Sinayalemen dibawah ini mungkin lebih dekat
> > "benar"nya.
> > Kita harus hati hati jangan sampai tanpa terasa
> > kita diperalat oleh fihak tertentu, masihbanyak yang dapat kita
> lakukan
> > sebagai ahli kebumian .
> > Memang kita IDAK boleh main politik , tetapi
> > kita juga tidak boleh buta politik sehingga jadi kuda tunggangan orang
> > lain.
> > Kalau dilihat "timing" nya , pantaslah kalau kita
> > agak "bercuriga: " "Ada apa ini ujug ujug Lusi kok muncul
> > ?".
> >
> > Tetapi mengungkit PADA SAAT SEKARANG kiranya kurang
> > bijaksana.
> > Yang kita dapat lakukan (tentunya BPLS sedang
> > melakukannya) adalah memonitor "kelakuan" lumpur saat ini ,
> > dengan memonitor saya kira kita dapat menemukan karakter /meknisme
> > lumpurnya. Yang kelak ( kalau sudah selesai Century heheheh, mungkin
> ???)
> > dapat kita manfaatkan untuk mencoba melihat secara jernih sejarah
> > terjadinya semburan lumpur Si-DoArJo ini.
> >
> > Ada
> > peribahasa" yang Benar akan tetap Benar , akan tetapi yang paling
> > Benar adalah Kebenaran yang sesuai dengan waktunya" . Wallhualam
> > ..
> >
> > Wassalam
> >
> >
> > Si Abah
> >
> >
> >     sepengetahuan saya data DDR itu sudah dilihat oleh
> > beberapa ahli kita, dan
> >> kebanyakan mereka mengatakan kasus LUSI
> > adalah kesalahan pemboran, dari
> >> ahli
> >> perminyakan ada
> > Pak Rudy dari Geologi dalam wawancara di beberapa TV pak
> >> ADB
> >> juga condong mengatakan LUSI akibat pemboran. Kalau akhirnya
> > pihak
> >> kepolisian dan DPR lebih memilih gempalah yang
> > mengakibatkan kasus LUSI
> >> banyak kepentingan yang bermain. Salah
> > satunya mungkin alasan
> >> politis..termasuk juga di luar sana orang
> > mau ungkit lagi kasus ini, lebih
> >> banyak unsur politisnya.
> >>
> >> 2010/2/26 Yoga Negara <[email protected]>
> >>
> >>>____________________________________________________________________
> > Nganyerikeun hate batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate
> > jalma hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu
> lakonan.
> >
> >
> ------------------------------------------------------------------------
> --------
> > PP-IAGI 2008-2011:
> > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
> >
> ------------------------------------------------------------------------
> --------
> > Ayo siapkan diri....!!!!!
> > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2
> Desember
> > 2010
> >
> ------------------------------------------------------------------------
> -----
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > No. Rek: 123 0085005314
> > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > ---------------------------------------------------------------------
> > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted
> > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall
> > IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct
> > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from
> loss
> > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use
> of any
> > information posted on IAGI mailing list.
> > ---------------------------------------------------------------------
> >
> >
>
> ------------------------------------------------------------------------
> --------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
> ------------------------------------------------------------------------
> --------
> Ayo siapkan diri....!!!!!
> Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember
> 2010
> ------------------------------------------------------------------------
> -----
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
> event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
> limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
> whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
> or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
> list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
> --------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
> ------------------------------------------------------------------------
> --------
> Ayo siapkan diri....!!!!!
> Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember
> 2010
> ------------------------------------------------------------------------
> -----
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
> event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
> limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
> whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
> or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
> list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> Ayo siapkan diri....!!!!!
> Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember
> 2010
>
> -----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall
> IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct
> or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss
> of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any
> information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>

Kirim email ke