> dan geologist2 di Afsel ga ngasal tanpa data. Saya berada di tengah jajak pendapat apa penyebab Lusi di pertemuan AAPG di Capetown, Afrika Selatan. Dari mungkin sekitar 150-200 yang hadir di situ anggaplah orang-orang GGR dan beberapa peteroleum engineer. Tetapi yang benar2 telah melihat data dan menganalisnya paling banyak hanya 10 orang yaitu orang2 yang sedang berdebat (Pak Sawolo, Adriano Mazzini dkk. vs Richard Davies, Mark Tingay, dkk.). Selebihnya dari mereka hanyalah para penonton yang tahu Lusi hanya dari media (dan kita tahu bahwa media suka berpihak ke satu kubu). Lalu, tiba-tiba moderator perdebatan membuat acara kreativitas sendiri (kreativitas ini bukan inisiatif AAPG, lihat AAPG Explorer edisi Jan/Feb 2009), menanyakan ke sekitar 150 orang yang tak pernah menganalisis data tentang apa penyebab Lusi setelah mereka melihat empat presentasi dari pihak2 yang berdebat. Hasilnya kita sudah tahu karena ramai diberitakan media di Indonesia. Saya mengamati semua yang terjadi dan kini berpendapat bahwa yang terjadi dalam jajak pendapat itu adalah apa yang disebut Malcolm Gladwell dalam bukunya "Blink" (terjemahan Gramedia, 2009) sebagai "Warren Harding Error", yaitu memutuskan pendapat berdasarkan penampilan saja, tidak tahu datanya, tidak pernah menyelidikinya. Warren Harding adalah seorang presiden Amerika Serikat (1920-an), presiden terburuk dalam sejarah Amerika kata Gladwell. Ia dipilih karena penampilan fisiknya yang tampan dan tinggi, dan meyakinkan; padahal.... Richard Davies dan Mark Tingay berpresentasi dengan sangat baik, hanya beberapa orang yang tahu dengan pasti kebenaran presentasinya; tentu mereka presentasi dengan bahasa Inggris yang sempurna sebab yang satu orang Inggris yang lain orang Australia. Presentasi Pak Sawolo dan Adriano juga baik dan hanya beberapa orang saja di ruangan itu yang tahu pasti kebenaran presentasinya. Tetapi, Pak Sawolo orang Jawa; Adriano orang Italia, jelas bahasa Inggrisnya, meskipun baik, tak sesempurna Davies dan Tingay. Dan, para penonton sebagian besar adalah para native speaker berbahasa Inggris. Maka, terjadilah "dark side of thin slicing" atau "blink" yang salah (Gladwell, 2005-2009); menilai hanya dari penampilan sesaat. Maka, jajak pendapat itu tak pernah saya acu. salam, Awang
--- Pada Rab, 3/3/10, Nataniel Mangiwa <[email protected]> menulis: Dari: Nataniel Mangiwa <[email protected]> Judul: Re: [iagi-net-l] Uneg-uneg..LUSI Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 3 Maret, 2010, 9:59 AM Ok Pak Bambang. Salut lah buat DPR sekarang..ternyata mereka semua tidak asal..semuanya based on data. Great! Maaf ya Pak..mungkin saya memang tidak berdasarkan data. Tapi yang jelas saya yakin Rudi Rubiandini cs..dan geologist2 di Afsel ga ngasal tanpa data. Tapi yah itu tadi..lebih hebat DPR ternyata..respect dan salute buat DPR RI. Tapi data itu kadang bisa dimainkan oleh orang yang ingin mendrive data ke keinginannya. Pasti semua tau apa yang saya maksud disini. Asalkan pak Bambang + DPR tidak mengeliminir data, tidak 'buta' terhadap data yang lain, tidak berpihak pada data yang 'pro Gempa' saja..yah berarti memang Pak Bambang sudah tepat pada pendirian bapak. Sebentar lagi Indonesia akan maju pasti..karena DPR sudah sangat meng 'honour' data. Baguslah.. 2010/3/3 Bambang P. Istadi <[email protected]> > Pak Natan, > > Sangat disayangkan jika pak Natan dan kita semua mengabaikan data dan > fakta. Padahal sebagai geologist/scientist kita selalu bergelut dengan > data dan melakukan analisa berdasarkan data,... mungkin anggota DPR yang > bapak sebut lebih meng "honour" data,.. > > Salam, > Bambang > > > 2010/3/2 Nataniel Mangiwa <[email protected]> > > > Saya tidak akan menghabiskan konsentrasi di data dlsbnya. Saya hanya > > gemes..hebat sekali pendapat Gempa pemicu Lusi itu. Dianut DPR, jadi > > official pendapat iagi periode kemarin, dan si SP3kan polisi/jaksa. > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > > -------------------------------------------------------------------------------- > Ayo siapkan diri....!!!!! > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember > 2010 > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net > <http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/%0AIAGI-net>Archive 2: > http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall > IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any > information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > ___________________________________________________________________________ Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

