Paling tidak ada tiga hal yang mengontrol penyerapan tenaga kerja geologi
- Economic driven
- Demographic driven
- Technology driven

- Economic driven
Seperti dugaan Om Ziggie (Sigit EPintl) dibawah ini. Bahwa salah satu
drivernya adalah harga minyak. Secara general harga komoditi pertambangan.
Secara intuitif kita dapat melihat adanya korelasi antara kebutuhan tenaga
geologi dengan harga migas. Ini memang secara mudah kita lhat. Namun yang
terjadi bahwa perubahan ini tidak berbanding lurus dengan harga. Tetapi
berbanding lurus dengan project. Tidak selalu peningkatan harga dua
kalilipat meningkatkan kebutuhan dua kali lipat, tentusaja. Perubahannya
selaras, namun serapan tenaga ini seringkali tidak dari fresh graduate.
Kebutuhan singkat ini tentusaja lebih kepada para pekerja berpengalaman
(experienced).

- Demographic driven
Di Migas terjadi gap sangat besar didalam distribusi tenaga kerja yang
berpengalaman 15-20 tahun. Saya pernah menuliskan ringkas disini :
http://rovicky.wordpress.com/2009/02/03/harga-minyak-dan-pasaran-kerja-tahun-2009/Tetapi
ini hanya mewakili industri migas. Sedangkan penyerapan fresh
graduate hanya sedikit dibanding banyaknya lulusan baru geologi.

- Technology driven.
Di Industri migas yang sangat padat technology, semakin maju semakin sedikit
kebutuhan geologistnya. Geophycisist yang paling kentara. Dahulu ditahun
1980-an, memetakan seismic satu daerah konsesi bisa memerlukan 2-3
geosaintist. Untuk picking, ploting dan contouring yang kebanyakan masih
manual. Ini dikerjakan dalam project 3-6 bulan untuk satu series
nterpretation. Saat ini dengan technology hanya dibutuhkan seorang
geophysicist yang mungkin hanya memerlukan waktu sepekan untuk menghasilkan
peta "kasar" dari sebuah 3D seismic.

Saran saya jangan terlalu terpesona dengan industri migas kalau ingin
mencari sejauh mana tingkat serapannya. Memang kebanyakan komoditi akan
terpengaruh oleh dinamika industri migas. Mailist ini juga didominasi
pekerja migas. Sehingga akan terlalu bias pendapatnya. (termasuk saya ...
whallah).

rdp

2010/5/10 Sigit <[email protected]>

> Industri minyak ini terkadang susah ditebak dalam hal menyerap tenaga G&G.
> Setelah harga minyak naik lagi sampai sekitar USD75/barel kemarin, pikir
> saya mood untuk meng-hire tenaga G&G langsung naik secara garis lurus,
> ternyata tidak juga.
>
> Sepertinya krisis harga minyak yg turun kemarin membuat perusahaan minyak
> lebih hati2, termasuk pengawasan proyek dan financialnya walaupun harga
> minyak sudah cukup "stabil". Isu nasionalisasi juga mulai dihembuskan
> kembali dibeberapa negara untuk memperkuat local content dan mengurangi
> biaya operasi. Jadi kemungkinan mood oil company untuk meng-hire tenaga G&G
> tambahan dalam jumlah banyak masih belum akan terasa sampai awal tahun
> depan. Sudah ada indikasi banyak company yang mulai bidding block2 baru,
> atau merubah strategy bisnis untuk lebih agresive lagi seperti tahun2
> 2004-2007.
>
> Apakah trend ini perlu dijadikan pertimbangan mendirikan jurusan geologi?
> Seharusnya jangan, seperti saran2 Iagi-netter yang lain.
>
> Seperti saran Pak Taufik, mungkin ada baiknya mulai memperkenalkan
> entrepreneurship ke jurusan Geologi yang tujuannya mendidik seorang ahli
> geologi mempunyai kreatifitas untuk banyak menghasilkan ide2 geologi yang
> bisa dijual walaupun pada saat2 sulit. Hanya mungkin kita di Indonesia
> kekurangan contoh entrepreneur (bukan pengusaha) di bidang G&G untuk dapat
> dipakai sebagai bisnis model atau acuan.
>
> Salam,
> Sigit
>
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: OK Taufik [mailto:[email protected]]
> Sent: Fri 5/7/2010 10:01 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] Mohon Data Keterserapan lulusan teknik geologi di
> Pasar Kerja
>
> betul Pak Amir, kalau membuka jurusan Geologi baru di PT berdasarkan pasar,
> sangat tak tepat..namanya pasar dalam tempo kurang setahun saja bisa sangat
> fluaktif, kalau memang kondisi pasar negatif mau tidak PT menutup jurusan
> secara permanent atau sementara?, termasuk diantaranya tak menerima
> mahasiswa baru...di Belanda sana, kisah penutupan jurusan Kedokteran Gigi
> dilakukan karena profesi dokter gigi sdh kebanyakan, atas desakan IAGI
> (Ikatan Ahli Gigi) di belanda
> Susahnya kurikulum PT disinikan diciptakan untuk kerja, sedikit sekali
> muatan Enterpreneurnya. Menurut saya sebaiknya data keahlian profesi
> Geologi
> di petakan secara detail, sehingga kalau kelebihan semestinya pihak IAGI
> bisa menuntut PT untuk mengurangi/menambah penerimaan mahasiswa barunya.
>
>
> 2010/5/4 Amir Al Amin <[email protected]>
>
> > umumnya  lulusan geologi indonesia yang terserap di LN adalah yang
> > berpengalaman.
> > jadi kurang relevan dengan pasar lulusan baru geologi.
> >
> > yang saya pertanyakan, apakah kita membuka jurusan hanya berdasarkan
> pasar?
> > padahal pasar sendiri fluktuatif.
> >
> > menurut saya , jurusan geologi menarik untuk dibuka jika
> > 1. dekat dengan keadaan geologi yang menarik/ komplit (sedimen,
> > beku,metamorf).-->utk lab alam
> > 2. dekat dengan SDA.-->utk aplikasi ilmu
> > 3. dekat dengan industri. -->utk link & match
> >
> > seberapa dekat? yang pasti tidak memerlukan waktu yang lama dan tidak
> > memberatkan mahasiswa untuk membayar ongkos transportasi.
> >
> > 2010/5/3 Wahyudi Adhiutomo <[email protected]>
> >
> > > Data tersebut akan menjadi sangat berguna buat IAGI untuk membuat
> program
> > > terobosan "bagaimana meningkatkan tingkat keterserapan lulusan Teknik
> > > Geologi di pasar kerja "kegeologian" (oil and gas, mining baik hard
> rock
> > > atau softrock, dan juga dalam kontek sumberdaya alam lainnya)?". Setau
> > saya
> > > lulusan geologi Indonesia sudah menyebar kemana-mana di seluruh dunia.
> > Jadi
> > > tinggal dikumpulkan data-datanya saja.
> > >
> > > Salam,
> > > WA
> > > Sent from my BlackBerry® smartphone
> > > Powered by Telkomsel
> > >
> > > -----Original Message-----
> > > From: git sulistiono <[email protected]>
> > > Date: Mon, 3 May 2010 16:56:01
> > > To: <[email protected]>
> > > Subject: RE: [iagi-net-l] Mohon Data Keterserapan lulusan teknik
> geologi
> > di
> > > Pasar Kerja
> > > Selain di sektor migas, di sektor coal dan hardrock mining/exploration
> > > jumlah geologis Indonesia yg berkiprah di mancanegara juga signifikan.
> > > Mereka tersebar di beberapa negara Afrika, Timur Tengah, Australia,
> Asia
> > > Tenggara dan negara2 kepulauan di Samudra Pasifik
> > >
> > > salam
> > > Prianggito
> > >
> > > --- On Mon, 3/5/10, Budhi Kuswan Susilo <[email protected]>
> > > wrote:
> > >
> > > > From: Budhi Kuswan Susilo <[email protected]>
> > > > Subject: RE: [iagi-net-l] Mohon Data Keterserapan lulusan teknik
> > geologi
> > > di Pasar Kerja
> > > > To: [email protected]
> > > > Cc: [email protected]
> > > > Received: Monday, 3 May, 2010, 11:04 PM
> > > > Pak Herman,
> > > > Saya sepakat dengan bapak bahwa banyak sekali geologist
> > > > Indonesia yang
> > > > berkiprah di dunia Internasional. Soal kemampuan
> > > > berkompetisi di pasar kerja
> > > > saya juga sepakat. Yang menjadi kesulitan kami dalam
> > > > menyusun proposal
> > > > adalah menjelaskan secara kuantitatif, berapa banyak
> > > > geologist Indonesia
> > > > yang terserap pasar kerja di luar negeri. Dapatkan bapak
> > > > membantu kami
> > > > dengan membagi informasi sebaran geologist Indonesia di
> > > > luar negeri yang
> > > > bergerak di bidang migas? Terima kasih, pak.
> > > > Salam,
> > > > Budhi KS
> > > >
> > > >
> > > > -----Original Message-----
> > > > From: [email protected]
> > > > [mailto:[email protected]]
> > > >
> > > > Sent: 03 Mei 2010 16:20
> > > > To: [email protected]
> > > > Cc: [email protected]
> > > > Subject: RE: [iagi-net-l] Mohon Data Keterserapan lulusan
> > > > teknik geologi di
> > > > Pasar Kerja
> > > >
> > > > Sdr Budhi,
> > > >
> > > > Dibidang MIGAS, perlu juga diketahui bahwa selain India dan
> > > > China, Indonesia
> > > > juga menghasilkan tenaga geologist untuk kebutuhan
> > > > international. Saya harap
> > > > studi ini tidak hanya menilai pasar dalam negeri tapi juga
> > > > luar negeri.
> > > > Kuncinya tentu terletak dari Bahasa Ingris dan mutu. Kalau
> > > > saya bandingkan
> > > > dengan Cina dan India, lulusan Indonesia punya beberapa
> > > > keuntungan:
> > > > 1. Indonesia punya pengalaman banyak dalam soal migas.
> > > > Mudah cari pembicara
> > > > / guru yang profesional dalam bidang migas. Demikian juga
> > > > soal literatur.
> > > > 2. Bahasa Ingris orang Indonesia lebih bagus dari orang
> > > > China (secara umum).
> > > > Orang India bahasa Ingrisnya lebih bagus, meskipun sering
> > > > pengucapannya
> > > > membingungkan.
> > > >
> > > > Herman
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > -----Original Message-----
> > > > From: Budhi Kuswan Susilo [mailto:[email protected]]
> > > > Sent: Saturday, May 01, 2010 4:23 AM
> > > > To: [email protected]
> > > > Cc: [email protected]
> > > > Subject: [iagi-net-l] Mohon Data Keterserapan lulusan
> > > > teknik geologi di
> > > > Pasar Kerja
> > > >
> > > >
> > > > Yth. Bapak/Ibu anggota IAGI
> > > >
> > > > Pada kesempatan ini, saya sampaikan bahwa Jurusan Teknik
> > > > Pertambangan,
> > > > Universitas Sriwijaya sedang menyelesaikan proposal
> > > > pendirian Program Studi
> > > > Teknik Geologi. Namun, kami terkendala data kuantitatif
> > > > tentang keterserapan
> > > > lulusan teknik geologi (dari semua perguruan tinggi, apakah
> > > > dari ITB, UGM,
> > > > UNDAP, UPN, UNHAS, STTNAS, AKPRIND, dll) di pasar kerja.
> > > > Dari data ini,
> > > > dianalisis untuk mendapatkan trend dan pertumbuhan pangsa
> > > > pasar bagi
> > > > geologist Indonesia pada berbagai bidang, seperti
> > > > perminyakan, panas bumi,
> > > > pertambangan batubara, mineral, pemerintahan (bappeda,
> > > > distamben, DPU), dll.
> > > > Berkenaan dengan kebutuhan data dimaksud, saya memohon
> > > > kesediaannya untuk
> > > > memberikan data berupa jumlah geologist yang bekerja di
> > > > instansi bapak/ibu
> > > > sekalian dalam 5 (lima) tahun terakhir. Demikian
> > > > disampaikan permohonan ini.
> > > > Atas bantuan dan kerjasamanya, diucapkan terima kasih.
> > > >
> > > > Salam,
> > > > Budhi Kuswan Susilo (NPA 2419)
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > >
> >
> ----------------------------------------------------------------------------
> > > > ----
> > > > PP-IAGI 2008-2011:
> > > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> > > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> > > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
> > > > biro...
> > > >
> > >
> >
> ----------------------------------------------------------------------------
> > > > ----
> > > > Ayo siapkan diri....!!!!!
> > > > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November
> > > > - 2 Desember
> > > > 2010
> > > >
> > >
> >
> ----------------------------------------------------------------------------
> > > > -
> > > > To unsubscribe, send email to:
> > > > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > > > To subscribe, send email to:
> > > > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > > > No. Rek: 123 0085005314
> > > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > > > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > > > No. Rekening: 255-1088580
> > > > A/n: Shinta Damayanti
> > > > IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > > > ---------------------------------------------------------------------
> > > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
> > > > information posted
> > > > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In
> > > > no event shall
> > > > IAGI or its members be liable for any, including but not
> > > > limited to direct
> > > > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> > > > resulting from loss
> > > > of use, data or profits, arising out of or in connection
> > > > with the use of any
> > > > information posted on IAGI mailing list.
> > > > ---------------------------------------------------------------------
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > >
> >
> ----------------------------------------------------------------------------
> > > > ----
> > > > PP-IAGI 2008-2011:
> > > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> > > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> > > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
> > > > biro...
> > > >
> > >
> >
> ----------------------------------------------------------------------------
> > > > ----
> > > > Ayo siapkan diri....!!!!!
> > > > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November
> > > > - 2 Desember
> > > > 2010
> > > >
> > >
> >
> ----------------------------------------------------------------------------
> > > > -
> > > > To unsubscribe, send email to:
> > > > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > > > To subscribe, send email to:
> > > > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > > > No. Rek: 123 0085005314
> > > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > > > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > > > No. Rekening: 255-1088580
> > > > A/n: Shinta Damayanti
> > > > IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > > > ---------------------------------------------------------------------
> > > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
> > > > information posted
> > > > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In
> > > > no event shall
> > > > IAGI or its members be liable for any, including but not
> > > > limited to direct
> > > > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> > > > resulting from loss
> > > > of use, data or profits, arising out of or in connection
> > > > with the use of any
> > > > information posted on IAGI mailing list.
> > > > ---------------------------------------------------------------------
> > > >
> > > >
> > > >
> > >
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > > > PP-IAGI 2008-2011:
> > > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> > > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> > > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
> > > > biro...
> > > >
> > >
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > > > Ayo siapkan diri....!!!!!
> > > > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November
> > > > - 2 Desember 2010
> > > >
> > >
> >
> -----------------------------------------------------------------------------
> > > > To unsubscribe, send email to:
> > > > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > > > To subscribe, send email to:
> > > > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > > > No. Rek: 123 0085005314
> > > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > > > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > > > No. Rekening: 255-1088580
> > > > A/n: Shinta Damayanti
> > > > IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > > > ---------------------------------------------------------------------
> > > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
> > > > information posted on its mailing lists, whether posted by
> > > > IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be
> > > > liable for any, including but not limited to direct or
> > > > indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> > > > resulting from loss of use, data or profits, arising out of
> > > > or in connection with the use of any information posted on
> > > > IAGI mailing list.
> > > > ---------------------------------------------------------------------
> > > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > > PP-IAGI 2008-2011:
> > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
> > >
> > >
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > > Ayo siapkan diri....!!!!!
> > > Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2
> Desember
> > > 2010
> > >
> > >
> >
> -----------------------------------------------------------------------------
> > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > > No. Rek: 123 0085005314
> > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > > No. Rekening: 255-1088580
> > > A/n: Shinta Damayanti
> > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > > IAGI-net <
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/%0AIAGI-net>Archive
> > 2:
> > > http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > > ---------------------------------------------------------------------
> > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> > posted
> > > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall
> > > IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> > direct
> > > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from
> > loss
> > > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use
> of
> > any
> > > information posted on IAGI mailing list.
> > > ---------------------------------------------------------------------
> > >
> > >
> >
> >
> > --
> > ***********************************
> > Amir Al Amin
> > Operations/ Wellsite Geologist
> > (62)811592902
> > amir13120[at]yahoo.com
> > amir.al.amin[at]gmail.com
> > ************************************
> >
>
> --
> This message has been scanned for viruses and
> dangerous content by MailScanner, and is
> believed to be clean.
>
>
>
>
> --
> This message has been scanned for viruses and
> dangerous content by MailScanner, and is
> believed to be clean.
>
>


-- 
You can do hard way or you can do smart way ... both ways need you to do it
any way ... not just discuss it in the hall way.

Kirim email ke